AIPNI Regional I Wilayah Aceh

Call Directions Website Contact the organization

AIPNI Regional I Wilayah Aceh Informasi kegiatan pengurus AIPNI Regional I Wilayah Aceh Periode 2026-2030

๐Ÿ“ธ SERBA-SERBI PELANTIKAN PENGURUS AIPNI Regional I Wilayah Aceh 2026โ€“2030Banda Aceh | Kamis, 1 Oktober 2026Mengabadikan ...
08/10/2026

๐Ÿ“ธ SERBA-SERBI PELANTIKAN PENGURUS AIPNI Regional I Wilayah Aceh 2026โ€“2030

Banda Aceh | Kamis, 1 Oktober 2026

Mengabadikan momen penuh kebersamaan, kebanggaan, dan semangat pengabdian dalam Pelantikan Pengurus Asosiasi Institusi Pendidikan Ners Indonesia (AIPNI) Regional I Wilayah Aceh Periode 2026โ€“2030.

Sebanyak 43 pengurus dari 11 institusi pendidikan Profesi Ners di Aceh resmi mengemban amanah untuk memperkuat sinergi, kolaborasi, dan peningkatan mutu pendidikan keperawatan.

Amanah boleh berlanjut, tetapi semangat pengabdian harus terus meningkat.

Bersama AIPNI, bersinergi dan berkarya untuk kemajuan pendidikan Ners di Tanah Rencong.

Sekretaris AIPNI Regional I Wilayah Aceh Hadiri Konferensi Internasional ICoSTH 2026 di UBBGBanda Aceh โ€” Sekretaris AIPN...
08/10/2026

Sekretaris AIPNI Regional I Wilayah Aceh Hadiri Konferensi Internasional ICoSTH 2026 di UBBG

Banda Aceh โ€” Sekretaris AIPNI Regional I Wilayah Aceh, Iskandar Ahmaruddin, S.Kep., Ns., M.Kep., memenuhi undangan International Conference on Science, Technology, and Health (ICoSTH) 2026 yang diselenggarakan oleh FSTIK Universitas Bina Bangsa Getsempena (UBBG).

Kehadiran ini menjadi bentuk dukungan AIPNI terhadap penguatan kolaborasi akademik, pengembangan riset, inovasi kesehatan, serta peningkatan mutu pendidikan keperawatan melalui jejaring ilmiah internasional.

Apresiasi kepada FSTIK UBBG atas terselenggaranya ICoSTH 2026 sebagai wadah berbagi ilmu, inovasi, dan kolaborasi global.

Bersinergi untuk Kemajuan Pendidikan Ners Indonesia! ๐Ÿ‡ฎ๐Ÿ‡ฉ

MENYAMBUT PELANTIKAN PENGURUS AIPNI Regional I Wilayah Aceh PERIODE 2026โ€“2030Menjelang Pelantikan Pengurus Asosiasi Inst...
30/09/2026

MENYAMBUT PELANTIKAN PENGURUS AIPNI Regional I Wilayah Aceh PERIODE 2026โ€“2030

Menjelang Pelantikan Pengurus Asosiasi Institusi Pendidikan Ners Indonesia (AIPNI) Regional I Wilayah Aceh Periode 2026โ€“2030, kami menyampaikan selamat kepada seluruh pengurus yang akan menerima amanah dan tanggung jawab organisasi.

Semoga kepengurusan baru menjadi energi untuk memperkuat kebersamaan, kolaborasi, dan sinergi antar institusi pendidikan Ners di Aceh, sekaligus terus mendorong peningkatan mutu pendidikan keperawatan yang profesional, adaptif, inovatif, dan berdaya saing.

Amanah ini bukan sekadar jabatan, tetapi kesempatan untuk berkontribusi, mengabdi, dan bergerak bersama bagi kemajuan pendidikan Ners di Aceh dan Indonesia.

Selamat menyambut pelantikan dan selamat mengemban amanah kepada seluruh Pengurus AIPNI Regional I Wilayah Aceh Periode 2026โ€“2030.

Semoga setiap langkah dimudahkan, setiap ikhtiar membawa manfaat, dan kebersamaan yang dibangun mampu membawa AIPNI Regional I Wilayah Aceh semakin solid, maju, dan berdampak.

๐Ÿ“ Banda Aceh | 01 Oktober 2026

Rapat Umum Anggota (RUA) ke-4 AIPNI Regional I Wilayah Aceh : Penguatan Kurikulum OBE dan Kepemimpinan BerlanjutBanda Ac...
30/09/2026

Rapat Umum Anggota (RUA) ke-4 AIPNI Regional I Wilayah Aceh : Penguatan Kurikulum OBE dan Kepemimpinan Berlanjut

Banda Aceh, 15 Agustus 2026 - Asosiasi Institusi Pendidikan Ners Indonesia (AIPNI) Regional I Wilayah Aceh menggelar Rapat Umum Anggota (RUA) ke-4 Tahun 2026 yang dirangkaikan dengan Sosialisasi Penguatan Kurikulum Profesi Ners Berbasis Outcome-Based Education (OBE), Sabtu (15/8/2026), di Aula Rufaida Fakultas Keperawatan Universitas Syiah Kuala.

Kegiatan tersebut diikuti delegasi institusi anggota dan pengurus AIPNI Regional I Wilayah Aceh. Sembilan institusi pendidikan keperawatan turut berpartisipasi, yaitu Fakultas Keperawatan USK, Universitas Abulyatama, Universitas Bina Bangsa Getsempena, Universitas Muhammadiyah Mahakarya, Universitas Bumi Persada, STIKes Medika Seramoe Barat, STIKes Nurul Islam, STIKes Muhammadiyah Lhokseumawe, dan STIKes Darussalam Lhokseumawe.

Penguatan Kurikulum dan Mutu Pendidikan Ners

Rangkaian kegiatan sesi pagi diawali dengan laporan Ketua Panitia, Dr. Ns. Budi Satria, MNS. Dalam sambutannya, Budi menyampaikan bahwa pelaksanaan RUA bukan hanya menjadi forum organisasi untuk mempertanggungjawabkan pelaksanaan kepengurusan, tetapi juga menjadi momentum strategis bagi institusi pendidikan keperawatan di Aceh untuk memperkuat komitmen bersama dalam meningkatkan mutu pendidikan Ners.

Menurutnya, penguatan kurikulum berbasis OBE menjadi kebutuhan penting agar lulusan Ners memiliki kompetensi yang sesuai dengan tuntutan pelayanan kesehatan dan perkembangan dunia pendidikan tinggi.

โ€œRUA ini menjadi momentum untuk memperkuat kebersamaan institusi anggota AIPNI Regional I sekaligus menyamakan persepsi dalam pengembangan pendidikan Profesi Ners berbasis OBE. Kita berharap hasil kegiatan ini dapat memberikan arah yang semakin jelas bagi peningkatan mutu pendidikan keperawatan di Aceh,โ€ ujar Budi.

Kegiatan kemudian dibuka oleh Ketua Umum AIPNI Pusat, Prof. Agus Setiawan, S.Kp., MN., DN. Dalam sambutannya, Prof. Agus menekankan pentingnya sinergi antara AIPNI pusat, regional, dan institusi pendidikan dalam menghadapi dinamika pendidikan keperawatan nasional.

RUA merupakan momentum penting untuk mengevaluasi kepengurusan sekaligus menyusun program kerja AIPNI Regional I Aceh untuk periode berikutnya. Ia menekankan agar "program kerja regional disusun selaras dan bersinergi dengan program kerja AIPNI Pusat sehingga seluruh institusi dapat bergerak dalam arah dan tujuan yang sama dalam meningkatkan mutu pendidikan Ners,โ€ ungkap Prof. Agus.

Setelah pembukaan, peserta mengikuti materi Penguatan Kurikulum AIPNI Berbasis OBE yang disampaikan oleh Bidang Kurikulum AIPNI Pusat, Dr. Ns. Ummi Solikhah, M.Kep. Materi tersebut dimoderatori oleh Dr. Ns. Darmawati, M.Kep., Sp.Mat.

RUA Berlangsung dalam Empat Pleno

Pada sesi siang, kegiatan dilanjutkan dengan rangkaian persidangan RUA yang terdiri atas empat pleno. Pleno I membahas pengesahan agenda RUA dan pembacaan tata tertib persidangan yang dipimpin oleh pimpinan sidang sementara (Dr. Ns. Budi Satria, MNS, Ns. Martina, M.Kep, Sp.Kep.J dan Ns. Muhammad Iqbal S. M.Kep Selanjutnya, Pleno II membahas pemilihan pimpinan sidang RUA yang difasilitasi oleh Bidang Organisasi AIPNI Regional I (Ns. Mursal, M.Kep, Ns. Cut Oktaviayana, M.Kep dan Ns. Mahruri Saputra, M.Kep.

Pada Pleno III, pengurus AIPNI Regional I Wilayah Aceh menyampaikan Laporan Pertanggungjawaban Kepengurusan Periode 2022โ€“2026, yang dilanjutkan dengan penyampaian rekomendasi dari masing-masing bidang.

Sementara itu, agenda utama berlangsung pada Pleno IV, yaitu pemilihan Ketua AIPNI Regional I Wilayah Aceh periode 2026โ€“2030.

Dalam proses pemilihan, delapan perwakilan institusi memberikan rekomendasi agar ketua periode sebelumnya tetap melanjutkan kepemimpinan AIPNI Regional I. Setelah melalui proses persidangan, pimpinan sidang menetapkan Prof. Dr. Teuku Tahlil, S.Kp., MS sebagai Ketua AIPNI Regional I Wilayah Aceh periode 2026โ€“2030 secara aklamasi.

Ketua Terpilih: Lanjutkan Sinergi dan Konsolidasi

Dalam sambutannya setelah ditetapkan sebagai ketua terpilih, Prof. Dr. Teuku Tahlil, S.Kp., MS menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan oleh seluruh institusi anggota AIPNI Regional I.

Ia menegaskan bahwa amanah tersebut merupakan tanggung jawab bersama yang harus dijalankan dengan mengedepankan kolaborasi, konsolidasi, dan peningkatan mutu pendidikan keperawatan di Aceh.

โ€œKepercayaan ini bukanlah milik saya pribadi, tetapi merupakan amanah bersama seluruh institusi anggota AIPNI Regional I. Ke depan, kita akan terus memperkuat kolaborasi dan kebersamaan untuk meningkatkan kualitas pendidikan Profesi Ners serta menghasilkan lulusan yang mampu menjawab kebutuhan masyarakat dan perkembangan sistem kesehatan,โ€ ujar Prof. Tahlil.

Ia juga mengajak seluruh institusi anggota untuk terus membangun komunikasi dan sinergi, baik dalam pengembangan kurikulum, peningkatan mutu pembelajaran, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, maupun penguatan kapasitas sumber daya manusia.

Dihadiri Pengurus dan Pimpinan Institusi Keperawatan

RUA AIPNI Regional I Wilayah Aceh ke-4 ini turut dihadiri Ex Officio Sekretaris AIPNI Regional I Ns. Iskandar, S.Kep., M.Kep., Bendahara Ns. Martina, M.Kep., Sp.Kep.J, serta para pengurus dan perwakilan pimpinan institusi pendidikan keperawatan di Aceh.

Kegiatan tersebut diharapkan menjadi momentum penting untuk memperkuat soliditas AIPNI Regional I Wilayah Aceh dalam menghadapi tantangan pendidikan keperawatan ke depan, khususnya dalam implementasi kurikulum Profesi Ners berbasis OBE dan peningkatan mutu lulusan Ners.

Dengan terpilihnya kembali Prof. Dr. Teuku Tahlil, S.Kp., MS untuk periode 2026โ€“2030, AIPNI Regional I Wilayah Aceh menegaskan komitmennya untuk melanjutkan program-program strategis organisasi sekaligus memperkuat kolaborasi antar-institusi pendidikan Ners di Aceh.

14/08/2026

Perkuat Resiliensi dan Patient Safety, Dosen FKep USKโ€“PSIK Unaya Gelar PKM di RSUD Pidie Jaya

**Bersama Memajukan Pendidikan Ners Indonesia ๐Ÿ‡ฎ๐Ÿ‡ฉ**Rapat Umum Anggota (RUA) AIPNI Regional I Wilayah Aceh bukan sekadar s...
14/08/2026

**Bersama Memajukan Pendidikan Ners Indonesia ๐Ÿ‡ฎ๐Ÿ‡ฉ**

Rapat Umum Anggota (RUA) AIPNI Regional I Wilayah Aceh bukan sekadar sebuah pertemuan, tetapi menjadi ruang untuk **menyatukan langkah, memperkuat kolaborasi, dan membangun komitmen bersama dalam meningkatkan mutu pendidikan keperawatan.**

Di tengah perubahan zaman, pendidikan ners harus terus bergerak majuโ€”beradaptasi, berinovasi, dan tetap berpijak pada nilai profesionalisme serta pengabdian kepada masyarakat.

๐Ÿค **Satu visi**
๐Ÿ“š **Satu komitmen**
๐Ÿ’™ **Bersama memajukan pendidikan keperawatan Indonesia.**

**RUA AIPNI Regional I Wilayah Aceh**
Dirangkaikan dengan **Sosialisasi & Penguatan Kurikulum OBE**
๐Ÿ“… 15 Agustus 2026
๐Ÿ“ Fakultas Keperawatan โ€“ USK

*Karena pendidikan yang kuat hari ini, melahirkan perawat profesional untuk masa depan Indonesia.* ๐Ÿ‡ฎ๐Ÿ‡ฉ๐Ÿฉบ

Selamat & Sukses atas dilantiknya Prof. Dr. Teuku Tahlil, S.Kp.,MS (Ketua AIPNI Regional I Wilayah Aceh) sebagai Dekan F...
16/07/2026

Selamat & Sukses atas dilantiknya Prof. Dr. Teuku Tahlil, S.Kp.,MS (Ketua AIPNI Regional I Wilayah Aceh) sebagai Dekan Fkep Unsyiah periode 2026-2031. Semoga amanah ini menjadi langkah baru dalam memajukan Fakultas Keperawatan Unsyiah. Amiin

Alhamdulillah, sebuah langkah kecil menuju kontribusi yang lebih besar ๐Ÿ™**HIBAH AINEC Community Services Award 2026** me...
25/06/2026

Alhamdulillah, sebuah langkah kecil menuju kontribusi yang lebih besar ๐Ÿ™

**HIBAH AINEC Community Services Award 2026** merupakan wujud komitmen institusi pendidikan keperawatan dalam meningkatkan mutu pendidikan serta pemerataan kualitas pengabdian kepada masyarakat di Indonesia. Program ini menjadi ruang strategis bagi dosen untuk mentransformasikan ilmu pengetahuan ke dalam praktik nyata pelayanan kesehatan di tengah masyarakat.

Dengan penuh rasa syukur, Tim PKM kami yang diketuai oleh **Ns. Rosa Galica Gita Gressia, M.Kep**, bersama anggota **Dr. Ns. Hilman Syarif, M.Kep., Sp.Kep.MB** dan **Ns. Iskandar Ahmaruddin S.Kep., M.Kep**, turut ambil bagian dalam implementasi **HIBAH AINEC (Association of Indonesian Nurse Education Center) Community Services Award Tahun 2026**.

Semoga ikhtiar ini menjadi kontribusi nyata dalam meningkatkan mutu pendidikan dan praktik keperawatan di Indonesia, serta memberi manfaat luas bagi masyarakat ๐Ÿค

05/05/2026

Di saat provinsi lain berlomba-lomba berinovasi untuk mempermudah akses pelayanan kesehatan dan melakukan modernisasi rumah sakit, Aceh justru menunjukkan arah sebaliknya.

Aceh yang dulu dikenal sebagai pelopor jaminan kesehatan melalui JKA kini menghadapi ironi besar. Kebijakan pembatasan justru muncul dari para pemimpinnya sendiri. Sebuah langkah yang bukan hanya kontradiktif, tetapi juga mencederai semangat awal kehadiran JKA sebagai simbol keberpihakan kepada rakyat.

Keputusan ini tidak lahir di ruang hampa. Ia hadir di tengah kondisi masyarakat yang masih bergulat dengan kemiskinan, ketimpangan sosial, ancaman bencana alam, hingga trauma konflik masa lalu. Dalam situasi seperti ini, akses layanan kesehatan seharusnya diperkuat bukan dipersempit.

Lebih memprihatinkan lagi, ketika masalah ekonomi, penyalahgunaan narkotika, dan berbagai kendala dalam implementasi JKA masih menjadi beban sosial yang nyata, kebijakan pembatasan justru memperdalam jurang ketidakadilan.

Jika daerah lain bergerak maju dengan inovasi, digitalisasi, dan perluasan layanan, maka Aceh berisiko tertinggal akibat kebijakan yang tidak berpihak pada kebutuhan riil masyarakat.

Ini bukan sekadar soal regulasi. Ini soal arah keberpihakan. Soal keberanian pemimpin dalam mengambil keputusan di tengah krisis.

Jika JKA terus dibatasi, maka yang sesungguhnya dibatasi adalah harapan rakyat untuk hidup lebih sehat dan sejahtera.

Penulis: Iskandar Ahmaruddin
Akademisi Universitas Abulyatama
Mahasiswa Doktoral FK Universitas Syiah Kuala
Sekjend IMKB Banda Aceh

Address

Banda
23374

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when AIPNI Regional I Wilayah Aceh posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Contact The Organization

Send a message to AIPNI Regional I Wilayah Aceh:

Shortcuts

Share