KKSM Monpera

KKSM Monpera WADAH PKL BINAAN KKSM MONPERA KOTA BANDUNG

15/06/2026

TikTok | Make Your Day

02/05/2026

KKSM bukan Abal- Abal
Ditulis oleh : Mayor Purn Susanto,S.I.P.

Pembongkaran lapak PKL, baik yang tidak resmi maupun yang telah memiliki legalitas seperti KKSM Monpera Bandung (Sunday Market), menimbulkan persoalan serius dalam perspektif sosial ekonomi dan ketertiban umum. Hal tersebut bisa ditinjau melalui peraturan perundang-undangan, seperti Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah serta Peraturan Daerah terkait ketertiban umum, memang memberikan kewenangan kepada pemerintah daerah untuk menata dan menertibkan ruang publik. Namun, penertiban tidak boleh mengabaikan asas keadilan, kepastian hukum, dan perlindungan terhadap penghidupan masyarakat kecil.

KKSM sebagai wadah PKL yang telah direlokasi sejak 2013, dibina secara resmi oleh institusi negara dan pemerintah daerah, seharusnya memiliki legitimasi sosial dan administratif yang kuat. Pembongkaran tanpa solusi konkret justru berpotensi merusak tatanan sosial ekonomi, menciptakan pengangguran baru, serta menambah beban kemiskinan urban. Di sisi lain, dalih ketertiban umum seringkali digunakan secara sepihak tanpa mempertimbangkan kontribusi ekonomi informal yang nyata.
Penegakan aturan harus proporsional: bukan sekadar menggusur, tetapi menata dengan pendekatan humanis dan berkelanjutan. Jika negara gagal menghadirkan solusi, maka yang runtuh bukan hanya lapak PKL, tetapi juga kepercayaan rakyat terhadap keadilan hukum itu sendiri.

Dengan demikian PKL KKSM Sunday Market tidak termasuk pedagang luar maupun abal - abal tetapi melalui proses resmi dan pembinaan yang panjang oleh instansi pemerintah terkait dalam keikutsertaanya membantu pemerintah melalui kepengurusannya yang memiliki legalstanding kuat serta berbadan hukum .

01/05/2026

REKAM JEJAK PENATAAN PKL MONPERA

UPGRADE KUALITAS DAN KAPASITAS PENGURUS KKSM (KOPERASI KONSUMEN SUNDAY MARKET) MONPERA KOTA BANDUNG DARI SDM YANG TERSED...
15/12/2025

UPGRADE KUALITAS DAN KAPASITAS PENGURUS KKSM (KOPERASI KONSUMEN SUNDAY MARKET) MONPERA KOTA BANDUNG DARI SDM YANG TERSEDIA

Writed by : Muhammad A. Nawawi
(Sekertaris KKSM MONPERA KOTA BANDUNG)

SELFHELP
HOW TO HELP EACH OTHER?

Koperasi konsumen Sunday Market (KKSM) Monpera Kota Bandung hanya akan tumbuh kuat dan berkelanjutan apabila dikelola oleh pengurus yang berkualitas, berintegritas, dan berkapasitas. Keterbatasan sumber daya manusia bukan alasan untuk stagnasi, justru menjadi tantangan untuk mengoptimalkan SDM yang sudah ada agar mampu menjawab tuntutan pengelolaan koperasi modern.

Upgrade kualitas dan kapasitas pengurus KKSM harus dimulai dari perubahan pola pikir (mindset). Pengurus tidak lagi sekadar menjalankan koperasi sebagai kegiatan administratif, melainkan sebagai lembaga usaha milik bersama yang menuntut profesionalisme, transparansi, dan orientasi hasil. Kesadaran ini menjadi fondasi utama dalam setiap proses peningkatan kompetensi.

Langkah berikutnya adalah pemetaan potensi SDM internal. Setiap pengurus dan anggota memiliki latar belakang, keahlian, dan pengalaman yang berbeda, baik di bidang administrasi, keuangan, pemasaran, teknologi, maupun jejaring sosial. Dengan pemetaan yang tepat, KKSM dapat menempatkan orang yang tepat pada posisi yang tepat, sehingga kinerja organisasi menjadi lebih efektif dan efisien.

Peningkatan kapasitas juga dilakukan melalui pelatihan berkelanjutan, baik secara mandiri maupun kolaboratif. Pengurus KKSM perlu dibekali pemahaman tentang:

1. Manajemen koperasi dan tata kelola yang sehat

2. Akuntansi dan keuangan koperasi yang transparan

3. Pemanfaatan teknologi dan sistem digital koperasi

4. Pengembangan usaha berbasis potensi PKL

5. Kepemimpinan, komunikasi, dan pelayanan anggota

Pelatihan tidak harus selalu mahal atau bergantung pada pihak luar. Diskusi internal, belajar dari praktik koperasi sukses, berbagi pengalaman antar pengurus, hingga pemanfaatan teknologi digital menjadi solusi efektif untuk meningkatkan kompetensi dari SDM yang tersedia.

Selain itu, penerapan sistem kerja yang jelas dan terukur sangat penting. Setiap pengurus harus memahami tugas, wewenang, dan tanggung jawabnya, disertai dengan evaluasi kinerja secara berkala. Dengan demikian, peningkatan kualitas tidak hanya bersifat teori, tetapi langsung berdampak pada kinerja nyata koperasi.

Upgrade kualitas pengurus juga harus dibarengi dengan penanaman nilai integritas, kejujuran, dan tanggungjawab kolektif. Kepercayan anggota adalah modal utama koperasi. Pengurus yang berkompeten dan berakhlak baik akan mampu menjaga kepercayaan tersebut sekaligus mendorong partisipasi aktif anggota.

Dengan memaksimalkan SDM yang ada melalui peningkatan kualitas dan kapasitas secara bertahap dan berkelanjutan, KKSM akan tumbuh menjadi koperasi PKL MONPERA yang mandiri, profesional, dan berdaya saing, serta mampu menjadi motor penggerak ekonomi PKL MONPERA yang sesungguhnya.
-
-




Upaya untuk memajukan Koperasi Konsumen Sunday Market  (KKSM) MONPERADitulis oleh : Susanto, S.I.PUpaya memajukan KKSM M...
15/12/2025

Upaya untuk memajukan Koperasi Konsumen Sunday Market (KKSM) MONPERA
Ditulis oleh : Susanto, S.I.P

Upaya memajukan KKSM Monpera Kota Bandung perlu dilakukan secara terarah dan berkelanjutan agar koperasi mampu menjadi wadah yang kuat bagi para PKL sekaligus mendorong kesejahteraan bersama.

Langkah pertama yang paling penting adalah perbaikan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) Pengurus dan anggota perlu dibekali pelatihan dasar hingga lanjutan, seperti manajemen, administrasi keuangan koperas, pelayanan anggota, hingga literasi digital. SDM yang kompeten akan membuat koperasi lebih profesional, transparan, dan mampu merespons dinamika usaha para PKL secara tepat.

Selain itu, seluruh pengurus dan anggota perlu memahami tata cara berorganisasi dengan baik.
Pemahaman ini mencakup etika berorganisasi, disiplin, komunikasi, serta mekanisme pengambilan keputusan. Dengan dasar organisasi yang kuat, KKSM Monpera Kota Bandung dapat berjalan lebih tertib, tidak mudah terjadi kesalahpahaman, dan mampu menjaga soliditas internal. Pemahaman organisasi juga akan memperjelas pembagian tugas dan tanggungjawab.

Hal berikutnya yang tidak kalah penting adalah kemampuan pengurus untuk mengetahui dan menjalankan tupoksi (tugas pokok dan fungsi) masing-masing. Pengurus yang paham tupoksi akan bekerja efektif, tidak tumpang tindih, dan dapat mempertanggungjawabkan kinerjanya. Keteraturan ini akan berdampak langsung pada pelayanan yang diberikan kepada para PKL Monpera.

Dalam konteks modern, KKSM Monpera juga perlu memberikan pelayanan administrasi berbasis digital. Digitalisasi sangat membantu proses pendataan PKL, pembayaran iuran, pengelolaan laporan keuangan, hingga penyampaian informasi. Sistem digital akan membuat proses lebih cepat, rapi, dan akuntabel sehingga meningkatkan kepercayaan anggota.

Prinsip Selfhelp di dalam KKSM Monpera Kota Bandng tidak sekadar bermakna menolong diri sendiri, tetapi juga bernuansa how to help each other,(saling menolong satu sama lain), berangkat dari kesadaran akan pentingnya kedamaian dan kesejahteraan bersama. Kedamaian tercipta dari adanya hubungan yang baik antara Pengurus dan PKL




Upaya untuk memajukan Koperasi Konsumen Sunday Market  (KKSM) MONPERADitulis oleh : Susanto, S.I.PUpaya memajukan KKSM M...
14/12/2025

Upaya untuk memajukan Koperasi Konsumen Sunday Market (KKSM) MONPERA

Ditulis oleh : Susanto, S.I.P

Upaya memajukan KKSM Monpera Kota Bandung perlu dilakukan secara terarah dan berkelanjutan agar koperasi mampu menjadi wadah yang kuat bagi para PKL sekaligus mendorong kesejahteraan bersama.

Langkah pertama yang paling penting adalah perbaikan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) Pengurus dan anggota perlu dibekali pelatihan dasar hingga lanjutan, seperti manajemen, administrasi keuangan koperas, pelayanan anggota, hingga literasi digital. SDM yang kompeten akan membuat koperasi lebih profesional, transparan, dan mampu merespons dinamika usaha para PKL secara tepat.

Selain itu, seluruh pengurus dan anggota perlu memahami tata cara berorganisasi dengan baik.
Pemahaman ini mencakup etika berorganisasi, disiplin, komunikasi, serta mekanisme pengambilan keputusan. Dengan dasar organisasi yang kuat, KKSM Monpera Kota Bandung dapat berjalan lebih tertib, tidak mudah terjadi kesalahpahaman, dan mampu menjaga soliditas internal. Pemahaman organisasi juga akan memperjelas pembagian tugas dan tanggungjawab.

Hal berikutnya yang tidak kalah penting adalah kemampuan pengurus untuk mengetahui dan menjalankan tupoksi (tugas pokok dan fungsi) masing-masing. Pengurus yang paham tupoksi akan bekerja efektif, tidak tumpang tindih, dan dapat mempertanggungjawabkan kinerjanya. Keteraturan ini akan berdampak langsung pada pelayanan yang diberikan kepada para PKL Monpera.

Dalam konteks modern, KKSM Monpera juga perlu memberikan pelayanan administrasi berbasis digital. Digitalisasi sangat membantu proses pendataan PKL, pembayaran iuran, pengelolaan laporan keuangan, hingga penyampaian informasi. Sistem digital akan membuat proses lebih cepat, rapi, dan akuntabel sehingga meningkatkan kepercayaan anggota.

Prinsip Selfhelp di dalam KKSM Monpera Kota Bandng tidak sekadar bermakna menolong diri sendiri, tetapi juga bernuansa how to help each other,(saling menolong satu sama lain), berangkat dari kesadaran akan pentingnya kedamaian dan kesejahteraan bersama. Kedamaian tercipta dari adanya hubungan yang baik antara Pengurus dan PKL

Akhirnya, seluruh pengurus dan anggota harus memiliki pandangan dan niat untuk maju bersama. Koperasi akan berkembang jika ada komitmen kolektif untuk saling mendukung, menjaga nama baik, dan menempatkan kepentingan bersama di atas kepentingan pribadi. Dengan semangat kebersamaan tersebut, koperasi dapat menjadi motor penggerak kesejahteraan PKL Monpera dan melahirkan kemandirian ekonomi yang kuat dan berkelanjutan.
-
-
-



Address

Monumen Perjuangan Jl Dipati Ukur
Bandung

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when KKSM Monpera posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Shortcuts

Share