Fokus Hukum Pidana

  • Home
  • Fokus Hukum Pidana

Fokus Hukum Pidana Contact information, map and directions, contact form, opening hours, services, ratings, photos, videos and announcements from Fokus Hukum Pidana, Community Center, .

Kepolisian Daerah Riau menetapkan 40 tersangka kebakaran hutan dan lahan seluas 904 hektar sepanjang 2026. Dari jumlah i...
01/09/2026

Kepolisian Daerah Riau menetapkan 40 tersangka kebakaran hutan dan lahan seluas 904 hektar sepanjang 2026. Dari jumlah itu, semua tersangka perorangan, tak ada perusahaan.

Ade Kuncoro Ridwan, Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Riau, mengatakan, pengungkapan kasus terus mereka lakukan seiring masih ada titik panas di sejumlah wilayah Riau.

“Penyidikan tidak berhenti hanya pada siapa yang berada di lokasi ketika kebakaran terjadi. Kami mengonstruksikan setiap perkara secara menyeluruh untuk memastikan bagaimana api bermula, apa motifnya, siapa yang bertanggung jawab, dan apakah terdapat pihak lain yang berkaitan dengan peristiwa itu,” katanya seperti dikutip dari CNN Indonesia.

  Kepolisian Daerah Riau menetapkan 40 tersangka kebakaran hutan dan lahan seluas 904 hektar sepanjang 2026. Dari jumlah itu, semua tersangka perorangan, tak ada perusahaan. Ade Kuncoro Ridwan, Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Riau, mengatakan, pengungkapan kasus terus mereka lakukan seiring ...

Satwa lindung dan langka Indonesia terus jadi sasaran perdagangan ilegal, termasuk di Sumatera Barat.  Sebanyak 16 paruh...
07/08/2026

Satwa lindung dan langka Indonesia terus jadi sasaran perdagangan ilegal, termasuk di Sumatera Barat. Sebanyak 16 paruh burung rangkong dan satu karung sisik trenggiling petugas sita dari tangan pria inisial RP (23) di Kota Padang, Sumatera Barat. Bagian tubuh satwa lindung itu hendak RP perdagangkan sebelum tertangkap petugas, Senin (27/7/26).

Hari Novianto, Kepala Balai Penegakan Hukum (Gakkum) Kehutanan Wilayah Sumatera, bilang, penangkapan PR berawal dari informasi masyarakat. Informasi itu kemudian timnya analisa melalui patroli siber guna memetakan aktivitas dan pergerakan pelaku.

Satwa lindung dan langka Indonesia terus jadi sasaran perdagangan ilegal, termasuk di Sumatera Barat. Sebanyak 16 paruh burung rangkong dan satu karung sisik trenggiling petugas sita dari tangan pria inisial RP (23) di Kota Padang, Sumatera Barat. Bagian tubuh satwa lindung itu hendak RP perdagangka...

Situs penambangan emas ilegal di Kabupaten Mandailing Natal (Madina), Sumatera Utara (Sumut) longsor dan menimbun sembil...
15/07/2026

Situs penambangan emas ilegal di Kabupaten Mandailing Natal (Madina), Sumatera Utara (Sumut) longsor dan menimbun sembilan orang pekerja, Sabtu (4/7/26). Dua orang meninggal dunia, yakni Erlin Nasution, warga Desa Tarlola dan Zulparman, warga Desa Aek Guo, Kecamatan Kotanopan.

Insiden longsor hanya selang sehari setelah tim gabungan dari Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Dinas Perindustrian dan perdagangan, serta Dinas Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) menggelar operasi terpadu. Hingga laporan ini terbit, proses pencarian terhadap korban tersisa masih berlangsung.

Situs penambangan emas ilegal di Kabupaten Mandailing Natal (Madina), Sumatera Utara (Sumut) longsor dan menimbun sembilan orang pekerja, Sabtu (4/7/26). Dua orang meninggal dunia, yakni Erlin Nasution, warga Desa Tarlola dan Zulparman, warga Desa Aek Guo, Kecamatan Kotanopan. Insiden longsor hanya....

Balai Penegakan Hukum (Gakkum) Wilayah Jawa, Bali, dan Nusa Tenggara (Jabalnusra) Kementerian Kehutanan (Kemenhut) menet...
05/07/2026

Balai Penegakan Hukum (Gakkum) Wilayah Jawa, Bali, dan Nusa Tenggara (Jabalnusra) Kementerian Kehutanan (Kemenhut) menetapkan Tonni T, sebagai tersangka kasus penyelundupan tiga ton sisik trenggiling ke Kamboja. Selain menetapkannya sebagai tersangka, penyidik juga menahan yang bersangkutan di Rutan Salemba.

Bambang Ari Wibowo, Koordinator Penyidik Seksi I Jakarta Balai Gakkum Jabalnusra, mengatakan, penetapan Tonni sebagai tersangka setelah penyidik peroleh sedikitnya dua alat bukti. Bukti-bukti itu mencakup pengakuan tersangka, keterangan saksi dari Bea Cukai, perusahaan jasa kepabeanan, dan perusahaan eksportir.

Balai Penegakan Hukum (Gakkum) Wilayah Jawa, Bali, dan Nusa Tenggara (Jabalnusra) Kementerian Kehutanan (Kemenhut) menetapkan Tonni T, sebagai tersangka kasus penyelundupan tiga ton sisik trenggiling ke Kamboja. Selain menetapkannya sebagai tersangka, penyidik juga menahan yang bersangkutan di Rutan...

Rusli, bukan nama sebenarnya,  baru selesai membersihkan kebun kemiri miliknya. Tangan masih kotor, namun hidupnya kini ...
21/06/2026

Rusli, bukan nama sebenarnya, baru selesai membersihkan kebun kemiri miliknya. Tangan masih kotor, namun hidupnya kini jauh lebih tenang dibanding masa lalu. Lima tahun terakhir, dia memutuskan menjadi petani, meninggalkan pekerjaan lama sebagai pemburu satwa liar.

Rusli, bukan nama sebenarnya, baru selesai membersihkan kebun kemiri miliknya. Tangan masih kotor, namun hidupnya kini jauh lebih tenang dibanding masa lalu. Lima tahun terakhir, dia memutuskan menjadi petani, meninggalkan pekerjaan lama sebagai pemburu satwa liar. Pria asal Kecamatan Pining, Kabupa...

18/06/2026

Semoga kebenaran dan keadilan hadir untuk mereka

Warga Kecamatan Mataraman bercerita dengan cemas soal aktivitas pertambangan yang dia lihat langsung.“Angkutan batubara ...
18/06/2026

Warga Kecamatan Mataraman bercerita dengan cemas soal aktivitas pertambangan yang dia lihat langsung.

“Angkutan batubara di Gunung Ulin ramai, banyak yang naik, ratusan lebih,” katanya.

Dia memantau truk melintasi jalan desa. Perkiraannya, sekitar 2.000 ton batubara keluar melalui jalur satu arah dari bagian utara.

Truk itu berhenti sejenak di simpang empat depan Kantor Desa Gunung Ulin, memberikan iuran pada sekelompok orang yang berjaga. Besarannya Rp15.000 per ton.

Bekas konsesi PT Banjar Intan Mandiri (BIM), Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan (Kalsel) yang pailit pada 2020 penuh dengan penambangan batubara ilegal. Tidak jelas siapa otak di balik aktivitas ini, kepolisian dan pemerintah daerah pun tidak memberikan jawaban jelas. Warga Kecamatan Mataraman ber...

Wishnu Sukmantoro dari Forum Konservasi Gajah Indonesia menegaskan bahwa masalahnya sudah melampaui soal izin. Dari tota...
06/06/2026

Wishnu Sukmantoro dari Forum Konservasi Gajah Indonesia menegaskan bahwa masalahnya sudah melampaui soal izin. Dari total 112.000 hektar kawasan hutan Bentang Seblat, lebih dari 30.000 hektar sudah rusak. Kantong habitat gajah yang dulu empat kini tinggal tiga, dan salah satunya sudah hilang sepenuhnya karena berubah menjadi kebun sawit. “Tantangan terbesar konservasi gajah Sumatera hari ini bukan hanya penyelamatan individu gajah, tetapi menjaga konektivitas lanskap,” katanya.

Pada 29 April 2026, dua ekor gajah Sumatera ditemukan mati di Bentang Alam Seblat, Bengkulu. Tidak jauh dari lokasi, konsorsium pemantau menemukan kantung-kantung berisi racun yang digantung di batang kayu, diduga sengaja dipasang untuk membasmi gajah yang dianggap mengganggu kebun sawit. Ini bukan....

Masih ingat dengan kematian harimau dan gajah dalam konsesi dua perusahaan kayu di Bengkulu, belum lama ini? Tak lama, R...
30/05/2026

Masih ingat dengan kematian harimau dan gajah dalam konsesi dua perusahaan kayu di Bengkulu, belum lama ini? Tak lama, Raja Juli Anton, Menteri Kehutanan (Menhut) menyatakan, akan mencabut dua persetujuan berusaha pemanfaatan hutan (PBPH) PT Bentara Arga Timber (BAT) dan PT Anugerah Pratama Inspirasi (API) gajah di Bentang Seblat, Bengkulu. Berbagai kalangan menyebut, kematian gajah dan harimau ini tak sekadar persoalan izin, tetapi kegagalan perlindungan terhadap satwa endemik, langka dan dilindungi di Indonesia.

Masih ingat dengan kematian harimau dan gajah dalam konsesi dua perusahaan kayu di Bengkulu, belum lama ini? Tak lama, Raja Juli Anton, Menteri Kehutanan (Menhut) menyatakan, akan mencabut dua persetujuan berusaha pemanfaatan hutan (PBPH) PT Bentara Arga Timber (BAT) dan PT Anugerah Pratama Inspiras...

Satwa terus jadi sasaran perdagangan ilegal, tak hanya di darat, juga di perairan seperti yang terjadi di Mentawai, Suma...
23/05/2026

Satwa terus jadi sasaran perdagangan ilegal, tak hanya di darat, juga di perairan seperti yang terjadi di Mentawai, Sumatera Barat. Pada Senin (11/5/26), Direktorat Polisi Perairan dan Udara (Ditpolairud) Polda Sumatera Barat menyita ribuan ikan hias endemik Kepulauan Mentawai. Ikan-ikan ini para pelaku jual di Padang, Sumatera Barat. Informasinya, pedagang akan jual ke Bali lalu ke mancanegara. Lima pelaku, terdiri dari satu nahkoda, dan empat anak buah kapal, polisi amankan.

“Ikan hias ini dikemas dalam 1.000 kantong plastik berisi air laut dan oksigen. Total ada sekitar 2.000 ekor dari berbagai jenis,” ujar Kombes Pol. Susmelawati Rosya, Humas Polda Sumbar, saat Mongabay hubungi, Senin (18/5/26).

Satwa terus jadi sasaran perdagangan ilegal, tak hanya di darat, juga di perairan seperti yang terjadi di Mentawai, Sumatera Barat. Pada Senin (11/5/26), Direktorat Polisi Perairan dan Udara (Ditpolairud) Polda Sumatera Barat menyita ribuan ikan hias endemik Kepulauan Mentawai. Ikan-ikan ini para pe...

Address


Website

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Fokus Hukum Pidana posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Shortcuts

  • Want your organization to be the top-listed Non Profit Organization?

Share