07/03/2026
Bapak Tata Sriwahyu,seorang tunanetra dari kota Bandung, adalah sosok yang tangguh dan penuh semangat. Di usianya yang ke-65 tahun, beliau menjalani kehidupan sebagai seorang tunanetra dengan penuh ketabahan. Sebelum sakit, beliau bekerja sebagai pemijat, mengandalkan kepekaan sentuhan dan empati untuk membantu banyak orang meredakan rasa lelah dan nyeri. Profesi itu bukan sekadar pekerjaan, tetapi juga wujud kemandirian dan harga dirinya sebagai kepala keluarga.
Pada tahun 2015, kehidupan Bapak Tata berubah drastis. Beliau mengalami stroke yang mengharuskannya dirawat selama 10 hari di RS Muhammadiyah Bandung. Stroke tersebut berdampak pada melemahnya fungsi motorik serta saraf tangan kiri, kaki kiri, dan juga saraf bicara. Sejak saat itu, pendengarannya pun mulai terganggu dan semakin memburuk.
Walaupun secara perlahan kondisi motorik dan bicaranya kembali normal, gangguan pendengaran yang dialami justru tidak kunjung membaik. Bahkan sejak tahun 2025, pendengarannya semakin menurun drastis. Beliau hanya sempat berobat satu kali ke rumah sakit saat awal merasakan gejala gangguan pendengaran. Keterbatasan ekonomi menjadi salah satu alasan tidak berlanjutnya pengobatan.
Saat ini, sumber penghasilan utama keluarga berasal dari sang istri yang juga bekerja sebagai pemijat. Dalam kondisi tunanetra dan pasca stroke serta gangguan pendengaran yang semakin berat, Bapak Tata menghadapi tantangan ganda dalam menjalani aktivitas sehari-hari. Dunia yang sudah gelap baginya, kini semakin sunyi.
Melalui pengajuan bantuan alat bantu dengar ini, Bapak Tata memiliki harapan sederhana namun sangat berarti,dapat kembali mendengar dengan lebih jelas.
Bagi Bapak Tata, alat bantu dengar bukan sekadar perangkat, melainkan jembatan menuju kembali pada suara, komunikasi, dan semangat hidup yang lebih utuh. Semoga bantuan ini dapat menjadi langkah kecil yang membawa perubahan besar dalam kualitas hidup beliau.
Alhamdulillah,kini harapan Bapak Tatai telah terwujud. Pada tanggal 3 Maret 2026, pengurus dari Istana Zakat Disabilitas Indonesia (IZDI) telah menyampaikan amanah dari para dermawan berupa alat bantu dengar kpd Bapak Tata.
Terima kasih untuk seluruh dukungan dan partisipasi nya.