Asosiasi Konsultan Non Konstruksi Indonesia- Askkindo

Asosiasi Konsultan Non Konstruksi Indonesia- Askkindo ASKKINDO (Asosiasi Konsultan Non Konstruksi Indonesia) wadah berhimpunnya Konsultan Non-Konstruksi

ASKKINDO (Asosiasi Konsultan Non Konstruksi Indonesia) adalah sebuah organisasi nirlaba, yang bersifat independen, yang didirikan sebagai wadah berhimpunnya para Pengusaha/Lembaga Profesi Jasa Konsultan Non-Konstruksi dalam rangka pembinaan dan pengembangan profesi anggota guna menunjang Pembangunan Nasional dan Daerah. Deklarasi ASKKINDO dilakukan pada tanggal 25 Nopember 2002 di Hotel Panghegar,

Jl. Merdeka No 2, Bandung dalam sebuah pertemuan yang dihadiri oleh 50 peserta dari 26 perusahaan. Sedangkan pengesahan badan hukumnya dilakukan didepan notaris Ano Muhamad Nasrudi,SH, dengan akta nomor 1, tanggal 3 Pebruari 2003

Sesuai dengan Anggaran Dasarnya, tugas ASKKINDO terhadap anggotanya, diantaranya adalah:

Meningkatkan dan mengembangkan kemampuan anggotanya melalui kegiatan pelatihan, seminar, lokakarya dan sebagainya

Menjadi pusat informasi, komunikasi, koordinasi, advokasi dan konsultasi

Menjadi pelaksana penerbitan sertifikasi kompetensi Badan Usaha dan Profesi Jasa Konsultan Non-Konstruksi dengan bidang/sub bidang dan layanan yang dinaunginya

https://www.askindo.or.id/main.php?curtab=about&curmenu=profile

BANGUN EKONOMI LOKAL: TPST Model Inti Plasma Agribisnis, Menuju Pasar Premium dan EksporPelemahan rupiah terhadap US dol...
28/05/2026

BANGUN EKONOMI LOKAL: TPST Model Inti Plasma Agribisnis, Menuju Pasar Premium dan Ekspor

Pelemahan rupiah terhadap US dolar, efeknya harga bahan baku terkandung komponen impor terus menaik, sementara saat sama seiring daya beli konsumen turun, penjualan hasil industri menurun maka, ancaman PHK kian nyata.

Dari kondisi mengarah Stagflasi itu, BPP Asosiasi Konsultan Non Konstruksi Indonesia- Askkindo menggerakkan pengolahan sampah sebagai sumber daya lokal – yang tidak terkait impor- guna mendukung produksi dalam memenuhi pasar konsumen agribisnis berpendapatan tinggi, termasuk ekspor. TPST yang kini sudah tersebar di berbagai lokasi dipandang memiliki potensi dijadikan tempat pengelolaan sumber daya lokal tersebut.

Askkindo memandang koperasi – dhi Desa Merah Putih (KDMP) diyakini memiliki ruang inklusifitas bagi keterlibatan banyak pihak khususnya petani, untuk menjadi penerima manfaat utama atas keberadaan TPST dan bersama koperasi membangun ekonomi berbasis sumber daya lokal. Dalam model rintisan di Bandung, dukungan investasi serta manajemen swasta ( dhi PT Cipta Visi Sinar Kencana (CVSK)- telah menunjuk Koperasi Desa Merah Putih KDMP Langonsari Bandung ( selanjutnya disebut KDMP) bertindak sebagai pengelola TPST. KDMP mengelola TPST yang dengan kelengkapan mesin anaerobic dan pirolisys kemudian bertransformasi jadi pusat agribisnis dan energi berkelanjutan. Dengan mengelola aset TPST, KDMP selanjutnya bertindak penyedia sub sitem hulu sarana produksi pertanian (saprotan dan energi bahan bakar), pengolah pasca panen dan pemasaran.

Beberapa komoditas yang sedang dikembangkan tahap rintisan ini antara lain :

1. Minyak Nilam berorientasi pasar ekspor dan bahan (parfum),

2. Sawah portabel tanam padi di polibeg bahan beras coklat ( brown rice) serta

3. Pakcoy bahan mie sayur.

4. Sacha inchi bahan industri kosmetik & healthy food

Dengan mekanisme Inti-Plasma, hasil panen anggota dhi petani plasma ( On Farm) ke 3 komoditas itu dibeli KDMP Langonsari dan 1 komoditas Sacha oleh Quilla, sejauh ini telah berjalan tanpa hambatan selain, masih diperlukannya plasma untuk sesuai kapasitas terpasang TPST.

Askkindo sebagai pengarah program dan PT Cipta Visi Sinar Kencana (CVSK)-.Com sebagai investor terus berusaha menghimpun dukungan berbagai pihak untuk membangun jaringan pasar dan fasilitas pemasaran ( digital online), termasuk membuka peluang ekspor - seperti telah dilakukan perjanjian tertanggal 21 Mei 26 dengan Dream Corporation- Rep of Korea.

Dari tiap TPST kaps 5-10 ton/ hari berkemampuan supply sarana produksi dan bahan bakar ( destilasi nilam) bagi 2 Ha/ hari atau 730 Ha petani plasma. Bagi potensi ekonomi saprotan dan bahan bakar sebesar itu, rekruitmen anggota petani (OnFarm) terus dilakukan selain, memandu peminat investasi TPST ( replikasi) bagi lokasi proyek baru berikutnya.

Referensi TPST sebagai Pusat Agribisnis dan Energi Berkelanjutan, https://www.youtube.com/watch?v=BEFJTXXhmk8

Info lebih lanjut dan pendaftaran peminat plasma, maupun penyandang investasi TPST (replikasi) klik ini 👇

https://www.facebook.com/share/r/17gjS8y2S4/

, #

PELUANG BISNIS JUAL MINYAK DAN BIOGAS : Hasil Pirolisis Plastik dan Anaerobic Digester Sampah Limbah OrganikTPST Sampah ...
23/05/2026

PELUANG BISNIS JUAL MINYAK DAN BIOGAS : Hasil Pirolisis Plastik dan Anaerobic Digester Sampah Limbah Organik

TPST Sampah Komersial, dengan teknologi pirolisys dan anaerobik digester biogas seperti video ini,
https://www.youtube.com/watch?v=omC-5j_9wEI kini bisa menjual hasil minyak plastik dan biogas.

Ada 2 kebijakan baru pemerintah yang mendukung TPST Sampah dapat dioperasikan secara komersial, yakni:

1. Masyarakat Diizinkan Jual Solar dari Sampah Plastik, silahkan klik, https://share.google/LZ0gxLSmd945w2CHc

2. Gas alam/ yang artinya sama dg biogas akan jadi pengganti Lpg import. Maka pengolahan sampah limbah yg menggunakan anAerobic Digester, akan punya peluang keekonomian baik, silahkan klik. https://www.cnbcindonesia.com/news/20260519185705-4-736079/gas-cng-lebih-aman-dari-lpg-ini-penjelasan-lengkap-dirjen-migas

Ingin buka TPST Olah Sampah yang menguntungkan seperti MODEL 10 ton – contoh yang sudah kami jalankan ? Pengelola kawasan komersial - penimbul sampah skala besar mulai 10 ton/ hari, silahkan isi data di: https://forms.gle/onjGsPFfiHmDP4uC8

Kami siap transfer teknik teknologis dengan layanan kalkulasi CAPEX & OPEX untuk TPST di kawasan komersial (pabrik, mal, wisata, kantor, restoran, hotel, dll).

Sonson Garsoni, founder https://www.kencanaonline.com

Reni Herawati, Sinar Kencana, Sonson Soni Garsoni

https://www.youtube.com/watch?v=omC-5j_9wEI

Desain perencanaan Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Mandiri Energi sangat berperanan penting dalam menurunkan biaya operasional (OPEX). Demikian juga ...

Dari Limbah ke Superfood & Minyak Atsiri: Kolaborasi Korea-Indonesia Dorong Hilirisasi Nilam dan Sacha InchiPada 21 Mei ...
21/05/2026

Dari Limbah ke Superfood & Minyak Atsiri: Kolaborasi Korea-Indonesia Dorong Hilirisasi Nilam dan Sacha Inchi

Pada 21 Mei 2026 digelar seminar hybrid bertajuk “Ekonomi Sirkuler Sampah dan Limbah: Tumbuhkan Nilam dan Sacha Inchi — Sumber Aroma, Superfood dan Nutrisi Untuk Dunia” di Bandung, yang mempertemukan peneliti, pelaku industri, dan praktisi pengelolaan limbah untuk memetakan peluang hilirisasi komoditas lokal bernilai tinggi. Acara menekankan bagaimana sampah organik dan limbah pertanian dapat diubah menjadi bahan baku bernilai—mulai biochar, pupuk nano, kompos nano, hingga bahan bakar arang briket dari anorganik untuk destilasi mengekstrak minyak atsiri nilam (patchouli). Hal sama dalam pengembangan sacha inchi sebagai superfood—dengan dukungan teknologi dan model ekonomi sirkular telah meningkatkan nilai ekonomi bagi petani dan UMKM.

Para pembicara termasuk Mrs Jung Mi Chang — Chairman GMSA & CEO Dream Corporation (Seoul, Korea) yang menyoroti sinergi riset dan pasar internasional: pemanfaatan teknologi nano dan proses pengolahan yang tepat untuk menghasilkan minyak esensial nilam berkualitas ekspor; riset aplikatif untuk pengembangan sacha inchi menuju produk kosmetik, farmasi, dan pangan fungsional; serta peluang pasar global bila standar mutu, sertifikasi, dan rantai pasok diperkuat. Seminar juga menampilkan perspektif pasar dari pihak Korea dan mendorong transfer teknologi sebagai kunci penetrasi ekspor.

Di akhir acara, tercatat penandatanganan Memorandum of Understanding antara GMSA (Republic of Korea) dan Asosiasi Konsultan Non Konstruksi (ASKKINDO) — Republik Indonesia sebagai bentuk kerjasama strategis untuk R&D, pertukaran teknis, promosi pasar internasional, dan peningkatan investasi bilateral dalam bidang kosmetik, parfum, dan pangan sehat. MOU yang ditandatangani pada 21 Mei 2026 berlaku dua tahun dan bersifat non-eksklusif, menandai langkah awal kolaborasi lintas-negara untuk mengubah sampah dan limbah sebagai nutrisi bagi budidaya nilam dan sacha inchi suatu komoditas ekspor bernilai tambah.

https://soreang.pikiran-rakyat.com/ekonomi/pr-39310221439/dari-sampah-dan-limbah-bisa-tumbuhkan-nilam-dan-sacha-inchi-untuk-sumber-aroma-superfood-dan-nutrisi-dunia?page=all

https://visi.news/dream-corporation-perkenalkan-nilam-sacha-inchi-untuk-kesehatan-global-tandatangani-kerja-sama-strategis/
https://visi.news/sampah-jadi-devisa-nilam-dan-sacha-inchi-ri-dilirik-korea/

https://www.youtube.com/watch?v=mUQ-q1gL3yc

EKONOMI SIRKULER SAMPAH dan LIMBAH: Tumbuhkan Nilam & Sacha Inchi —...

"Peluang Usaha Hijau: TPST, Smart Farming Ayam, dan Kopi Berkelanjutan" Dengan mengelola limbah kandang secara benar—kom...
17/05/2026

"Peluang Usaha Hijau: TPST, Smart Farming Ayam, dan Kopi Berkelanjutan"

Dengan mengelola limbah kandang secara benar—komposting atau biogas—kita mengurangi pencemaran, menurunkan bau, dan menghasilkan pupuk organik berkualitas tinggi.

Pupuk organik ini memperbaiki struktur dan kesuburan tanah, meningkatkan mutu biji kopi, serta menurunkan ketergantungan pada input kimia.

Pendirian TPST skala komunitas memudahkan pemilahan dan pengolahan sampah organik-inorganik, menciptakan sumber energi terbarukan (biogas) dan bahan baku pupuk, sekaligus membuka peluang usaha dan lapangan kerja lokal.,

♻️ TPST Mandiri Energi Solusi Darurat Sampah

🛒 Beli ebook:
https://lynk.id/kencanaonline/KYJ8qxa

📄 Akses/File:
https://drive.google.com/.../16CniREA6thrKuUjZrS2N...
━━━━━━━━━━
🐔 Kandang Smart Farming Ayam Petelur: Peluang Usaha di Era Teknologi 4.0

🛒 Beli ebook:
https://lynk.id/kencanaonline/8ry9EYq

📄 Akses/File:
https://drive.google.com/.../14mioYoLPC-cq...
━━━━━━━━━━━
☕ Kopi Indonesia

🛒 Beli ebook:
https://lynk.id/kencanaonline/5pjWK0m

📄 Akses/File:
https://drive.google.com/.../1j6dxkvgKY...
━━━━━━━━━━
📩 Silakan klik link pembelian untuk mendapatkan ebook digitalnya.

BUKU FISIK nya bisa diperoleh di

TPST SAMPAH MANDIRI ENERGI, https://tk.tokopedia.com/ZSxFVoB29/

KANDANG AYAM SMART FARMING, https://tk.tokopedia.com/ZSxFVpkm3/

KOPI INDONESIA RAMAH LINGKUNGAN, https://tk.tokopedia.com/ZSxFVor1R/

https://www.facebook.com/share/p/1Fm4siZUUx/

DREAM Corporation Korea Selatan dengan Asosiasi Konsultan Non Konstruksi Indonesia- Askkindo  mempersembahkan :SEMINAR P...
11/05/2026

DREAM Corporation Korea Selatan dengan Asosiasi Konsultan Non Konstruksi Indonesia- Askkindo mempersembahkan :

SEMINAR PELUANG BISNIS NILAM & SACHA INCHI : Aroma Parfum, Minyak Esensial dan Nutrisi Superfood untuk Dunia

Indonesia memiliki 2 kekayaan agro komoditas bernilai tinggi seperti Nilam (Pogostemon cablin Benth) dan Sacha Inchi ( Plukenetia volubilis L. ) yang menyimpan peluang ekonomi, nutrisi, dan inovasi untuk industri besar. Seminar "Peluang Bisnis Nilam–Sacha Inchi: Aroma, Minyak, dan Nutrisi untuk Dunia" menghadirkan bukti ilmiah, pengalaman industri, dan wawasan pasar internasional untuk menghubungkan hulu petani dengan hilir bernilai tambah (parfum, pangan superfood dan ekspor). Acara ini penting untuk mempercepat transformasi komoditas tradisional menjadi produk siap masuki pasar global dengan standar mutu dan keberlanjutan.

Melalui paparan R&D, studi kasus industri, dan perspektif pasar ekspor dari pembicara ahli—mulai dari pengembangan varietas & teknologi ekstraksi, strategi sertifikasi dan pemasaran internasional, hingga rantai nilai berkelanjutan—peserta akan mendapatkan peta jalan praktis untuk meningkatkan produktivitas, mutu produk, dan akses pasar.

Kunjungan lapangan ke TPST yang menghasilkan biochar & kompos nano menegaskan pendekatan terintegrasi: produksi organik bersertifikat, pengelolaan limbah, dan formulasi pupuk/penyubur tanah yang menambah nilai dan keberlanjutan produksi Nilam dan Sacha Inchi.

Acara hybrid ini relevan bagi petani, pelaku UMKM, pengusaha agribisnis, peneliti, dan investor yang ingin mengembangkan bisnis berbasis agrikultur bernilai tinggi. Hadir untuk memperoleh pengetahuan teknis, jaringan bisnis, dan peluang kolaborasi nyata—serta melihat langsung praktik produksi organik dan teknologi biochar kompos yang dapat menjadi faktor pembeda bagi produk Indonesia di pasar dunia.

Tanggal: 21 Mei Waktu: 09.00 – 12.30 WIB

Format: Hybrid — Luring (Offline) & Daring (Online) Lokasi Luring: KencanaOnline.Com, Jl. Raya Banjaran 390 Pameungpeuk KM 13, Bandung

Kegiatan lanjutan: Visit TPST Sampah Penghasil Kompos Nano Cair, Biochar, Arang Briket dan RDF Briket Sampah untuk tanaman organik

Apa peluang bisnis yang bisa dibuka terkait isi seminar ?

1. Buka TPST Produksi dan pemasaran pupuk organik Nano cair, Biochar & padat, arang briket memanfaatkan sampah berbayar dari penimbul ( area komersial, Pola BLUD pemerintah kota/Kab)

2. Pengolahan & distilasi minyak atsiri (patchouli/nilam)

3. Pengolahan Sacha Inchi jadi produk akhir, Minyak pangan/asal pangan fungsional, tepung protein, camilan sehat, Branding lokal & ekspor sebagai superfood.

4. Jasa sertifikasi, kualitas & kepatuhan ekspor

5. Contract farming & aggregator komoditas Miyak Nilam, Menjamin pasokan berkualitas (organik, bebas residu) untuk pabrik/eksportir

6. .Produk parfum & kosmetik berbasis nilam, aromaterapi, produk premium berbasis minyak atsiri lokal, Kolaborasi dengan desainer/brand internasional.

7. Teknologi & peralatan pengolahan Jual/servis distiller, mesin kompos, pelletizer, unit biochar, sistem nano-fertilizer.

8. Layanan konsultasi & pelatihan, Implementasi sirkular ekonomi, teknik produksi kompos nano, peningkatan mutu tanaman, Seminar/workshop berbayar untuk institusi/petani.

9. Platform pemasaran & e-commerce B2B/B2C, Marketplace bahan baku (minyak atsiri, biji sacha inchi), pupuk organik, produk jadi.

10. Produk turunannya: makanan fungsional & suplemen Minyak sacha inchi cold-pressed, kapsul omega, snack sehat berlabel ekspor.

11. Energi dari limbah: RDF briket untuk industri, Penjualan briket sebagai alternatif bahan bakar pabrik/PLTU kecil.

12. Wisata edukasi & kunjungan lapangan, Field trip TPST, demo produksi, agritourism untuk investor/pendukung CSR.

Pembicara:

• Jang Jeong Mi (장정미) GMSA Association/ Dream Corporation (South Korea) — Perspektif Pasar Internasional & Peluang Ekspor

• • apt. Gofarana Wilar, Ph.D, Farmasi UNPAD — Riset dan Pengembangan Sacha Inchi, Nilam & Aplikasi Minyak Atsiri

• Ir. Sonson Garsoni LSari Parfum — Ekonomi Sirkuler Sampah dan Limbah dari TPST/TPS3R ke Biochar-Kompos & Pupuk Nano Hasilkan Nilam, Ethanol Buah dan Minyak Esensial Bernilai Tinggi

• Hadiyan Nur Sofyan, ST, M.P, C.DMP, C.NLPC - Quilla Herbal — Pengolahan Sacha Inchi: minyak, pangan fungsional, dan peluang bisnis

12.30 – 13.00: Makan siang, Penutupan & Kunjungan ke TPST

13.00 – selesai: Kunjungan ke TPST Sampah — Observasi produksi Biochar & Kompos Nano

Form pendaftaran peserta Daring (online) dan Luring (Offline)**), https://bit.ly/SeminarAskkindo2026

**) terbatas hanya 30 offline

Biaya Offline ( Sertifikat, Materi, Makan siang/ Snack, Gift Parfum, Coklat ber Omega 3, Korean cosmetic ) Rp 250.000

Biaya Online ( fasilitas sertifikat, materi soft file) Rp 100.000
Online Rp 50.000 *)

Transfer ke Rek Askkindo 1300024410469 di Bank Mandiri

*) Peserta daring akan dikirim link meeting setelah registrasi.

,

10/05/2026

Model Kerja Sama Pengusahaan Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Dunia Usaha dengan Pemerintah Berdasarkan UU 18/2008 dan Permendagri 78/2018

Pengelolaan sampah sebagaimana diatur dalam UU No. 18 Tahun 2008 berada di bawah tanggung jawab pemerintah. Namun, pelibatan masyarakat dan pihak lain dapat dilakukan apabila pemerintah menilai terdapat keterbatasan kapasitas atau kendala operasional yang tidak dapat ditangani sendiri.

Dalam rangka memperluas kapasitas pengelolaan dan meningkatkan efisiensi layanan, mekanisme Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) menurut Permendagri No. 78 Tahun 2018 membuka peluang bagi dunia usaha—meliputi sektor swasta, koperasi, dan BUMN—untuk berinvestasi dalam pembangunan dan pengelolaan Tempat Pengelolaan Sampah Terpadu (TPST). Setelah dilakukan verifikasi oleh pemerintah terhadap kemampuan, kapasitas, dan pilihan teknologi yang sesuai dengan peraturan berlaku, pengelola TPST yang memenuhi persyaratan dapat ditetapkan sebagai rekanan pemerintah untuk melaksanakan pengolahan sampah dengan tarif yang ditetapkan berdasarkan Peraturan Daerah (Perda) setempat.

Sebagai contoh, tarif layanan sampah pemerintah kepada kawasan komersial ( hotel, restoran, pusat niaga, dll) sebagaimana Perwali Kota Bandung No 45 Tahun 2022 bahwa untuk kawasan komersial atau tempat keramaian umum, tarif yang dikenakan umumnya dihitung sebesar:

Tarif Dasar per } m3 + 35\% { dari tarif per } Volume Sampah}\). Saat ini tarif jasa pemerintah Rp 117.000/ m3, khusus kawasan komersial + 35%,

Dengan mekanisme ini, Unit Pelaksana Teknis (UPT) Dinas Lingkungan Hidup (DLH) beserta fasilitasnya berperan sebagai penyelenggara pengumpulan sampah dan penagihan jasa layanan epada penimbul sampah. Selanjutnya, tugas pengolahan dapat diserahkan kepada TPST yang dioperasikan oleh pelaku usaha. Peran aktif dunia usaha tidak hanya mendorong kompetisi untuk memberikan layanan terbaik, tetapi juga membuka peluang bisnis berkelanjutan, menjalankan Ekonomi Sirkuler Sampah dan Limbah dari TPST/TPS3R termasuk mendapatkan pengguna (offtaker) untuk produk olahan seperti Kompos Nano Cair, Biochar, Arang Briket dan RDF Briket Sampah dan mengembangkan model usaha yang mendukung pengelolaan sampah secara berkelanjutan

IR Sonson Garsoni*)

*) Ketua Umum Asosiasi Konsultan Non Konstruksi Indonesia- Askkindo, https://kadin.id/asosiasi-kadin/asosiasi-konsultan-non-kontruksi-indonesia-askkin

Melawan Badai Stagflasi — Menggeser Kemudi Ekonomi ke Kekuatan Lokal dan Substitusi ImporSaat bahan baku dan biaya produ...
10/05/2026

Melawan Badai Stagflasi — Menggeser Kemudi Ekonomi ke Kekuatan Lokal dan Substitusi Impor

Saat bahan baku dan biaya produksi naik (terutama karena pelemahan kurs dan melonjaknya biaya energi) sementara daya beli konsumen menurun, penjualan lesu dan risiko stagflasi mengemuka: inflasi tinggi bersamaan dengan stagnasi permintaan.

Di tengah sempitnya ruang fiskal APBN untuk merespons guncangan eksternal, langkah strategis dari akar rumput — memperkuat ekonomi lokal dan substitusi impor — menjadi urgensi, bukan sekadar pilihan.

A.Diagnosis: Cost-Push Inflation + Weak Demand = Gejala Stagflasi

• Cost-Push Inflation: Kenaikan harga minyak dunia dan pelemahan rupiah menciptakan imported inflation.

Ketergantungan pada energi dan bahan baku impor mendorong k***a penawaran agregat ke kiri; produsen terpaksa menaikkan harga meski permintaan melemah.

• Krisis Daya Beli: Inflasi pangan dan energi bertindak sebagai “pajak tersembunyi” yang menurunkan pendapatan riil. Konsumsi rumah tangga—motor utama PDB—melambat, masyarakat masuk ke mode bertahan hidup, sehingga pasar menjadi sepi.

Dilema Ruang Fiskal dan Moneter Pemerintah dan bank sentral berada dalam situasi sulit: menambah subsidi memperlebar defisit dan utang; mengurangi subsidi memperparah tekanan inflasi.

Sementara itu, outlook negatif dan kenaikan yield utang meningkatkan beban bunga APBN, mempersempit ruang kebijakan fiskal.

Solusi Strategis:

Menggerakkan Kekuatan Lokal dan Substitusi Impor

Tujuan: mengurangi transmisi guncangan eksternal ke ekonomi domestik dan memperkuat permintaan riil melalui sumber daya lokal.

• Kemandirian Input: Optimalkan bahan baku lokal (pertanian, perkebunan, kerajinan) untuk memutus rantai transmisi pelemahan kurs ke harga produksi.

• Diversifikasi Energi Lokal: Dorong energi terbarukan skala mikro (surya, mikrohidro, biomassa/biogas) agar ketahanan pasokan energi tak sepenuhnya tergantung harga minyak global.
I
• Ekonomi Sirkular Lokal: Perkuat transaksi dan rantai nilai di tingkat desa/kota agar uang berputar di dalam negeri dan mengurangi “kebocoran” lewat impor.

• Penguatan UMKM & Koperasi: UMKM cepat menyerap tenaga kerja; koperasi bisa menjadi pengolah dan pemasok bahan baku lokal, menciptakan nilai tambah domestik.

• Program Padat Karya Sosial: Intervensi yang menargetkan konsumsi dasar sekaligus menyerap tenaga kerja akan menjaga permintaan riil.

B. Peran Dapur MBG & Koperasi Merah Putih.

Dapur MBG (Makan Bergizi Gratis) dan Koperasi Merah Putih adalah contoh konkret sinergi sosial-ekonomi yang bisa menahan dampak stagflasi:

• Menjaga Permintaan Riil: MBG meringankan beban konsumsi rumah tangga, menjaga konsumsi dasar dan perputaran uang di pasar lokal.

• Menguatkan Rantai Pasok Lokal: Koperasi menyediakan dan mengolah bahan baku lokal untuk kebutuhan MBG dan pasar, mengurangi ketergantungan impor.

• Serapan Tenaga Kerja: Program padat karya di MBG dan koperasi menyerap tenaga kerja lokal yang terdampak PHK di sektor padat impor.

• Membangun Ekonomi Sirkular: MBG membeli bahan baku dari koperasi lokal; koperasi mengolah dan menjual kembali ke pasar lokal—menciptakan permintaan berkelanjutan.

• Diversifikasi Energi & Input: Koperasi dapat mengadopsi solusi energi terbarukan skala lokal untuk menekan biaya operasional.

Kesimpulan

Ketika variabel eksternal seperti harga minyak dan kebijakan moneter global sulit dikendalikan, memperkuat variabel internal — produktivitas lokal, substitusi impor, ekonomi sirkular, dan program padat karya — adalah strategi mitigasi terbaik. Dapur MBG dan Koperasi Merah Putih bukan hanya program sosial: mereka adalah instrumen strategis untuk menahan laju resesi, menjaga daya beli, menyerap tenaga kerja, dan membangun ketahanan ekonomi dari akar rumput.

Aksi nyata di tingkat lokal hari ini akan menentukan seberapa kuat kita bertahan menghadapi badai stagflasi besok***(Sonson Garsoni, Ketua Umum Askkindo)

https://kadin.id/asosiasi-kadin/asosiasi-konsultan-non-kontruksi-indonesia-askkindo/ )

TIDAK HANYA DI SAWAH, MARI TANAM PADI DI ATAP DAN PEKARANGAN RUMAH Ambil Pupuk Nano, Kompos Nano, Kompos Padat dan Benih...
06/05/2026

TIDAK HANYA DI SAWAH, MARI TANAM PADI DI ATAP DAN PEKARANGAN RUMAH

Ambil Pupuk Nano, Kompos Nano, Kompos Padat dan Benih Padi Sekarang- Bayarnya Nanti Saat Panen.

Hasil panen, bagi kepentingan konsumsi sendiri maupun dijual ke KDMP Kopdes Merah Putih Langonsari Bandung

1. berlaku untuk semua wil Ind, khususnya Anggota Kopdes Merah Putih Langonsari Bandung masing2 ( bisa dengan motor) datang ke TPST ambil ( 1 jerigen 20 liter) KOMPOS Nano, 1 paket BENIH Padi, 5 kg Kompos PADAT dan 1 botol PUPUK Nano 500 ml, senilai Rp 115.000, bayar saat panen.

Info detil paket ini, bagi petani atau warga mandiri, ada di https://www.tokopedia.com/kdmp-langonsari/paket-benih-sayur-pupuk-hayati-alami-1735364636857108314?extParam=whid%3D20598927%26src%3Dshop&aff_unique_id=&channel=others&chain_key=

2. Bagi anggota, tinggal datang dan ambil paket pupuk dan benih ke https://maps.app.goo.gl/QQyBqPoxmDGeEjkE8

ANALISA USAHATANI BERAS

Per paket 160-200 POT/ Polibeg pada lahan 10 M2 potensi hasil gabah 200 x 300 gr= 60 kg GKP ~ 36 KG BERAS X Rp 15.000 senilai Rp 540..000/ 10 m2/ 3 bulan. Disarankan ambil 6 paket untuk luas lahan 60 m2 sehingga nilai panen Rp 3.240.000/ 60 m2/ 3 bulan.

Pengambilan paket ☘️bagi anggota Kopdes Merah Putih Langonsari Bandung ini tidak dibatasi, boleh 2 sd 10 paket juga
Peminat diluar warga/anggota Kopdes Langonsari, isi form https://forms.gle/ijgzsAmqbWxxy7kt6 jadi "Inti-Plasma Pakcoy- Padi Beras"

Peminat beli paket saprotan mandiri non program, klik
https://www.tokopedia.com/kdmp-langonsari,



https://www.facebook.com/share/v/1CuJhk9ovj/

USAHA NILAM (Pogostemon cablin) POLA INTI PLASMA: Ekonomi Sirkuler Sampah & Limbah TPST Kopdes Merah Putih Langonsari Ba...
29/04/2026

USAHA NILAM (Pogostemon cablin) POLA INTI PLASMA: Ekonomi Sirkuler Sampah & Limbah TPST Kopdes Merah Putih Langonsari Bandungi

Bergabunglah dalam usaha Penanaman Nilam pola Inti–Plasma untuk Ekonomi Sirkuler Sampah dan Limbah dari TPST/TPS3R, dan menambah penghasilan anggota koperasi.

TPST menyediakan sarana produksi BAYAR TUNDA ( YARNEN) untuk setiap 1.000 m² lahan- biaya disepakati akan dipotong dari hasil panen - sehingga memudahkan akses modal usaha.

Fasilitas untuk anggota (per 1.000 m²):

• 1.500 bibit stek nilam
• Arang bio (biochar)
• 1 ton kompos padat
• 100 liter Kompos Nano cair

Kopdes siap membeli terna (daun & ranting) kering seharga Rp 13.000/kg*

Daftar harga sarana produksi & bahan bakar untuk petani mandiri, dapat di check https://www.tokopedia.com/kdmp-langonsari, :

1. Kompos Nano: Rp 99.500 / jerigen 20 L
2. Arang Bio (Biochar): Rp 2.950 / kg
3. Kompos Padat: Rp 10.000 / 5 kg
4. Bahan Bakar Arang Briket (pengganti kayu bakar untuk penyulingan): Rp 5.500 / kg.

Catatan: Burner arang briket untuk ketel destilasi kapasitas 100 kg/batch: Rp 15.500.000

Tertarik ikut Inti–Plasma Usaha Nilam? Isi data Anda di formulir pendaftaran berikut: https://forms.gle/7Y5ejKNd3UiM7EJ28
Untuk informasi lebih lanjut HANYA dengan isi Form atau balas pesan ini DI KOMEN

Video Nilam di Kopdes Merah Putih Langonsari Bandung https://www.youtube.com/watch?v=Tozs3REYU6M

https://www.facebook.com/share/r/1HQo2ZBbaa/

Address

Jalan Penghulu Haji Hasan Mustofa, No. 39, Pusat Perkantoran Surapati Core Blok C. 03-C. 05, Pasirlayung, Cibeunying Kidul Bandung City, Indonesia, West Java, Rekening ASKKINDO Di Bank Mandiri Asia Af
Bandung
40124

Opening Hours

Monday 09:00 - 17:00
Tuesday 09:00 - 17:00
Wednesday 09:00 - 17:00
Thursday 09:00 - 17:00
Friday 09:00 - 17:00
Saturday 09:00 - 12:00

Telephone

+6281572527115

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Asosiasi Konsultan Non Konstruksi Indonesia- Askkindo posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Contact The Organization

Send a message to Asosiasi Konsultan Non Konstruksi Indonesia- Askkindo:

Share