12/06/2026
Pulihkan Kalimantan “Koalisi Gerakan Rakyat Lanskap Kalimantan”
Samarinda, 10 Juni 2026 – Deforestasi yang terus terjadi di Kalimantan menunjukan bahwa krisis ekologis bukan semata-mata persoalan lingkungan hidup, melainkan juga persoalan tata kelola ruang dan keadilan dalam pengelolaan sumber daya alam. Berdasarkan data 2015 s/d 2025 penghancuran ekologis dan ekosistem di pulau kalimantan hampir 33,59% dari luasan pulau Kalimantan, Dimana dalam per-tahunnya Kalimantan telah kehilangan hutan tropis kurang lebih 412.790 hektar. Kehilangan tersebut akibat dari kebijakan investasi 4.110 izin Hak Guna Usaha (HGU) baik perkebunan kelapa sawit dan lainya, 1.717 izin pertambangan, 330 izin Perizinan Berusaha Pemanfaatan Hutan (PBPH) baik untuk hutan tanaman industri, serta berbagai bentuk perubahan penggunaan lahan lainnya.
Selengkapnya>>
Deforestasi yang terus terjadi di Kalimantan menunjukan bahwa krisis ekologis bukan semata-mata persoalan lingkungan hidup.