10/08/2026
Hutan di Indonesia sangat rentan terhadap kerusakan dan kebakaran, terutama pada musim kemarau yang bersamaan dengan fenomena El Niño, ini terjadi karena El Niño menyebabkan musim kemarau yang lebih panjang dan kering.
Beberapa faktor yang menyebabkan kerentanan hutan di Indonesia antara lain adalah deforestasi yang sebagian besar disebabkan oleh sistem politik dan ekonomi yang korup, tekanan ekonomi dan pertumbuhan penduduk, ekspansi pertanian dan perkebunan, penebangan liar, serta pembangunan perkebunan kelapa sawit.
Kebakaran hutan umumnya terjadi pada bulan Februari hingga Maret, kemudian disusul pada bulan Juli hingga Oktober.
Kebakaran ini tidak hanya merusak hutan secara fisik dan fungsinya tapi juga melepaskan karbon dalam jumlah besar, menyebabkan polusi udara yang membahayakan kesehatan manusia dan merusak lingkungan.
Oleh karena itu, WALHI terus mendorong upaya penyelamatan dan pemulihan lingkungan hidup, upaya ini tak lepas dari tujuan menekan berbagai bencana yang berpotensi muncul termasuk kebakaran akibat kerusakan ekologis dan perubahan iklim.
mari melindungi kawasan hutan harus menjadi salah satu prioritas dalam mitigasi perubahan iklim dan pelestarian lingkungan.
Salam Adil dan Lestari!🍃🌱✨