27/08/2025
Berbakti kepada orang tua merupakan salah satu kewajiban terbesar dalam Islam setelah beribadah kepada Allah ﷻ. Kedudukan orang tua sangat tinggi, sehingga Al-Qur’an dan Sunnah memberikan penekanan khusus agar setiap anak menghormati, mendoakan, serta melayani mereka dengan penuh kasih sayang.
Perintah dalam Al-Qur’an
Allah ﷻ berfirman:
وَقَضَىٰ رَبُّكَ أَلَّا تَعْبُدُوٓا۟ إِلَّآ إِيَّاهُ وَبِٱلۡوَٰلِدَيۡنِ إِحۡسَٰنًاۚ إِمَّا يَبۡلُغَنَّ عِندَكَ ٱلۡكِبَرَ أَحَدُهُمَآ أَوۡ كِلَاهُمَا فَلَا تَقُل لَّهُمَآ أُفّٖ وَلَا تَنۡهَرۡهُمَا وَقُل لَّهُمَا قَوۡلٗا كَرِيمٗا
“Dan Tuhanmu telah memerintahkan supaya kamu jangan menyembah selain Dia dan hendaklah kamu berbuat baik kepada ibu bapakmu dengan sebaik-baiknya. Jika salah seorang di antara keduanya atau kedua-duanya sampai berumur lanjut dalam pemeliharaanmu, maka sekali-kali janganlah engkau mengatakan kepada keduanya perkataan ‘ah’ dan janganlah engkau membentak mereka, dan ucapkanlah kepada mereka perkataan yang mulia.” (QS. Al-Isra: 23)
Ayat ini menunjukkan betapa agungnya hak kedua orang tua, bahkan sekadar ucapan kasar seperti “ah” pun dilarang oleh Allah ﷻ.
Berbakti kepada orang tua adalah jalan menuju keberkahan hidup di dunia dan kebahagiaan di akhirat. Setiap Muslim wajib menjaga adab, memperhatikan kebutuhan, dan selalu mendoakan kedua orang tuanya. Inilah wujud syukur kita atas jasa mereka yang tidak terhitung.