08/07/2025
Sebanyak 30.681 jiwa atau 7.676 kepala keluarga terdampak banjir yang melanda Kota Mataram dan sekitarnya pada Minggu, 6 Juli 2025. Banjir terjadi akibat hujan lebat sejak pukul 14.00 WITA, yang menyebabkan luapan sungai dan merendam permukiman warga.
Enam kecamatan terdampak, yaitu Sandubaya, Mataram, Cakranegara, Sekarbela, Selaparang, dan Ampenan. Banjir juga menyebabkan puluhan mobil terseret arus, pohon tumbang, dan robohnya tembok TPST Sandubaya ke jalan.
Menurut BPBD NTB, sebanyak 15 orang mengalami luka-luka, 520 orang mengungsi, sementara data korban meninggal dan hilang masih dalam pendataan. Kondisi saat ini sudah mulai kondusif, dan tim gabungan tengah melakukan pembersihan sisa material banjir.
BMKG mencatat total curah hujan mencapai 4,2 miliar liter, dengan intensitas mencapai kategori hujan lebat hingga ekstrem. Masyarakat diimbau tetap waspada terhadap hujan deras dan angin kencang, serta tidak membuang sampah ke saluran air agar tidak memperparah banjir.
Sumber: solo pos