Abri ESQ

Call Directions Website Contact the organization

Abri ESQ Wadah komunikasi dan informasi ESQ 165 Kalimantan. ESQ Character Building, Org. Transformation Culture, Service Exellence etc. Public & InHouse Training

04/10/2026

Sukses di luar tapi hancur di dalam? Jangan jadikan kesibukan sebagai pelarian dari luka batin.

Kenali tanda High-Functioning Burnout sekarang

02/10/2026

Tidur cukup tapi bangun tetap hampa? Bisa jadi jiwamu yang sedang berteriak minta jeda.

Kenali beda lelah fisik dan burnout emosional. Save video ini untuk pengingat penting.

SelfCare

30/09/2026

Cemas tanpa sebab, susah tidur, dan merasa tertinggal jauh dari teman-teman sebayamu? Bisa jadi kamu sedang terjebak dalam lingkaran silent overthinking.

Pikiran tidak bersuara keras, tapi terus menggerogoti energi mentalmu setiap detik. Jika dibiarkan, ini bisa bikin kamu cepat lelah secara emosional (burnout).

Cara keluarnya?
1️⃣ Lakukan digital detox secara berkala.
2️⃣ Mulai tulis jurnal rasa syukur setiap hari.
3️⃣ Dan yang paling penting: Ingatlah bahwa kamu tidak harus memikul beban ini sendirian.

Jika beban mental ini sudah terlalu berat dan mengganggu hari-harimu, mencari bantuan profesional bukanlah tanda kelemahan, melainkan bentuk kepedulian terbesar pada dirimu sendiri.

Pulihkan ketenangan pikiran dan lepaskan mental block bersama para ahli di Wellness Center Cahaya 165. Hubungi admin kami untuk informasi sesi konseling & hypnotherapy


21/09/2026

Kenapa ya, hampir semua orang di internet hidupnya terlihat begitu sempurna? Karier mulus, liburan terus, senyum gak pernah pudar.

Sampai akhirnya kita terjebak dalam social comparison trap—jebakan perbandingan sosial yang bikin kita merasa minder, tidak berharga, dan meragukan semua usaha kecil yang sudah kita bangun dengan susah payah.

Padahal, media sosial itu panggung sandiwara, bukan realita utuh. Tidak ada orang yang mengunggah saat mereka sedang rapuh atau menangis di kamar.

Nilai dirimu sebagai manusia tidak ditentukan oleh likes, standar estetik orang lain, atau seberapa cepat kamu sukses. Hidup bukan perlombaan lari cepat.

Siapa yang akhir-akhir ini sering merasa insecure pas lihat sosmed? Let's talk in the comments!

Butuh tempat aman untuk memulihkan rasa percaya diri dan ketenangan batin? Hubungi layanan konseling Wellness Center Cahaya 165

20/09/2026

Pukul 1 pagi, kamar sudah gelap, tapi mata masih betah menatap layar HP... lalu tiba-tiba dada terasa sesak.

Pernah berada di titik ini? Saat melihat pencapaian orang lain di media sosial, otak langsung membandingkan dan berbisik: "Kok hidupku gini-gini aja ya?"

Tanpa sadar, kita sedang membandingkan awal perjalanan atau titik terendah kita dengan bab kesepuluh kehidupan orang lain. Padahal yang kita lihat di layar hanyalah highlight kebahagiaannya saja, bukan perjuangan di balik layar.

Berhenti menghukum dirimu sendiri atas standar yang tidak nyata. Perjalananmu unik, dan kamu tidak pernah terlambat.

Coba jujur, seberapa sering kamu overthinking di malam hari gara-gara media sosial? Cerita di kolom komentar ya, kamu gak sendirian.

17/09/2026

Kita sering kali terjebak menyalahkan masa lalu atas kondisi kita hari ini.
“Keluargaku keras,” atau “Aku selalu disuruh nyenengin orang lain sampai lupa sama diri sendiri.”
​Itu valid. Luka itu nyata. Tapi, menjadikan itu sebagai takdir selamanya adalah sebuah pilihan yang bisa kamu ubah.

​Menjadi dewasa berarti kita sadar bahwa kita punya kuasa untuk memutus rantai luka itu. Kalau dulu kamu tidak diajarkan cara mencintai diri sendiri, inilah saatnya untuk mempelajarinya. Kalau dulu kamu terbiasa mengabaikan dirimu, inilah saatnya untuk berhenti.

​Jangan biarkan masa lalu terus menyetir masa depanmu.
Pena ada di tanganmu sekarang.
Mari buat halaman selanjutnya menjadi jauh lebih indah.

​Butuh teman untuk memproses dan menyembuhkan luka masa lalu ini?
Kami di Hipnoterapi Balikpapan (ESQ Mental Wellness Center Cahaya 165) siap membantu perjalanan transformasimu.

Klik link di bio untuk jadwalkan sesi konsultasi.


11/09/2026

Permintaan maaf tanpa perubahan pola hanya akan mengulang luka.

Banyak pasangan datang dalam kondisi sudah lelah. Suami sudah minta maaf. Istri sudah memaafkan. Tapi pola yang sama terus terulang.

Karena masalahnya bukan hanya soal kontrol emosi atau komunikasi. Tapi soal luka-luka yang menyatu dengan cara mereka saling berinteraksi.

Suami membawa luka dari masa kecil. Cara dia belajar menjadi laki-laki. Cara dia menutup kerentanannya, lalu meledak ketika tekanan terlalu besar.

Istri membawa luka dari pengalaman di rumah. Kata-kata yang terlalu sering dilontarkan. Rasa aman yang perlahan hilang.

Yang membuat perbedaan: ketika suami mulai mengenali titik panasnya sebelum meledak. Ketika istri mulai merasa aman untuk menyampaikan kebutuhannya. Ketika keduanya punya ruang aman untuk belajar bahasa baru.

Itu tidak terjadi dalam satu malam. Tapi itu bisa terjadi, kalau keduanya mau mulai.

Kami di sini bukan untuk memilih siapa yang benar. Kami di sini untuk membantu kalian mengenali pola, memproses luka, dan membangun cara baru.

09/09/2026

Istri yang diam setelah suami meledak bukan berarti kuat.

Dia hanya sedang melindungi dirinya sendiri.

Setelah ledakan besar, banyak istri memilih untuk tidak membalas. Tidak berdebat. Tidak menangis di depan suaminya.

Bukan karena dia tidak sakit. Tapi karena dia sudah lelah. Karena dia takut. Karena dia sudah terlalu sering dijelaskan bahwa perasaannya salah, bahwa dia terlalu sensitif, bahwa dia yang membesar-besar.

Di balik diamnya, dia menarik diri perlahan. Dia belajar untuk tidak berharap lagi. Dia belajar untuk menjadi versi dirinya yang lebih kecil, lebih hati-hati, lebih tidak mengganggu.

Dan rumah tangga itu menjadi dua dunia yang hidup berdampingan.

Padahal keduanya butuh hal yang sama: dihargai, didengar, merasa aman.

Suami butuh merasa dihormati dan punya kendali. Istri butuh merasa dianggap sebagai individu, bukan target amarah.

Tidak ada yang jahat di sini. Hanya ada dua orang yang belum menemukan bahasa yang sama.

Simpan video ini, dan tag pasanganmu kalau kamu ingin mulai memahami satu sama lain lagi.


07/09/2026

Kenapa suami bisa meledak di rumah padahal di luar baik-baik saja?

Mungkin ini bukan soal istrinya. Mungkin ini soal luka lama yang belum sembuh.

Banyak suami yang di mata orang luar terlihat baik, bertanggung jawab, dan kuat. Tapi di rumah, mereka menjadi versi dirinya yang bahkan mereka sendiri tidak mengenali.

Padahal pola marah itu sudah ada sejak lama. Dibentuk di masa kecil, ketika seorang anak laki-laki belajar bahwa 'kuat' berarti keras. Bahwa emosi lemah itu harus disembunyikan. Bahwa cara mengekspresikan ketidakpuasan adalah dengan suara besar dan kata-kata tajam.

Lalu dia menikah. Dan istrinya menjadi orang terdekat yang paling sering kena.

Bukan karena istri salah. Bukan karena suami jahat. Tapi karena ada luka yang belum dikenali.

Kalau ini terasa familiar, simpan dulu. Besok kita bahas apa yang sebenarnya dirasakan istri di balik ledakan itu.


Address

Menara 165
Balikpapan
76115

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Abri ESQ posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Contact The Organization

Send a message to Abri ESQ:

Shortcuts

Share