24/08/2026
โุจุณู
ุงููู ุงูุฑุญู
ู ุงูุฑุญูู
โุงูุณูุงู
ุนูููู
ูุฑุญู
ุฉ ุงููู ูุจุฑูุงุชู ๐ค
โญโโ KAJIAN MUSLIMAH โ โโฎ
Sisterhood Iqro 2026
โฐโโโโโโโโโโโโโโโโโโโโโฏ
โจ KETIKA MANUSIA BELUM DAPAT MERANCANG DUNIA โจ
Disabilitas, Aksesibilitas, dan Perjuangan Menuju Inklusi
Dunia yang kita jalani hari ini mungkin terasa begitu biasa bagi sebagian dari kita.
Tangga, pintu, trotoar, ruang kelas, tempat ibadah, hingga cara kita berkomunikasiโ
semuanya seolah dirancang untuk dapat digunakan oleh siapa saja.
Namun, pernahkah kita berhenti sejenak dan bertanyaโฆ
โBagaimana jika dunia ini belum dirancang untuk semua manusia?โ
Bagaimana rasanya hidup di tengah lingkungan yang belum sepenuhnya memahami kebutuhan penyandang disabilitas?
Bagaimana ketika akses yang bagi kita sederhana,
justru menjadi perjuangan bagi orang lain?
Dan sebagai seorang Muslim,
bagaimana seharusnya kita memandang, memperlakukan, dan menciptakan ruang yang lebih inklusif bagi sesama?
๐ฟ Kajian kali ini mengajak kita untuk melihat disabilitas bukan hanya sebagai sebuah kondisi,
tetapi juga memahami bagaimana lingkungan, sistem, dan cara pandang manusia dapat menciptakan hambatan.
Kita akan belajar tentang aksesibilitas, pendidikan inklusif, serta perjuangan menuju masyarakat yang memberikan ruang bagi setiap manusia untuk hadir, belajar, bertumbuh, dan berkontribusi.
Karena mungkin,
yang perlu kita ubah bukan manusianya agar sesuai dengan dunia,
tetapi dunia kita agar mampu menerima lebih banyak manusia. ๐ค
๐ Pembicara
Indah Okitasari, M.Pd.
Inclusive Education, The University of Sydney
๐ Rabu, 26 Agustus 2026
= ONLINE =
Zoom Meeting ID: 869 3095 4732
Password: kamus2026
https://us06web.zoom.us/j/86930954732
โฐ 10:30 am โ Selesai
โโโ๐ชท๐๐ชทโโโ
โInklusi bukan tentang memberi tempat kepada mereka yang berbeda,
tetapi tentang menyadari bahwa setiap manusia memang memiliki tempat.โ ๐ท
Mari kembali duduk bersama di majelis ilmu.
Membuka hati,
memperluas cara pandang,
dan belajar melihat dunia dari perspektif yang mungkin selama ini belum pernah kita lihat.
Semoga dari pertemuan ini,
kita tidak hanya pulang membawa pengetahuan,
tetapi juga membawa empati yang lebih luas, hati yang lebih peka,
dan langkah kecil untuk menciptakan lingkungan yang lebih ramah bagi semua. ๐ค
Semoga Allah SWT mengajarkan kita untuk tidak hanya melihat dengan mata,
tetapi juga memahami dengan hati.
Dan semoga setiap usaha kita dalam menghadirkan kebaikan,
memudahkan sesama,
serta memperjuangkan kehidupan yang lebih adil dan inklusif,
menjadi amal yang bernilai di sisi-Nya.
ุขู
ูู ูุง ุฑุจ ุงูุนุงูู
ูู ๐คฒ๐ป
๐ท Sisterhood Iqro 2026 โค๏ธ