Mapesa Aceh

Mapesa Aceh Masyarakat Peduli Sejarah Aceh, disingkat Mapesa, adalah perkumpulan yang berfokus pada isu kebudayaan Program ini telah berlangsung sejak tahun 2012. B. C. D.
(2)

Sejarah dan Identitas MAPESA
Masyarakat Peduli Sejarah Aceh, disingkat MAPESA lterlahir pertama sekali atas prakarsa para pendiri Mapesa pada tahun 2010. Setelah melalui fase-fase pembentukan yang rumit, lembaga swadaya masyarakat ini, pada akhirnya, disolidkan sebagai Masyarakat Peduli Sejarah Aceh dan dinotariskan pada 2012, dan pengesahan pendirian Perkumpulan Masyarakat Peduli Sejarah Aceh mel

alui Keputusan Menteri Hukum Dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia pada tahun 2024. Sejak awal berdirinya hingga saat ini, sekretariat MAPESA berlokasi di Kota Banda Aceh dan telah mengalami tiga kali pergantian pengurus. MAPESA merupakan elemen sipil yang terdiri dari individu dengan berbagai latar belakang sosial dan profesi, disatukan oleh kepedulian terhadap sejarah Aceh. Kepedulian MAPESA berakar dari kesadaran bahwa sejarah adalah pengetahuan penting yang berfungsi sebagai sumber pelajaran, pengalaman, ilmu pengetahuan, dan teladan bagi kehidupan pribadi, bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara. Pentingnya sejarah ini tidak terbatas pada kelompok tertentu, melainkan relevan bagi masyarakat luas dan setiap individu, khususnya generasi muda. Ruang Lingkup Kerja MAPESA
Ruang lingkup kepedulian MAPESA mencakup berbagai upaya dan pekerjaan yang berfokus pada:

Pengembangan pengetahuan melalui penelitian dan pengkajian untuk merekonstruksi sejarah Aceh yang lebih akurat. Pembaruan narasi sejarah Aceh agar tidak hanya sekadar cerita masa lalu, tetapi juga menyajikan ilmu pengetahuan, gambaran kehidupan sosial, pelajaran berharga, biografi otentik yang penuh keteladanan, serta mendukung filsafat kebangsaan dan kehidupan bersama berlandaskan nilai-nilai Islam. Perawatan dan pelestarian benda bernilai sejarah (c***r budaya), termasuk dokumen, mata uang, artefak, dan benda etnografis, dengan prosedur ilmiah yang relevan atau pengembangan prosedur baru. Tujuannya adalah agar masyarakat masa kini dan mendatang dapat menerima lingkungan hidup yang berpihak pada aset kebudayaan. Pengembangan wawasan masyarakat umum, terutama generasi muda, tentang sejarah dan warisannya melalui berbagai cara dan media. Tantangan dan Urgensi Keterlibatan Masyarakat
Titik perhatian utama MAPESA adalah Aceh masa silam, dengan harapan sejarah dan warisannya dapat membimbing serta mengilhami masyarakat Aceh menuju masa depan yang lebih baik. Misi ini sangat berat dan mustahil dicapai tanpa kebersamaan dan sikap bahu-membahu. Keterlibatan masyarakat umum, sekecil apapun, sangat diperlukan. Secara riil, pekerjaan seperti penelitian sejarah yang memerlukan dokumen otentik, seperti inskripsi pada nisan, terhambat karena banyak peninggalan sejarah yang belum memungkinkan untuk diamati. Ini belum termasuk persoalan pencarian dan penemuan benda bernilai sejarah. Bantuan dan keterlibatan masyarakat umum dalam persoalan-persoalan ini, dan banyak lainnya yang terkait sejarah Aceh, adalah vital. Masalahnya, pemahaman dan kesadaran masyarakat luas terhadap kepentingan sejarah dan warisannya, meskipun secara umum diakui penting, belum mencapai tingkat di mana sejarah dan warisannya mampu memberikan manfaat besar secara moral maupun material. Umumnya, sejarah masih dianggap sebatas cerita, dan keabsahannya sering kali tidak terlalu dipersoalkan. Di dunia akademik pun, kondisinya tidak jauh berbeda; validitas seringkali hanya berdasarkan referensi tanpa penyelidikan mendalam terhadap penulis atau kemampuannya. Kondisi pemahaman dan kesadaran terhadap sejarah yang seperti ini menyebabkan sejarah tidak memiliki peran signifikan, dijauhi oleh mereka yang cerdas, dan bahkan wujud sejarah itu sendiri belum sepenuhnya menjelma. Efeknya, perhatian dan kepedulian masyarakat terhadap sejarah semakin rendah, padahal sejarah adalah sarang atau lumbung kebudayaan suatu masyarakat. Akibatnya meluas hingga mengenai warisan sejarah yang tak tergantikan dan merupakan aset kebudayaan yang mahal. Pengabaian banyak benda bernilai sejarah seperti nisan, lokasi situs sejarah, dan kawasan sekitarnya telah mengakibatkan penghilangan dan kemusnahan warisan. Perdagangan naskah, dokumen, mata uang, dan berbagai benda bernilai sejarah lainnya juga telah menyebabkan degradasi warisan sejarah yang luar biasa. Pangkal persoalan ini terletak pada pemahaman yang tidak tepat terhadap sejarah dan dangkalnya kesadaran akan kepentingannya. Dalam situasi ini, peran pemerintah sangat bergantung pada arahan politik, sehingga membicarakan peran pemerintah saja tidak menyelesaikan masalah, bahkan mungkin menambahnya. Ketika penyelesaian suatu masalah bergantung pada penyelesaian masalah lain, atau bahkan sejumlah masalah, maka persoalan menjadi rumit. Untuk mengatasi kerumitan ini, prioritas logis adalah upaya penyelesaian masalah yang menjadi pangkal persoalan, meskipun harus dilakukan secara maraton. Masyarakat umum akan selalu menjadi kunci dalam penyelesaian banyak persoalan, terutama yang berat dan rumit. Kemauan masyarakat diyakini mampu mengubah arah politik dan kebijakan. Pengalaman mengajarkan bahwa masyarakatlah yang sesungguhnya mampu membawa perubahan dan kemajuan. Oleh karena itu, peningkatan kualitas pemahaman masyarakat terhadap sejarah merupakan kerja prioritas yang akan berdampak pada perbaikan banyak hal terkait sejarah serta warisannya yang merupakan aset kebudayaan. Meuseuraya: Implementasi Nyata Pelestarian Sejarah
Dalam rangka meningkatkan pemahaman terhadap sejarah sekaligus menghadirkan wujud kerja nyata kepedulian terhadap pelestarian warisan sejarah, MAPESA memprakarsai program kegiatan pelestarian rutin setiap pekan yang disebut MEUSEURAYA. Meuseuraya secara etimologi adalah kata dalam Bahasa Aceh yang berarti tolong-menolong, memberi bantuan, kerja sama, atau gotong royong. Makna dan praktik meuseuraya yang sudah menjadi tradisi dalam masyarakat Aceh ini diadopsi oleh MAPESA untuk diterapkan pada upaya pelestarian warisan sejarah. Penerapan ini umumnya menargetkan lokasi-lokasi yang memiliki benda atau monumen bernilai sejarah, terutama kompleks pemakaman dari era Kesultanan Aceh dan sebelumnya. Dalam praktik MAPESA, kegiatan Meuseuraya memiliki pengaturan sebagai berikut:

Peninjauan (Survei), Penelitian, atau Ekspedisi: Dilakukan untuk menemukan lokasi warisan peninggalan sejarah, terutama batu nisan, sebagai respons terhadap riset kepustakaan atau informasi yang diterima MAPESA. Peninjauan ini bertujuan untuk menentukan ketepatan lokasi, keakuratan informasi, mengobservasi kondisi, dan memberikan penilaian kelayakan kerja meuseuraya. Perizinan: Apabila lokasi dinilai layak, langkah selanjutnya adalah mengurus perizinan, biasanya cukup dengan meminta izin kepada pemilik lahan dan memberitahukan kepada kepala gampong (geuchik). Pengumuman dan Ajakan Partisipasi: Pengumuman melalui berbagai media sosial untuk mengajak masyarakat luas berpartisipasi sukarela. Informasi hari, tanggal, waktu, tempat, dan kesempatan kontribusi finansial disampaikan. Pelaksanaan Kegiatan: Terdiri dari dokumentasi kondisi sebelum kegiatan, pembersihan lokasi, penyusunan rencana penataan, dan eksekusi hingga lokasi pulih dari pengabaian dan kembali ke rupa asli. Benda bernilai sejarah diamati dan dicatat untuk penelitian. Komunikasi dan Sosialisasi: Dibangun komunikasi dengan tokoh dan warga setempat yang berpartisipasi untuk menjaring informasi kesejarahan sekaligus mensosialisasikan kepentingan sejarah dan pelestarian warisannya, dalam rangka meningkatkan kesadaran dan penghargaan terhadap lokasi serta benda bernilai sejarah di lingkungan setempat. Kegiatan Meuseuraya dalam wujud seperti yang dipraktikkan MAPESA, telah ditempatkan sebagai isu sentral yang menjaga persoalan sejarah dan pelestarian warisannya tetap mengemuka dan menonjol di tengah-tengah masyarakat, dalam upaya meningkatkan kualitas pemahaman dan kesadaran masyarakat terhadap sejarah dan warisannya. Kolaborasi dan Pengembangan MAPESA
Bidang sejarah, dengan segala persoalannya termasuk penulisan dan pelestarian warisan, merupakan bidang yang luas dan sangat kompleks, menuntut banyak keahlian serta keterampilan, serta proses belajar yang panjang. Oleh karena itu, MAPESA senantiasa berupaya membuka hubungan dengan berbagai komunitas dan lembaga yang menggeluti bidang-bidang tertentu, baik yang berkaitan langsung maupun tidak langsung dengan sejarah Aceh. MAPESA bahkan mendorong pembentukan perkumpulan-perkumpulan yang berkonsentrasi pada isu-isu sejarah dan kebudayaan, baik di Aceh maupun di luar Aceh. Saat ini, MAPESA telah menjalin hubungan dengan CISAH (beraktivitas di kawasan warisan sejarah Sumatra-Pasai atau Samudra-Pasai di Aceh Utara) serta dengan komunitas budaya Beulangong Tanoh di Kabupaten Pidie. MAPESA juga berafiliasi dengan lembaga dan bakal lembaga seperti Pedir Museum (berkonsentrasi pada pernaskahan/manuskrip Aceh, artefak etnografi, dan berbagai warisan sejarah lainnya) dan Yayasan Aceh Darussalam Akademi (lembaga yang dirancang untuk pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi dengan memanfaatkan sejarah dan warisan sejarah Aceh sebagai landasan riset dan pengembangan). MAPESA terus berupaya berperan dalam pelestarian sejarah dan warisan sejarah Aceh. Untuk membangun kesadaran akan pentingnya sejarah dan warisan sejarah Aceh, sekretariat MAPESA kini difungsikan sebagai ruang pameran permanen sejarah Aceh, meskipun masih sederhana. Ruang pameran ini dikhususkan untuk edukasi anak-anak, pelajar, dan masyarakat umum. Ruang pameran ini juga menarik perhatian tokoh-tokoh dari dalam dan luar negeri, serta para wisatawan yang berkunjung ke Aceh. Melalui kunjungan ini, MAPESA berkesempatan berhubungan dan berbagi ilmu pengetahuan dengan tokoh-tokoh terhormat. Pada awal tahun 2025, MAPESA mendapat kehormatan dikunjungi oleh Bapak Menteri Kebudayaan Indonesia, Bapak Fadli Zon. Kunjungan ini menjadi motivasi besar bagi MAPESA, sekaligus menumbuhkan harapan bahwa sejarah dan warisan sejarah Aceh akan mendapatkan perhatian dari Pemerintah Indonesia. Program Kerja MAPESA
Selaras dengan visi dan misi MAPESA dalam pelestarian warisan sejarah Aceh, pengkajian, publikasi, dan sosialisasi kepentingannya kepada masyarakat luas, Pengurus MAPESA berkomitmen untuk terus mengoordinasi serta melanjutkan kerja-kerja yang selama ini telah dilakukan. Secara garis besar, program-program kerja tersebut meliputi:

A. Pelestarian
Menyadari bahwa batu nisan peninggalan sejarah Aceh adalah satu-satunya sumber paling otentik bagi historiografi Aceh, dan tersebar luas dalam jumlah besar di kompleks makam, perhatian MAPESA beberapa waktu ke depan akan tetap terfokus pada penjagaan kelestarian batu nisan tersebut. Mengingat faktor utama degradasi kualitas dan kuantitas benda peninggalan sejarah ini adalah pengabaian dan anggapan tidak penting, MAPESA akan terus menunjukkan kepentingannya melalui kegiatan wajib meuseuraya yang rutin setiap akhir pekan. Kegiatan ini berupa pembersihan kompleks makam, dokumentasi, dan restorasi sebatas yang dapat dilakukan, dilaksanakan dengan mengoordinasi masyarakat umum (meuseuraya; gotong-royong) di bawah arahan dan pengawasan MAPESA sebagai lembaga penanggung jawab. Digitalisasi
Salah satu hal yang masih sangat kurang perhatiannya adalah digitalisasi dokumen-dokumen bernilai penting bagi sejarah. Ini meliputi bagian-bagian yang sangat beragam dan kaya, yang selama ini dilakukan secara sporadis. Namun, dalam waktu dekat, MAPESA berencana untuk berkonsentrasi pada digitalisasi arsip fotografi batu nisan dan kompleks makam peninggalan sejarah dalam berbagai koleksi. Survei
Penjelajahan lapangan (fieldwalking) terus dilakukan oleh MAPESA dari waktu ke waktu, seringkali mengikuti transek yang telah dibuat untuk lanskap yang memiliki potensi warisan peninggalan sejarah, terutama kompleks makam dengan batu nisannya. Banyak kegiatan meuseuraya telah mengacu pada hasil survei ini. Untuk ke depan, MAPESA merencanakan survei ekstensif dan intensif untuk wilayah Kecamatan Indrapuri di Kabupaten Aceh Besar. Publikasi
Untuk publikasi, MAPESA mengelola akun media sosial fanpage facebook , di Instagram, TikTok, YouTube, serta Facebook Grup Mapesa, sebagai media komunikasi dan berbagi informasi mengenai berbagai persoalan sejarah dan warisan peninggalannya. MAPESA mengelola website www.mapesaaceh.com sebagai media berbagi informasi. MAPESA juga menerbitkan berbagai booklet dan buku. Ke depan, semua upaya ini direncanakan akan ditingkatkan sesuai kemampuan yang ada. Dan hal yang direncanakan menjadi prioritas dalam bidang publikasi adalah penerbitan buku-buku praktis berseri melalui program "Seri Warisan Sejarah" untuk menginformasikan berbagai pengetahuan tentang peninggalan sejarah Aceh. Kepribadian Aceh dalam Sejarah
Berpola pikir kosmopolitan. Terintegritasi dalam Islam. Terlahir sebagai pejuang. Setia dan tegas dalam kebenaran. Berhati pemurah kepada siapa saja. Mapesa, Mengawal Kepribadian Aceh. Acehnese personalities in history:
Cosmopolitan mindset. Integrated in Islam. Born as a warrior. Loyal and firm in the truth. Generous to everyone. Mapesa, Guarding Aceh's Personality.

11/08/2026
๐‹๐š๐ฉ๐จ๐ซ๐š๐ง ๐Š๐ž๐ฎ๐š๐ง๐ ๐š๐ง ๐Œ๐š๐ฉ๐ž๐ฌ๐š ๐๐ž๐ซ ๐Ÿ– ๐€๐ ๐ฎ๐ฌ๐ญ๐ฎ๐ฌ ๐Ÿ๐ŸŽ๐Ÿ๐Ÿ”๐€๐ฌ๐ฌ๐š๐ฅ๐š๐ฆ๐ฎ'๐š๐ฅ๐š๐ข๐ค๐ฎ๐ฆ ๐ฐ๐š๐ซ๐š๐ก๐ฆ๐š๐ญ๐ฎ๐ฅ๐ฅ๐š๐ก๐ข ๐ฐ๐š๐›๐š๐ซ๐š๐ค๐š๐ญ๐ฎ๐ก๐๐ž๐ซ๐ข๐ค๐ฎ๐ญ ๐ฅ๐š๐ฉ๐จ๐ซ๐š๐ง ๐ค๐ž๐ฎ๐š๐ง๐ ๐š๐ง ๐Œ๐š๐ฉ๐ž๐ฌ๐š ๐Ÿ• ๐Œ...
08/08/2026

๐‹๐š๐ฉ๐จ๐ซ๐š๐ง ๐Š๐ž๐ฎ๐š๐ง๐ ๐š๐ง ๐Œ๐š๐ฉ๐ž๐ฌ๐š ๐๐ž๐ซ ๐Ÿ– ๐€๐ ๐ฎ๐ฌ๐ญ๐ฎ๐ฌ ๐Ÿ๐ŸŽ๐Ÿ๐Ÿ”

๐€๐ฌ๐ฌ๐š๐ฅ๐š๐ฆ๐ฎ'๐š๐ฅ๐š๐ข๐ค๐ฎ๐ฆ ๐ฐ๐š๐ซ๐š๐ก๐ฆ๐š๐ญ๐ฎ๐ฅ๐ฅ๐š๐ก๐ข ๐ฐ๐š๐›๐š๐ซ๐š๐ค๐š๐ญ๐ฎ๐ก

๐๐ž๐ซ๐ข๐ค๐ฎ๐ญ ๐ฅ๐š๐ฉ๐จ๐ซ๐š๐ง ๐ค๐ž๐ฎ๐š๐ง๐ ๐š๐ง ๐Œ๐š๐ฉ๐ž๐ฌ๐š ๐Ÿ• ๐Œ๐ž๐ข ๐Ÿ๐ŸŽ๐Ÿ๐Ÿ” ๐ฌ/๐ ๐Ÿ– ๐€๐ ๐ฎ๐ฌ๐ญ๐ฎ๐ฌ ๐Ÿ๐ŸŽ๐Ÿ๐Ÿ”

๐Š๐š๐ฌ ๐ฌ๐ž๐›๐ž๐ฅ๐ฎ๐ฆ๐ง๐ฒ๐š ๐‘๐ฉ. ๐Ÿ๐Ÿ.๐ŸŽ๐ŸŽ๐ŸŽ,-

๐๐ž๐ฆ๐š๐ฌ๐ฎ๐ค๐š๐ง:
- Pengurus Mapesa Rp. 7.548.900,-
- Syarif Hidayatullah 9 Mei 2026 Rp. 300.000,-
- If Tamu sekretariat 300.000 + RM154 = Rp. 677.000,-
- If Teuku Nouf Levi Kasah Rp. 200.000,-
- If Teuku Rizal Rp. 100.000,-
- Hamba Allah Rp. 1.000.000,-
- Hamba Allah Rp. 300.000,-
- Hamba Allah (Lamno) Rp. 200.000,-
- Nisa Rp. 500.000,-
- Yudi Yulistiyanto Rp. 250.000,-
- Harrys Rp. 300.000,-
- Fikry As Rp. 100.000,-
๐“๐จ๐ญ๐š๐ฅ ๐ฉ๐ž๐ฆ๐š๐ฌ๐ฎ๐ค๐š๐ง ๐‘๐ฉ. ๐Ÿ๐Ÿ.๐Ÿ’๐Ÿ•๐Ÿ“.๐Ÿ—๐ŸŽ๐ŸŽ,-

๐๐ž๐ง๐ ๐ž๐ฅ๐ฎ๐š๐ซ๐š๐ง:

๐Œ๐ž๐ฎ๐ฌ๐ž๐ฎ๐ซ๐š๐ฒ๐š ๐๐ข ๐ค๐จ๐ฆ๐ฉ๐ฅ๐ž๐ค๐ฌ ๐ฆ๐š๐ค๐š๐ฆ ๐“๐ ๐ค. ๐‡๐š๐ฃ๐ข ๐†๐š๐ฆ๐ฉ๐จ๐ง๐  ๐‹๐ก๐จ๐ง๐  ๐‚๐ฎ๐ญ, ๐๐š๐ง๐๐š๐ซ ๐‘๐š๐ฒ๐š, ๐๐š๐ง๐๐š ๐€๐œ๐ž๐ก ๐Œ๐ข๐ง๐ ๐ ๐ฎ, ๐Ÿ๐ŸŽ ๐Œ๐ž๐ข ๐Ÿ๐ŸŽ๐Ÿ๐Ÿ”
- Makan Siang Rp. 225.900,-
- Minuman dingin Rp. 74.000,-
- BBM Dexlite Rp. 39.000,-
- Makan malam Rp. 195.000,-
- Sanger Rp. 35.000,-
- Gorengan Rp. 30.000,-
๐‰๐ฎ๐ฆ๐ฅ๐š๐ก ๐‘๐ฉ. ๐Ÿ“๐Ÿ—๐Ÿ–.๐Ÿ—๐ŸŽ๐ŸŽ

๐„๐ค๐ฌ๐ฉ๐ž๐๐ข๐ฌ๐ข ๐Œ๐จ๐ง๐ญ๐š๐ฌ๐ข๐Š ๐‘๐š๐›๐ฎ, ๐Ÿ๐Ÿ‘ ๐Œ๐ž๐ข ๐Ÿ๐ŸŽ๐Ÿ๐Ÿ“
BBM Zaki 2 motor Rp. 30.000,-
Snack dan minuman Rp. 75.000,-
Makan siang, sore dan malam Rp. 105.000,-
๐‰๐ฎ๐ฆ๐ฅ๐š๐ก ๐‘๐ฉ. ๐Ÿ๐Ÿ๐ŸŽ.๐ŸŽ๐ŸŽ๐ŸŽ,-

๐„๐ค๐ฌ๐ฉ๐ž๐๐ข๐ฌ๐ข ๐๐ข ๐Œ๐จ๐ง๐ญ๐š๐ฌ๐ข๐ค ๐’๐š๐›๐ญ๐ฎ, ๐Ÿ๐Ÿ” ๐Œ๐ž๐ข ๐Ÿ๐ŸŽ๐Ÿ๐Ÿ”
- Konsumsi dan makan Rp. 250.000,-
- If informan 2orang Rp. 100.000,-
๐‰๐ฎ๐ฆ๐ฅ๐š๐ก ๐‘๐ฉ. ๐Ÿ‘๐Ÿ“๐ŸŽ.๐ŸŽ๐ŸŽ๐ŸŽ

๐Œ๐ž๐ฎ๐ฌ๐ž๐ฎ๐ซ๐š๐ฒ๐š ๐๐ข ๐ ๐š๐ฆ๐ฉ๐จ๐ง๐  ๐‹๐š๐ฆ๐œ๐ž๐ฎ, ๐ค๐ž๐œ๐š๐ฆ๐š๐ญ๐š๐ง ๐Š๐ฎ๐ญ๐š ๐๐š๐ซ๐จ, ๐ค๐š๐›๐ฎ๐ฉ๐š๐ญ๐ž๐ง ๐€๐œ๐ž๐ก ๐๐ž๐ฌ๐š๐ซ ๐ฉ๐š๐๐š ๐Œ๐ข๐ง๐ ๐ ๐ฎ, ๐Ÿ๐Ÿ• ๐Œ๐ž๐ข ๐Ÿ๐ŸŽ๐Ÿ๐Ÿ”
- Bensin Becak Rp. 50.000,-
- 2 kotak Aqua Gelas Rp. 40.000,-
- Snack Rp. 43.000,-
- Permen Rp. 7.000,-
- Nasi Siang Rp. 260.000,-
๐‰๐ฎ๐ฆ๐ฅ๐š๐ก ๐‘๐ฉ. ๐Ÿ’๐ŸŽ๐ŸŽ.๐ŸŽ๐ŸŽ๐ŸŽ,-

๐„๐ค๐ฌ๐ฉ๐ž๐๐ข๐ฌ๐ข ๐‡๐š๐ฃ๐ข ๐๐ž๐ง ๐†๐ฅ๐ฎ๐ฆ๐ฉ๐š๐ง๐  ๐Œ๐ข๐ง๐ฒ๐ž๐ฎ๐ค, ๐Ÿ”-๐Ÿ• ๐‰๐ฎ๐ง๐ข ๐Ÿ๐ŸŽ๐Ÿ๐Ÿ”
๐ŸŽ๐Ÿ”-๐‰๐ฎ๐ง-๐Ÿ๐Ÿ”
- BBM 3 mobil Rp. 700.000,-
- Saldo Tol Rp. 250.000,-
- Makan siang Rp. 80.000,-
- Kacang Hijau Rp. 78.000,-
- Air Mineral Rp. 30.000,-
- Gorengan Rp. 25.000,-
- Rokok Rp. 94.000,-
- Makan dan minum malam Rp. 199.000,-
- Bu prang Rp. 56.000,-
๐‰๐ฎ๐ฆ๐ฅ๐š๐ก ๐‘๐ฉ. ๐Ÿ.๐Ÿ“๐Ÿ๐Ÿ.๐ŸŽ๐ŸŽ๐ŸŽ,-

๐ŸŽ๐Ÿ•-๐‰๐ฎ๐ง-๐Ÿ๐Ÿ”
- Minum pagi Rp.190.000,-
- Air Mineral Rp. 19.000,-
- Rokok Rp. 92.000,-
- Makan siang Rp. 225.000,-
- Langganan Capcut Rp. 50.000,-
- Informan Rp. 50.000,-
- Tropicana Rp. 27.000,-
- Makan Malam dan minum Rp. 318.000,-
๐‰๐ฎ๐ฆ๐ฅ๐š๐ก ๐‘๐ฉ. ๐Ÿ—๐Ÿ•๐Ÿ.๐ŸŽ๐ŸŽ๐ŸŽ,-

๐Œ๐ž๐ฎ๐ฌ๐ž๐ฎ๐ซ๐š๐ฒ๐š ๐๐š๐๐š๐ง๐  ๐“๐ข๐ฃ๐ข ๐Œ๐ข๐ง๐ ๐ ๐ฎ, ๐Ÿ• ๐‰๐ฎ๐ง๐ข ๐Ÿ๐ŸŽ๐Ÿ๐Ÿ”
- Cangkul Mata Burung Rp. 195.000,-
- oli becak Rp. 85.000,-
- minyak becak Rp. 100.000,-
- โ kawat las dan tali Rp. 59.000,-
- โ makan dan minum pergi di cikgu Rp. 245.000,-
-โ nasi pagi, 10 bungkus Rp. 60.000,-
-โ aqua sedang, 7 botol Rp.21.000,-
- โ aqua kotak Rp. 19.000,-
- sanger pagi Rp. 15.000,-
- kue 25 biji Rp. 25.000,-
- susu dingin Rp. 30.000,-
- sarung tangan Rp. 35.000,-
- aqua kotak Rp. 19.000,-
- minum siang Rp. 58.000,-
- nasi siang, 15 bungkus Rp. 225.000,-
- makan dan minum malam pulang di cikgu Rp. 180.000,-
๐‰๐ฎ๐ฆ๐ฅ๐š๐ก ๐‘๐ฉ. ๐Ÿ.๐Ÿ‘๐Ÿ•๐Ÿ.๐ŸŽ๐ŸŽ๐ŸŽ,-

๐Œ๐ž๐ฎ๐ฌ๐ž๐ฎ๐ซ๐š๐ฒ๐š ๐๐ข ๐†๐š๐ฆ๐ฉ๐จ๐ง๐  ๐‚๐จ๐ญ ๐๐ซ๐ž๐ก, ๐Š๐ž๐œ๐š๐ฆ๐š๐ญ๐š๐ง ๐Š๐ฎ๐ญ๐š ๐๐š๐ซ๐จ, ๐Š๐š๐›๐ฎ๐ฉ๐š๐ญ๐ž๐ง ๐€๐œ๐ž๐ก ๐๐ž๐ฌ๐š๐ซ ๐Œ๐ข๐ง๐ ๐ ๐ฎ, ๐Ÿ๐Ÿ’ ๐‰๐ฎ๐ง๐ข ๐Ÿ๐ŸŽ๐Ÿ๐Ÿ”
- Makan siang dan makan malam Rp. 250.000,-
- Air mineral, snack dan minuman dingin Rp. 100.000,-
๐‰๐ฎ๐ฆ๐ฅ๐š๐ก ๐‘๐ฉ. ๐Ÿ‘๐Ÿ“๐ŸŽ.๐ŸŽ๐ŸŽ๐ŸŽ,-

๐Œ๐ž๐ฎ๐ฌ๐ž๐ฎ๐ซ๐š๐ฒ๐š ๐๐ข ๐‰๐š๐ฆ๐›๐จ ๐Œ๐š๐ฌ๐ข ๐๐š๐ง ๐๐š๐ง๐ญ๐ž ๐Š๐ž๐ฎ๐ญ๐š๐ฉ๐š๐ง๐ , ๐‹๐š๐ฆ๐ง๐จ, ๐€๐œ๐ž๐ก ๐‰๐š๐ฒ๐š ๐‚๐ฎ๐ญ ๐Ÿ๐Ÿ ๐‰๐ฎ๐ง๐ข ๐Ÿ๐ŸŽ๐Ÿ๐Ÿ”
- Nasi Pagi dan Kopi Rp. 60.000,-
- Bensin Becak Rp. 50.000,-
- Nasi Siang Rp. 197.000,-
- 1 Dus Aqua Gelas Rp. 21.000,-
- Korek Api Rp. 4000,-
- Pertalite Botol Rp. 10.000,-
- Aquaviva Rp. 10.000,-
- teh dingin bungkus Rp. 20.000,-
- BBM Rp. 300.000,-
- bbm masykur Rp. 100.000,-
- Nasi bungkus Rp. 141.000,-
-minum n 3 mie goreng diprotugis Rp. 131.000.-
- bakso Rp. 145.000,-
- Durian Rp. 100.000,-
๐‰๐ฎ๐ฆ๐ฅ๐š๐ก ๐‘๐ฉ. ๐Ÿ.๐Ÿ๐Ÿ–๐ŸŽ.๐ŸŽ๐ŸŽ๐ŸŽ,-

๐Œ๐ž๐ฎ๐ฌ๐ž๐ฎ๐ซ๐š๐ฒ๐š ๐“๐ฎ๐ง ๐‡๐š๐ฌ๐š๐ง ๐†๐ฉ. ๐๐ฎ๐ง๐ ๐ž ๐๐ฅ๐š๐ง๐  ๐‚๐ฎ๐ญ ๐Ÿ๐Ÿ•-๐Ÿ๐Ÿ– ๐‰๐ฎ๐ง๐ข ๐Ÿ๐ŸŽ๐Ÿ๐Ÿ”
- Nasi malam Rp. 180.000,-
- Durian 8buah Rp. 260.000,-
- makan siang 11 bgks 178.000,-
- Lem batu Rp. 385.000,-
- Minuman dingin, snack dan air mineral Rp. 170.000,-
- roti bakar n dinsum Rp. 54.000,-
- Durian n nasi malam Rp. 400.000,-
๐‰๐ฎ๐ฆ๐ฅ๐š๐ก ๐‘๐ฉ. ๐Ÿ.๐Ÿ“๐Ÿ”๐Ÿ.๐ŸŽ๐ŸŽ๐ŸŽ,-

๐Œ๐ž๐ฎ๐ฌ๐ž๐ฎ๐ซ๐š๐ฒ๐š ๐ ๐š๐ฆ๐ฉ๐จ๐ง๐  ๐‹๐š๐ฆ ๐€๐ฌ๐š๐ง, ๐‰๐š๐ฒ๐š, ๐€๐œ๐ž๐ก ๐‰๐š๐ฒ๐š ๐Œ๐ข๐ง๐ ๐ ๐ฎ, ๐Ÿ“ ๐‰๐ฎ๐ฅ๐ข ๐Ÿ๐ŸŽ๐Ÿ๐Ÿ”:
- Makan malam dan minum Rp. 75.000,-
- Ganti ban becak dan jasa Rp. 60.000,-
- BBM Rp. 250.000,-
- Ayam 2 potong dan bumbu Rp. 140.000,-
- Sedekah Rp. 100.000,-
- Minuman dingin Rp. 68.000,-
- Minyak goreng, kecap, bawang, cabe, tomat, kentang, garam, mie Rp. 150.000,-
- Makan malam Rp. 178.000,-
๐‰๐ฎ๐ฆ๐ฅ๐š๐ก ๐‘๐ฉ. ๐Ÿ—๐Ÿ•๐Ÿ.๐ŸŽ๐ŸŽ๐ŸŽ,-

๐Œ๐ž๐ฎ๐ฌ๐ž๐ฎ๐ซ๐š๐ฒ๐š ๐“๐ฎ๐ง ๐‡๐š๐ฌ๐š๐ง ๐†๐ฉ. ๐๐ฎ๐ง๐ ๐ž ๐๐ฅ๐š๐ง๐  ๐‚๐ฎ๐ญ ๐Œ๐ข๐ง๐ ๐ ๐ฎ, ๐Ÿ๐Ÿ ๐‰๐ฎ๐ฅ๐ข ๐Ÿ๐ŸŽ๐Ÿ๐Ÿ”
- Makan siang Rp. 195.000,-
- Air mineral, snack dan minuman dingin, sandal Rp. 55.000,-
- Makan malam Rp. 100.000,-
๐‰๐ฎ๐ฆ๐ฅ๐š๐ก ๐‘๐ฉ. ๐Ÿ‘๐Ÿ“๐ŸŽ.๐ŸŽ๐ŸŽ๐ŸŽ,-

๐Œ๐ž๐ฎ๐ฌ๐ž๐ฎ๐ซ๐š๐ฒ๐š ๐“๐ฎ๐ง ๐‡๐š๐ฌ๐š๐ง ๐†๐ฉ. ๐๐ฎ๐ง๐ ๐ž ๐๐ฅ๐š๐ง๐  ๐‚๐ฎ๐ญ ๐Œ๐ข๐ง๐ ๐ ๐ฎ, ๐Ÿ๐Ÿ— ๐‰๐ฎ๐ฅ๐ข ๐Ÿ๐ŸŽ๐Ÿ๐Ÿ”
- 14 bungkus nasi Rp. 207.000,-
- 2 air mineral Rp. 40.000,-
- Es kristal Rp. 10.000,-
- Sirup kurnia Rp. 22.000,-
- Sanger Rp. 20.000,-
๐‰๐ฎ๐ฆ๐ฅ๐š๐ก ๐‘๐ฉ. ๐Ÿ๐Ÿ—๐Ÿ—.๐ŸŽ๐ŸŽ๐ŸŽ,-

๐Œ๐ž๐ฎ๐ฌ๐ž๐ฎ๐ซ๐š๐ฒ๐š ๐๐ข ๐Š๐จ๐ฆ๐ฉ๐ฅ๐ž๐ค๐ฌ ๐Œ๐š๐ค๐š๐ฆ ๐๐š๐๐ซ๐ฎ๐ฅ๐ฅ๐š๐ข๐ฅ๐š๐ก ๐†๐ฉ. ๐๐ฎ๐ง๐ ๐ž ๐๐ฅ๐š๐ง๐  ๐‚๐ฎ๐ญ ๐Œ๐ข๐ง๐ ๐ ๐ฎ, ๐Ÿ๐Ÿ” ๐‰๐ฎ๐ฅ๐ข ๐Ÿ๐ŸŽ๐Ÿ๐Ÿ”
- Nasi 10 bgks Rp. 150.000,-
- Air Mineral 2box Rp. 40.000,-
- Sanger Rp. 20.000,-
- Teh dingin, Air Tebu & Ice Cream Rp. 109.000,-
๐‰๐ฎ๐ฆ๐ฅ๐š๐ก ๐‘๐ฉ. ๐Ÿ‘๐Ÿ๐Ÿ—.๐ŸŽ๐ŸŽ๐ŸŽ,-

๐Œ๐ž๐ฎ๐ฌ๐ž๐ฎ๐ซ๐š๐ฒ๐š ๐‹๐š๐ฆ๐ฉ๐š๐ฌ๐ž๐ก ๐€๐œ๐ž๐ก, ๐Š๐ฎ๐ญ๐š ๐‘๐š๐ฃ๐š, ๐๐š๐ง๐๐š ๐€๐œ๐ž๐ก ๐Œ๐ข๐ง๐ ๐ ๐ฎ, ๐Ÿ ๐€๐ ๐ฎ๐ฌ๐ญ๐ฎ๐ฌ ๐Ÿ๐ŸŽ๐Ÿ๐Ÿ”
- Nasi siang 15bgks Rp. 225.000,-
- Kelapa muda, air tebu dan sirup Rp. 125.000,-
- BBM becak Rp. 100.000-
- Air mineral 3 kotak Rp. 60.000,-
- Sanger Rp. 30.000,-
- Teh dingin 65.000,-
- Gorengan Rp. 25.000,-
- Makan malam nasi goreng dan mie goreng Rp. 159.500,-
๐‰๐ฎ๐ฆ๐ฅ๐š๐ก ๐‘๐ฉ. ๐Ÿ•๐Ÿ–๐Ÿ—.๐Ÿ“๐ŸŽ๐ŸŽ,-

๐“๐จ๐ญ๐š๐ฅ ๐ฉ๐ž๐ง๐ ๐ž๐ฅ๐ฎ๐š๐ซ๐š๐ง ๐‘๐ฉ. ๐Ÿ๐Ÿ.๐Ÿ‘๐Ÿ—๐Ÿ–.๐Ÿ’๐ŸŽ๐ŸŽ,-

๐’๐ข๐ฌ๐š ๐Š๐š๐ฌ ๐‘๐ฉ. ๐Ÿ•๐Ÿ•.๐Ÿ“๐ŸŽ๐ŸŽ,-

Demikian laporan keuangan yang dapat kami sampaikan, mohon dikoreksi jika terdapat berbagai kekeliruan maupun ada item-item yang tidak disebutkan.
Untuk saat ini Mapesa mempunyai kegiatan rutin yaitu :
Meuseuraya di komplek-komplek situs peninggalan bersejarah Aceh yang diadakan setiap hari minggu. Untuk itu Mapesa sangat mengharapkan kerendahan hati dan keringanan tangan semua pihak demi melancarkan aktivitas Mapesa.

Yang ingin menyumbang demi kelangsungan kegiatan Mapesa bisa menghubungi :
- Mizuar (hp. 082361885751)
Atau bisa juga anda transfer langsung ke :

๐๐จ ๐‘๐ž๐ค๐ž๐ง๐ข๐ง๐  ๐†๐ข๐ซ๐จ: ๐Ÿ•๐Ÿ‘๐ŸŽ๐Ÿ๐Ÿ”๐Ÿ•๐Ÿ๐Ÿ’๐ŸŽ๐Ÿ–
๐๐š๐ง๐ค ๐๐’๐ˆ ๐š/๐ง ๐Œ๐š๐ฌ๐ฒ๐š๐ซ๐š๐ค๐š๐ญ ๐๐ž๐๐ฎ๐ฅ๐ข ๐’๐ž๐ฃ๐š๐ซ๐š๐ก ๐€๐œ๐ž๐ก

Wassalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh

Hormat kami,
๐๐ž๐ง๐ ๐ฎ๐ซ๐ฎ๐ฌ ๐Œ๐š๐ฉ๐ž๐ฌ๐š

Alamat: https://goo.gl/maps/nh28rzYuM112

Alhamdulillah, puji syukur kepada Allah SWT, shalawat dan salam atas penghulu alam, Nabi Muhammad SAW.Masyarakat Peduli ...
05/08/2026

Alhamdulillah, puji syukur kepada Allah SWT, shalawat dan salam atas penghulu alam, Nabi Muhammad SAW.

Masyarakat Peduli Sejarah Aceh (Mapesa) sukses meuseuraya di komplek Teungku Diwai (sebutan masyarakat setempat) di Gampong Lampaseh Aceh, Kecamatan Meuraxa, Banda.Aceh, Ahad 2 Agustus 2026.

Temuan lokasi meuseuraya kali ini berdasarkan informasi dari salah satu senior Mapesa, Syahrial Qadri. Usai mendapat laporan tersebut. Tim Mapesa terjun ke lokasi untuk melakukan survei awal. Di sana tim menemukan beberapa nisan yang sudah dirapikan sementara oleh pemilik lahan, namun ada juga yang masih rebah dan tertimbun tanah.

Saat meuseuraya dilakukan, sejumlah nisan tipologi Aceh Darussalam berhasil diangkat (ditegakkan) dari timbunan sejak ratusan tahun silam dan timbunan tsunami pada 2004. Lalu tim membersihkan dan merekatkan kembali pada bagian yang patah kemudian dikaji epitafnya yang terdapat di nisan tersebut.

Salah satu nisan bermahkota memuat tarikh kewafatan seorang wanita pada bulan Ramadhan, yang wafat sekira abad 17-18 masehi, hasil kajian lebih mendalam nanti akan dipublis di www.mapesaaceh.com.

Eskavasi nisan tak berhenti di situ. Di tengah upaya eskavasi mencari bagian-bagian (patahan) nisan lain, tim mapesa menemukan bagian pasak, kemudian ada juga ditemukan nisan lain yang tertimbun sedalam kurang lebih 30 cm. Meuseuraya dilanjutkan hingga malam hari hingga pukul 23.30 WIB.

Kemungkinan Mapesa rencananya bakal kembali melanjutkan meuseuraya di lokasi yang sama, mengingat masih terdapat nisan-nisan yang belum terangkat dan tertata berdasarkan pendeteksian yang dilakukan.

Mapesa terus senantiasa mengajak masyarakat, pemuda, ulama, akademisi, peneliti dan penggiat sejarah untuk hadir dalam kegiatan meuseuraya sebagai upaya pelestarian dan menjaga warisan serta tinggalan sejarah Aceh guna dikaji demi ilmu pengetahuan bagi segenap generasi masa kini dan masa depan.[]

Narasi: Syukran Jazila
Foto: Mizuar Mahdi Al-Asyi & Tim Meuseuraya

Masyarakat Peduli Sejarah Aceh melaksanakan kegiatan Meuseuraya di sebuah kompleks makam bersejarah era kesultanan Aceh ...
31/07/2026

Masyarakat Peduli Sejarah Aceh melaksanakan kegiatan Meuseuraya di sebuah kompleks makam bersejarah era kesultanan Aceh Darussalam yang berada gampong Punge Blang Cut, kecamatan Jaya Baru, kota Banda Aceh pada Minggu, 26 Juli 2026.

Ini merupakan meuseuraya yang ketiga kalinya dilaksanakan diarea kompleks makam tersebut sejak pertama sekali tim Mapesa menyambangi kompleks makam itu pada 2015 yang lalu.

Tahun 2022 untuk pertama sekali meuseuraya dilaksanakan oleh Hubdam IM yang dipimpin langsung oleh kahubdam Kolonel Jun Mastra bersama Mapesa, BPCB, Polek Jaya Baru, Babinsa, Pimpinan dan Santri Dayah Karamah Suloh, Geuchik, Pemilik lahan, Warga,Satpol PP, Dinas Kebersihan dan Juru Pelihara C***r Budaya Makam Wazir Tun Hasan dalam agenda Giat Jum'at Bersih.

Setelah proses pembersihan, ditemukan satu batu nisan yang memuat epitaf yang kemudian berhasil dibaca oleh tim peneliti epigrafi yang berbunyi:

ู‡ุฐุง ุงู„ู‚ุจุฑ ุงู„ุฐูŠ ุญู„ุช ููŠู‡
ุจุฏุฑ ุงู„ู„ูŠู„ุฉ ุจู†ุช ุชู† ูˆุฒูŠุฑ ุบูุฑ ุงู„ู„ู‡
ุฐู†ูˆุจู‡ุง ูƒู„ู‡ุง ุงู“ู…ูŠู† ุฑุจ ุงู„ุนุงู„ู…ูŠู†

"๐ผ๐‘›๐‘– ๐‘˜๐‘ข๐‘๐‘ข๐‘Ÿ ๐‘ฆ๐‘Ž๐‘›๐‘” ๐‘๐‘’๐‘Ÿ๐‘๐‘Ž๐‘Ÿ๐‘–๐‘›๐‘” ๐‘‘๐‘– ๐‘‘๐‘Ž๐‘™๐‘Ž๐‘š๐‘›๐‘ฆ๐‘Ž ๐ต๐‘Ž๐‘‘๐‘Ÿ๐‘ข๐‘™-๐ฟ๐‘Ž๐‘–๐‘™๐‘Žโ„Ž ๐‘๐‘–๐‘›๐‘ก๐‘– ๐‘‡๐‘ข๐‘› ๐‘Š๐‘Ž๐‘ง๐‘–๐‘Ÿ, ๐‘ ๐‘’๐‘š๐‘œ๐‘”๐‘Ž ๐ด๐‘™๐‘™๐‘Žโ„Ž ๐‘š๐‘’๐‘›๐‘”๐‘Ž๐‘š๐‘๐‘ข๐‘›๐‘– ๐‘ ๐‘’๐‘š๐‘ข๐‘Ž ๐‘‘๐‘œ๐‘ ๐‘Ž๐‘›๐‘ฆ๐‘Ž. ๐ด๐‘š๐‘–๐‘› ๐‘…๐‘Ž๐‘๐‘๐‘Ž๐‘™ '๐ด๐‘™๐‘Ž๐‘š๐‘–๐‘›"

Laporan kegiatan dapat dibaca di https://web.facebook.com/profile/100008596112218/search/?q=badrul

Kemudian pada tahun 2024 proses pembersihan kembali dilaksanakan oleh tim Mapesa, mengingat kondisi kompleks makam kembali ditutupi oleh semak belukar lebat.

Selang dua tahun kemudian Minggu, 26 Juli 2026 meuseuraya yang ketiga kalinya dilaksanakan dikompleks makam Badrullailah tersebut. Dalam meuseuraya kali ini tim kembali membersihkan semak belukar yang telah menutupi seluruh kompleks makam. Menata kembali batu nisan yang sudah miring serta beberapa batu nisan yang digeser ke sisi Timur kompleks makam oleh masyarakat.

Satu batu nisan kepala yang memuat inskripsi berhasil dibaca oleh peneliti muda Mapesa Mutawalli Taqiyuddin. Kajiannya yang berjudul ๐—ฅ๐—ถ๐˜€๐—ฎ๐—น๐—ฎ๐—ต ๐— ๐—ฒ๐—ป๐˜๐—ฎ๐—น๐—ถ๐˜๐—ฎ๐˜€ ๐—๐—ถ๐—ต๐—ฎ๐—ฑ ๐—จ๐—ป๐—ถ๐˜ƒ๐—ฒ๐—ฟ๐˜€๐—ฎ๐—น ๐˜†๐—ฎ๐—ป๐—ด ๐—ง๐—ฒ๐—ฟ๐—ฝ๐—ฎ๐—ต๐—ฎ๐˜ ๐—ฝ๐—ฎ๐—ฑ๐—ฎ ๐—•๐—ฎ๐˜๐˜‚ ๐—ก๐—ถ๐˜€๐—ฎ๐—ป ๐—”๐—ฐ๐—ฒ๐—ต ๐—ฑ๐—ถ ๐—š๐—ฎ๐—บ๐—ฝ๐—ผ๐—ป๐—ด ๐—ฃ๐˜‚๐—ป๐—ด๐—ฒ ๐—•๐—น๐—ฎ๐—ป๐—ด ๐—–๐˜‚๐˜, ๐—•๐—ฎ๐—ป๐—ฑ๐—ฎ๐—ฟ ๐—”๐—ฐ๐—ฒ๐—ต ๐——๐—ฎ๐—ฟ๐˜‚๐˜€๐˜€๐—ฎ๐—น๐—ฎ๐—บ bisa dibaca pada link dibawah ini: https://web.facebook.com/muhammad.mutawallitaqiyuddin/posts/pfbid036pHXkFvg3Lz1FMt1bnM4nNSrUmQZRNiWuNa3XqtHFWToi3z1FooX7bR3s8zUooHNl

Berikut beberapa gambar yang diabadikan oleh tim mapesa dalam kegiatan rutin Mapesa yang dilaksanakan pada setiap akhir pekan tersebut.

Meuseuraya di kompleks makam Perdana Menteri Orangkaya-kaya Sri Maharaja Tun Hasan yang wafat pada zaman pemerintahan Su...
30/07/2026

Meuseuraya di kompleks makam Perdana Menteri Orangkaya-kaya Sri Maharaja Tun Hasan yang wafat pada zaman pemerintahan Sultan 'Alauddin Ri'ayat Syah pada tahun 1000 Hijriah (1591 Masehi). Kegiatan ini dilaksanakan pada Minggu, 19 Juli 2026 di dusun Lampoh Luboek, gampong Punge Blang Cut, kecamatan Jaya Baru, kota Banda Aceh.

Meuseuraya di kompleks makam Perdana Menteri Orangkaya-kaya Sri Maharaja Tun Hasan yang wafat pada zaman pemerintahan Su...
26/07/2026

Meuseuraya di kompleks makam Perdana Menteri Orangkaya-kaya Sri Maharaja Tun Hasan yang wafat pada zaman pemerintahan Sultan 'Alauddin Ri'ayat Syah tahu 1000 Hijriah (1591 Masehi).

Kegiatan ini dilaksanakan pada Minggu, 12 Juli 2026 di dusun Lampoh Luboek, gampong Punge Blang Cut, kecamatan Jaya Baru, kota Banda Aceh.

Address

Jalan Bahagia, Punge Blang Cut, Jaya Baru
Banda
23235

Opening Hours

Monday 09:00 - 17:00
Tuesday 09:00 - 17:00
Wednesday 09:00 - 17:00
Thursday 09:00 - 17:00
Friday 09:00 - 17:00
Saturday 09:00 - 17:00
Sunday 09:00 - 17:00

Telephone

+6282361885751

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Mapesa Aceh posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Contact The Organization

Send a message to Mapesa Aceh:

Shortcuts

Share