RT 17 Kupang Teba

Directions Website

RT 17 Kupang Teba

Okultasi Venus oleh Bulan: Ketika Venus Tiba-tiba “Menghilang”Malam ini, 14 September 2026, langit Indonesia barat dihia...
14/09/2026

Okultasi Venus oleh Bulan: Ketika Venus Tiba-tiba “Menghilang”

Malam ini, 14 September 2026, langit Indonesia barat dihiasi oleh fenomena astronomi nan menakjubkan: Okultasi Venus oleh Bulan. Peristiwa astronomi ini terjadi ketika Bulan melintas tepat di antara Bumi dan Venus, sehingga dari sudut pandang pengamat di Bumi, Venus seolah “menghilang” sementara karena tertutup oleh Bulan.

Sayangnya, fenomena okultasi ini tidak bisa disaksikan di seluruh Indonesia. Pengamat yang berada di wilayah Sumatra, Jawa bagian barat (seperti Banten, Jakarta, hingga Bandung), serta sebagian kecil Kalimantan Barat (termasuk Pontianak) menjadi wilayah yang beruntung bisa menyaksikannya di langit barat sesaat setelah Matahari terbenam.

Sebaliknya, bagi pengamat di wilayah Jawa Tengah, Jawa Timur, Bali, Nusa Tenggara, Sulawesi, Maluku, hingga Papua, Venus tidak akan tertutup. Di wilayah-wilayah tersebut, kedua benda langit ini hanya akan tampak berpasangan sangat dekat (konjungsi).

Secara fisik, ukuran Venus sendiri jauh lebih besar daripada Bulan (diameter Venus hampir menyamai Bumi). Namun, karena jaraknya yang sangat jauh dari planet kita, piringan Venus terlihat jauh lebih kecil di langit malam, menyerupai satu titik binar super terang yang perlahan “ditelan” Bulan.

Foto dokumentasi ini diabadikan oleh Ricky Martin pada 14 September 2026, beberapa menit sebelum puncak okultasi dimulai.

Takarir oleh dendimanaaa
Foto oleh Ricky Martin

13/09/2026

SANG BUMI RUA JURAI
bukan hanya motto resmi dari Provinsi Lampung. Tetapi merupakan simbol persatuan adat suku Lampung yaitu Saibatin dan Pepadun. Dua Jurai adat yang memiliki nilai luhur, nilai budaya dan tatanan sosialnya masing-masing, namun bersatu dalam satu nama yang diambil dari nama suku sekaligus menjadi nama Provinsi, yaitu LAMPUNG.


Reposted from jurai.lampung

Inilah almarhum Mayor Salim Batubara bin Abdul Malik Batubara bin Djamonanga Batubara, pemuda 21 tahun nan gagah berani ...
10/09/2026

Inilah almarhum Mayor Salim Batubara bin Abdul Malik Batubara bin Djamonanga Batubara, pemuda 21 tahun nan gagah berani yang gugur syahid dalam Perang Agresi Militer Belanda II di Kepahiang, Bengkulu. Namanya dikenang dan diabadikan sebagai nama ruas jalan utama 'Jl. Mayor Salim Batubara' di Simpang Sekip, Kota Palembang namun saat ini hampir tak ada orang yang mengenalnya.
Mayor Salim Batubara lahir pada 1928 di Kotanopan, Mandailing Natal, Sumatera Utara, kemudian pindah ke Teluk Betung menempuh pendidikan di Hollandsch-Inlandsche School. Di usia 17 tahun Ia bergabung di Sekolah Perwira Divisi Garuda VIII Palembang dengan pangkat kapten kemudian pada 1948 ditugaskan sebagai Komandan Batalyon 28 Sub-Teritorium Bengkulu (STB) dengan pangkat mayor di Curup yang saat itu merupakan ibukota Provinsi Sumatera Selatan. Pada 11 Februari 1949 1 peleton Batalyon 16 Divisi Palboom Belanda menyerang Curup hingga terdesak di Kepahiang. Terjadi pertempuran hingga sebutir peluru menembus dagu hingga kepala Mayor Salim Batubara. Ia-pun gugur di usia 21 tahun dan urung menikah dengan Huzaimah tunangannya. Iapun dimakamkan di Desa Keban Agung, Kec. Bermani Ilir, Kabupaten Kepahiang.
Saat ini namanya dikenal dan diabadikan menjadi nama jalan di beberapa kota seperti Kota Palembang (Sekip Jaya), Kota Bandar Lampung (Teluk Betung Utara), dan Kota Bengkulu (Kebun Ros).
Sumber data: Buku Kepahiang di Lintas Waktu (2021) oleh Emong Suwandi.

Reposted from RadioSuara MuaraEnim

SIARAN HIMBAUAN KEPADA WARGA MASYARAKAT BANDAR LAMPUNGWASPADA DEBU VULKANIK GUNUNG ANAK KRAKATAUMasyarakat Kota Bandar L...
05/09/2026

SIARAN HIMBAUAN

KEPADA WARGA MASYARAKAT BANDAR LAMPUNG

WASPADA DEBU VULKANIK GUNUNG ANAK KRAKATAU

Masyarakat Kota Bandar Lampung diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan menyusul aktivitas erupsi Gunung Anak Krakatau yang berpotensi menghasilkan abu/debu vulkanik.

Debu vulkanik dapat terbawa angin dan mengganggu kualitas udara, jarak pandang, serta kesehatan. Terutama bagi yang memiliki gangguan pernapasan.

YANG HARUS DILAKUKAN :
● Gunakan masker saat beraktivitas di luar ruangan
● Gunakan pelindung mata jika udara berdebu
● Kurangi aktivitas di luar rumah saat hujan abu
● Tutup pintu, jendela, dan ventilasi jika abu mulai masuk
● Lindungi makanan & sumber air dari paparan abu
● Pengendara berhati-hati, jalan bisa licin & jarak pandang berkurang
● Tetap tenang dan ikuti info resmi dari pemerintah

● Warga tetap waspada & tidak panik
● Selalu mengikuti perkembangan informasi resmi

Call Center BPBD Kota Bandar Lampung :
● 117 - Se Indonesia
● 0721 6016451
● 0821 8099 2105

Semoga kita semua selalu dilindungi oleh Tuhan yang maha kuasa

Warga agar saling jaga, saling menolong dansaling mengingatkan

● Sumber: BPBD Kota Bandar Lampung

RT 17 Kupang Teba presents :"SEMARAK KAMPUNG MERDEKA 2026" ●Penampilan spesial :Paduan Suara emak-emak RT 17 Kupang Teba...
23/08/2026

RT 17 Kupang Teba presents :

"SEMARAK KAMPUNG MERDEKA 2026"

●Penampilan spesial :
Paduan Suara emak-emak RT 17 Kupang Teba
"Sedap Malam Voice".
"Sanggar Tari Oase Belia"
"Sanggar Musik Oase Harmonic"
"Group Senam UBC Kupang Teba"
"5 Finalis Kupang Teba Idol 2026"
"Mini Opera Teater Oase Lunik"

● Jum'at malam Sabtu
28 Agustus 2026, jam 19.00 WIB.

● Grha Soekarno Riyadi
Gang Sedap Malam
RT 17 Kupang Teba

MC Kondangan : Kaks Ipung.

Organized by :
●RT 17 Kupang Teba
●Taman Baca Oase Teluk Betung
●KKN Mahasiswa/i UIN Radin Intan Lampung 2026. Kelompok 85.

"Bahagia kampungnya, menyala warganya"



♥️🇲🇨

18/08/2026


Address

Jln. Mayor Salim Batubara Gang Sedap Malam No. 28 RT. 017 Lk. 01, Kelurahan Kupang Teba, Kecamatan Teluk Betung Utara
Bandar
35212

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when RT 17 Kupang Teba posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Shortcuts

Share