10/04/2026
Jiwa jiwa kita terlalu gelap, pekat ,......
malah barangkali sudah hitam legam. Sehingga tidak tertembus cahaya kemanusiaan dan keadilan haqiqi. Bahkan mendengar seorang Presiden mengomandoi pembunuhan atas anak-anak pelajar perempuan yang masih kecil, usia Sekolah Dasar kita hanya diam. Takut, mengkerut dan pengecut. Padahal jumlah korban nya sekitar 200 jiwa lebih.
Karena yang melakukan Donald Bebek Presiden Amerika , Kita anggap hal yang biasa.
Tidak merasakan bagaimana jika yang terbunuh itu anakmu atau cucu mu..... Padahal kita ini ber Tuhan yang satu, tinggal di bumi yang satu, menghirup udara yang satu, bahkan minum air yang satu.... Mengapa begitu pandai kita mencari alasan untuk memaafkan para dholimin penguasa,...? Dan, betapa bengis nya kita, saat menjatuhkan hukuman pada yang terpinggir dan lemah.
Ketika Amerika dan Israil membunuh Bangsa Palestina, mereka kita labeli sebagai pahlawan atau Polisi dunia. Sebaliknya, ketika Iran di embargo 40 tahun lebih,malah kita ikut ikutan melabeli sesat
KH. Nuril Arifin
Senopati/Panglima PGN Patriot Garuda Nusantara