29/09/2025
Tahun 2023, saat Youth Interfaith Camp, Kang pernah berpesan, “kita gak punya uang, tapi kita punya jaringan.” Kalimat sederhana ini kini jadi spirit keberlanjutan sebuah gerakan.
Dari semangat itu lahirlah GARDA (Generasi Religius dan Damai Lintas Iman), komunitas anak muda lintas iman Garut yang pertama kali bertemu di Youth Interfaith Camp JISRA 2023, lalu kembali berparsitipasi di kegiatan yang sama pada 2025.
Awalnya rencana mereka sederhana: kumpul santai sambil bawa cemilan masing-masing, sekadar menjaga koneksi dan kebersamaan. Inisiatif itu mereka beri nama Dari pertemuan kecil, tumbuh menjadi gerakan yang mengalir ke berbagai komunitas lintas iman di Garut.
Salah satunya ketika GARDA berkunjung ke Gereja Katolik Bunda Maria Garut. Kolaborasi ini melahirkan kegiatan perdana : mengikuti prosesi Misa sebagai observer, diskusi lintas iman, storytelling to healing, hingga pengenalan Gereja Katolik Paroki Bunda Maria Garut.
Tak disangka, 67 anak muda lintas iman hadir dari berbagai komunitas. Atas inisiatif Romo Bowo, acara ini juga menghadirkan perwakilan FKUB Garut, termasuk Pak Welman Butar-Butar dari komunitas Kristiani.
Dukungan pun datang dari berbagai pihak: OMK dan Gereja Katolik Paroki Bunda Maria sebagai tuan rumah, UMKM lokal yang menyumbang merchandise, serta buku-buku dari Fatayat NU Jawa Barat dan Lajnah Imaillah Garut
GARDA membuktikan, keberlanjutan program tidak selalu soal sumber daya besar. Cukup jaringan, tekad, dan semangat kolaborasi. Karena bersama, kita bisa terus menjaga ruang damai.
fatayatnu.jabar