06/03/2024
Sejarah Jalan Salib di mulai pada abad ke 14, diperkenalkan oleh para biarawan dari Ordo Fransiskan (OFM), lebih-lebih sejak St. Fransiskus Asisi mengalami stigmata.
Pada awalnya Jalan Salib tidak ada perhentian-perhentian seperti sekarang. Rute yang ditempuh dalam rangka Jalan Salib berubah dari waktu ke waktu.
Malahan, masing-masing kelompok umat menawarkan sejumlah perhentian berbeda dan menetapkannya pada lokasi yang berbeda p**a. Sampai pada abad ke 18, Paus Klemens XII menetapkan jumlah dan lokasi perhentian Jalan Salib secara definitif sampai sekarang.
Ibadat Jalan Salib juga kini menjadi bagian tak terpisahkan dari tempat-tempat peziarahan katolik, misalnya Gua Maria atau Gereja.
Melihat sejarah panjang ritual jalan salib, kami merancang kegiatan festival salib sebagai gerakan tobat yang dimulai sejak masa pra paskah dan memuncak pada perayaan Jumat Agung. Berhubung tema APP tahun ini adalah "MENGEMBANGKAN EKONOMI EKOLOGIS" maka kami membuat satu sub tema festival dengan tagline "Kita Jaga Alam, Alam Jaga Kita".
Selama masa pra paskah kami berkeliling untuk mesosialisasikan seperti apa kegiatan festival dan gerakan apa yang harus dilakukan oleh umat di Paroki St. Agustinus Fatubenao. Kami berharap kegiatan ini menjadi gerakan berasama seluruh umat di Paroki ini.