Suara Ummah

Suara Ummah Inovasi Pencetus Transformasi

06/11/2022

Rakyat perlu bangkit lakukan perubahan

06/11/2022
01/10/2018

Nabi Muhammad bersabda: “Aku khabarkan berita gembira berkenaan kedatangan Imam Mahdi yang diutus Allah ke tengah umatku. Secara tepatnya, ketika terjadi banyak perselisihan antara manusia dan peristiwa gempa bumi, dia akan memenuhi bumi dengan menegakkan keadilan dan kejujuran sebagaimana sebelum...

AKHIR ZAMANMIMPI  MUHAMMAD  QASIM
09/03/2018

AKHIR ZAMAN
MIMPI MUHAMMAD QASIM

Muhammad Qasim adalah seorang muslim dari pakistan, beliau tidak memaksa seorang pun untuk percaya dengannya. Dengan kehendak Allah, Mimpi beliau telah diter...

AKHIR ZAMAN : MIMPI MUHAMMAD QASIM BIN ABDUL KARIMAllah dan Nabi Muhammad SAW telah datang ke dalam mimpi Muhammad Qasim...
17/02/2018

AKHIR ZAMAN : MIMPI MUHAMMAD QASIM BIN ABDUL KARIM

Allah dan Nabi Muhammad SAW telah datang ke dalam mimpi Muhammad Qasim, seorang lelaki 41 tahun berdarah Quraish-Pakistan, dan mendapatkan pesan-pesan yang harus disampaikan kepada umat Islam di seluruh dunia sejak tahun 2014, yaitu diantaranya: perang terdahsyat Islam akan terjadi atas negara Pakistan, dan apabila melihat 3000 pas**an Pesawat Tempur Hitam, Umat Islam hendaklah mendatanginya. Umat Islam dari timur akan bangkit dengan pertolongan Allah untuk membebaskan Rohingya, Kashmir, Palestina hingga ke seluruh Timur Tengah dan Saudi untuk menebarkan KEADILAN & PERDAMAIAN.

• Daripada Abu Hurairah RA bahwa Rasulullah ﷺ bersabda: “Apabila peperangan besar (Malhamah al-Kubra) akan berlaku, maka Allah akan menghantar TENTERA daripada orang bukan Arab, yang akan menjadi sebaik-baik penunggang kuda dan memiliki SENJATA PERANG YANG LEBIH HEBAT daripada orang Arab, dan Allah mengkokohkan agama (Islam) ini dengan mereka.” [Sunan Ibnu Majah 4090, Hadis Hasan]

• Telah diceritakan bahwa Abu Hurairah RA telah berkata: “Nabi Muhammad SAW telah menjanjikan bahwa kita (umat Islam) akan menaklukan India. Jika aku hidup cukup lama untuk melihatnya, maka aku akan mengorbankan nyawaku dan hartaku. Jika aku terbunuh, maka aku termasuk ke dalam golongan syahid terbaik, dan jika aku selamat maka aku akan menjadi Abu Hurairah al-Muharrar (yang terbebas dari Api Neraka).” [Sunan an-Nasa’i 3174, derajat Sahih]

• Rasulullah ﷺ bersabda: "Jika zaman itu telah dekat (Kiamat), banyak mimpi orang beriman tidak bohong. Dan, sebenar benar mimpi di antara kalian adalah mimpi orang yang paling jujur dalam perkataan." [Hadis Riwayat Muslim]

31/12/2017

Bismillahirrahmanirrahim
Kepada para pemimpin dan ulama, tegakkanlah hukum Allah!

“Akan terjadi pada akhir zaman ini ketika mendekati terjadinya kiamat berbagai peristiwa. Di antaranya seorang laki-laki mengahwini laki-laki, yang hal itu termasuk hal yang diharamkan Allah dan Rasul-Nya serta dibenci Allah dan Rasul-Nya. Dan di antaranya juga seorang wanita mengahwini wanita, yang hal itu termasuk hal yang diharamkan Allah dan Rasul-Nya serta dibenci Allah dan Rasul-Nya. Tidak ada shalat bagi mereka selama mereka mengerjakan hal itu, hingga bertobat kepada Allah dengan tobat yang sebenar-benarnya.” (HR. Al Baihaqi, Ad Daruquthni dan Ibnu Najar)
----------------------------------------------------------------
Mimpi Muhammad Qasim - Kemurkaan Allah kepada mereka yang melampau batas

Qasim berkata, Aku melihat mimpi ini pada 05 Oktober 2017, Aku berada di dalam suatu tempat yang di kelilingi oleh rumah-rumah dan bangunan-bangunan. Aku berasa seolah-olah ALLAH berada diatas kami, lebih dekat berbanding awan-awan. Aku berasa bahawa ALLAH dalam keadaan marah yang teramat sangat, dengan suara yang kuat dan menakutkan.

ALLAH sedang berkata sesuatu seperti ayat-ayat berkaitan hukuman di dalam Al-Quran. Aku berasa bahawa ALLAH telah memerintahkan sesuatu kepada orang-orang ini untuk melakukan sesuatu, namun samada mereka tidak mematuhi perintah-perintah tersebutnya atau tidak mengendahkannya.
ALLAH berkata, “AKU akan menghantar hukuman yang sama kepada kamu, sepertimana AKU telah hantar kepada orang-orang sebelum ini yang tidak mematuhi perintahku”. ALLAH menyebutkan hukuman tentang kaum Nabi Lut a.s dan berkata, “Adakah kamu lupa tentang hukumanKU ini?”
Aku berkata, “Oh Tidak, ALLAH sangat marah.” Aku melihat orang ramai berlari kesana-sini ketakutan dan mencuba untuk menyembunyikan diri mereka. Namun, dimana sahaja mereka bersembunyi, ALLAH berkata, “AKU mengetahui dimana jua kamu bersembunyi, dan tiada sesiapa dapat bersembunyi dariKU.”

Kemudian, mereka mula melarikan diri pada arah berbeza, dan ALLAH berkata yang sama seperti tadi. Setelah melihat keadaan ini, Aku juga mula berlari untuk menyembunyikan diriku. Aku berkata bahawa ini tidak baik. Apabila ALLAH menjadi marah, maka tiada sesiapa mampu menahanNya. Lebih baik menjauhkan diri dan mencari tempat yang selamat. Kemudian, Aku melihat beberapa orang sedang berlari bersamaku. Aku tidak bertanya kepada mereka mengapa berlari bersamaku.

Aku melihat suatu tempat yang jauh dan Aku berkata, “Ia kelihatan baik.” Kemudian Aku duduk di suatu sudut dengan belakangku menyandar ke dinding. Orang-orang yang bersama denganku duduk disebelahku. Tempat itu kelihatan sungguh aman. Aku tetap mendengar suara ALLAH namun sangat perlahan.

Aku berkata bahawa tempat ini selamat, ALLAH tidak akan menghantar hukumanNya di sini. Kemudian Aku melihat beberapa orang besar tiba. Mereka melihat kami duduk di sini dan mereka berkata sesama mereka, “Mereka sedang duduk-duduk dalam keadaan aman?” “Ini menunjukkan bahawa ALLAH tidak akan menghantar hukumanNya ke sini” Kemudian Aku menunggu dalam keadaan penuh bimbang bahawa bilakah kemarahan ALLAH akan berakhir?

Setelah kemarahan ALLAH telah berakhir, Aku membuat keputusan untuk beredar dari situ. Aku berfikir bahawa bila Aku kembali, tiada apa-apa lagi yang tinggal.

BERITA AKHIR ZAMANMimpi Muhammad Qasim - 07-Februari-2017.- - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - ...
27/12/2017

BERITA AKHIR ZAMAN

Mimpi Muhammad Qasim - 07-Februari-2017.

- - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - -

Jerusalem Menjadi Ibu Kota Israel dan Pembinaan Kuil Ketiga Yahudi di Palestin

Bismillahir Rahmanir Rahim.. Assalamualaikum WBT..

Pada 07 Februari 2017, Aku melihat di dalam mimpiku bahawa Israel mula membina bangunan besar yang bewarna coklat di dalam kawasan Palestin. Ini menyebabkan orang-orang Islam di Palestin menjadi marah. Orang-orang Islam di Negara-negara Arab lainnya juga turut berasa marah.

Mengapakah Israel membuat bangunan ini di sini?. Ini adalah tanah milik orang-orang Islam. Orang-orang Islam di seluruh dunia juga bersuara membantah tindakan ini, dan mereka mula memprotes Israel. Namun Israel tidak menghentikan tindakan tersebut dan orang-orang Islam tidak dapat berbuat apa-apa selain daripada memprotes.

Apabila aku melihat situasi ini, Aku tertanya “Bangunan apakah ini yang menyebabkan orang-orang Islam melakukan banyak sekali protes?” Aku duduk di dalam sebuah pesawat terbang untuk melihat bangunan tersebut. Apabila aku dating lebih hamper, aku melihat orang-orang Islam sedang melakukan protes dan Israel telah hampir siap membina bangunan tersebut. Apabila lampu dinyalakan di dalam bangunan tersebut, orang-orang Islam yang memprotes menjadi lebih ramai lagi.

Namun, tiba-tiba ada suatu letupan besar berlaku di dalam dasar bangunan tersebut dan kesannya begitu dahsyat sehingga menyebabkan keseluruhan bangunan tersebut berubah semalaman (serta-merta) dan disebabkan letupan tersebut, ribut debu yang menakutkan mula melanda dan merebak di mana-mana. Orang-orang Islam serta keluarga mereka terjejas disebabkan oleh ribut debu ini. Beribu-ribu orang Islam terdiri daripada lelaki, perempuan dan kanak-kanak mula meninggal dunia.

Ribut debu tersebut sungguh besar sehingga cahaya matahari tidak dapat sampai ke bumi dan ia berasa seperti malam yang gelap. Disebabkan oleh ribut debu ini, tiada sesiapa boleh pergi untuk mendapatkan pertolongan. Aku berpatah-balik melihatnya dan ribut debu tersebut terus merebak menyebabkan banyak kemusnahan di Timur Tengah, Mesir, Sudan dan banyak lagi negara-negara Arab.

Ia menyebarkan banyak kemusnahan yang mana aku tidak dapat menjelaskan dengan kata-kata. Aku tertanya “Apakah yang telah dilakukan oleh Israel sebenarnya sehingga menyebabkan berlakunya ribut yang begitu besar?, apa yang ada di dalam bangunan tersebut sehingga menyebabkan semua negara Arab terjejas dengannya dan bila ribut yang dahsyat ini akan berakhir?” Dan mimpi berakhir di situ.

- - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - -

Muhammad Qasim bin Abdul Karim diamanahkah Rasulullah SAW di dalam mimpinya supaya beliau menyebarkan kisah mimpi-mimpinya pada seluruh umat kerana Allah SWT yang telah menetapkan sesuatu keputusan tarhadap umat di dunia ini.

Sila Like, Share & Sebarkan kepada lebih ramai umat supaya menyedari hakikat dunia yang semakin mendekat kepada tanda-tanda kiamat.

Below is Qasims youtube https://www.youtube.com/MuhammadQasim3 Below is my page https://www.facebook.com/TheDivineDreams

Bismillah Ar Rahman Ar Rahim.Dialah yang mengeluarkan orang-orang kafir dari ahli kitab itu dari negeri-negeri mereka pa...
26/12/2017

Bismillah Ar Rahman Ar Rahim.

Dialah yang mengeluarkan orang-orang kafir dari ahli kitab itu dari negeri-negeri mereka pada waktu pengusiran yang pertama kali. Kamu tiada menyangka bahwa mereka akan keluar, dan merekapun yakin bahwa benteng-benteng mereka akan mampu mempertahankan mereka dari hukuman Allah…” (QS. Al Hasyr 2).

Kemudian kami berikan giliran padamu untuk mengalahkan mereka kembali, dan Kami membantumu dengan harta kekayaan dan anak-anak (keturunan), dan Kami jadikan kamu kelompok yang lebih besar” (QS. Al Israa’ 6).

Subhanallah Alhamdulillah Allahuakbar.

Terima kasih telah menonton video kami. Jangan Lupa untuk terus kunjungi video ini untuk selalu mendapat ilmu pengetahuan agama Jangan lupa klik "subscribe" ...

16/12/2017
15/12/2017

INTISARI KHUTBAH JUMAAT

SUMBER : JABATAN KEMAJUAN ISLAM MALAYSIA - JAKIM

“BAITUL MAQDIS, KAMI MENCINTAIMU”
(15 Disember 2017M / 26 Rabiul Awwal 1439H)

🕋🕌🕋🕌🕋🕌🕋🕌🕋🕌🕋🕌🕋🕌🕋🕌🕋

“BAITUL MAQDIS, KAMI MENCINTAIMU”
(15 Disember 2017M / 26 Rabiul Awwal 1439H)

SIDANG JUMAAT YANG DIRAHMATI ALLAH SWT,
Saya menyeru agar kita bersama-sama meningkatkan ketakwaan kita kepada Allah SWT dengan melaksanakan segala perintah-Nya dan meninggalkan segala larangan-Nya. Marilah kita memperbanyakkan amal soleh dan berusaha memperbaiki diri pada setiap detik dan masa sebelum ajal yang telah ditetapkan oleh Allah SWT datang menjemput kita. Khatib akan membicarakan khutbah yang bertajuk: “BAITUL MAQDIS, KAMI MENCINTAIMU”.

SIDANG JUMAAT YANG DIRAHMATI ALLAH SWT,
Palestin telah dibuka oleh Nabi Ibrahim AS yang menjadi tempat kelahiran ramai kalangan para anbiya’ AS. Ia juga merupakan kiblat pertama bagi umat Islam. Maka Baitul Maqdis yang terletaknya Masjid al-Aqsa di dalamnya merupakan tanah suci bagi umat Islam, namun status itu tidak menghalang penganut agama lain berkunjung mengikut kepercayaan mereka.

Umat Islam dan penganut agama para Rasul AS paling berhak memerintah dan menjaganya. Hakikat ini berlaku apabila Khalifah Umar bin al-Khattab RA mengarahkan tentera Islam membebaskannya daripada penjajahan Rom, bagi menunaikan perintah Allah SWT dalam Surah al-Hajj ayat 40:

Maksudnya: “…dan kalaulah Allah tidak mendorong setengah manusia menentang pencerobohan setengahnya yang lain, nescaya runtuhlah tempat-tempat pertapaan serta gereja-gereja (kaum Nasrani) dan tempat-tempat sembahyang (kaum Yahudi), dan juga masjid-masjid (orang Islam) yang sentiasa disebut nama Allah sebanyak-banyak padanya dan sesungguhnya Allah akan menolong sesiapa yang menolong agama-Nya (agama Islam); Sesungguhnya Allah Maha Kuat, lagi Maha Kuasa”.

Paderi besar Baitul Maqdis telah menjemput Khalifah Umar bin al-Khattab RA supaya menyaksikan upacara perjanjian penyerahannya yang telah memberi hak beragama yang sangat dipersetujui oleh penganut agama lain. Khalifah Umar juga memakmurkan semula Masjid al-Aqsa yang dibiarkan.

SIDANG JUMAAT YANG DIRAHMATI ALLAH SWT,
Umat Islam merupakan pemegang amanah memerintah Baitul Maqdis dan bersamanya Masjid al-Aqsa. Namun apabila berlakunya pengkhianatan terhadap amanahnya, menyebabkan ia ditakluk oleh pihak yang lain dan berlakulah pencabulan terhadap satu sama lain sejak zaman berzaman, khusus terhadap yang tidak seagama dengannya. Hanya pemerintahan Islam yang dapat memberi hak dan keamanan kepada semua pihak mengikut hukum Islam.

Dalam sejarahnya yang diketahui umum, Baitul Maqdis dan Masjid al-Aqsa pernah ditakluk oleh tentera Salib. Sehinggalah hampir seratus tahun di bawah kawalan mereka, Sultan Salahuddin al-Ayyubi daripada bangsa Kurdish berjaya membebaskannya setelah menyatukan umat dan berjihad atas nama Islam.

Kini Baitul Maqdis dan bersamanya Masjid al-Aqsa ditakluk oleh kump**an Zionis Yahudi yang berjuang menegakkan negara Yahudi Israel untuk mengembalikan semula kerajaan Nabi Sulaiman AS atas asas cerita karut Israiliyyat dan dengan matlamat mengukuhkan Freemason dan Zionis sekaligus, walaupun kalangan mazhab Ortodok sendiri menentangnya kerana membahayakan bangsa Yahudi. Mereka berjaya menubuhkan negara haram Israel dengan penipuan melalui Perjanjian Balfour 1917 dan Perjanjian Sykes-Picot 1916. Setelah berjaya memecahbelahkan umat Islam atas perbezaan kaum dan mazhab, mereka berjaya menubuhkan negara-negara mengikut peta yang dilakarkan oleh mereka sendiri, dan dibahagikan dalam kalangan mereka yang bersama-sama menjatuhkan kerajaan Uthmaniyah yang sedang lemah ketika itu.

SIDANG JUMAAT YANG DIKASIHI,

Walaupun Allah menjanjikan Islam tetap dipelihara oleh-Nya, tetapi ketahuilah bahawa tanggungjawab memelihara Islam merupakan kewajipan kepada manusia yang beriman dan hamba-hamba Allah. Allah SWT telah memberi amaran melalui Surah al-Taubah ayat 39:
Maksudnya: “Jika kamu tidak pergi beramai-ramai (untuk berperang pada jalan Allah membela agama-Nya), Allah akan menyeksa kamu dengan azab seksa yang tidak terperi sakitnya dan dia akan menggantikan kamu dengan kaum yang lain dan kamu tidak akan dapat mendatangkan bahaya sedikitpun kepada-Nya dan (ingatlah) Allah Maha Kuasa atas tiap-tiap sesuatu.”

Allah akan menghukum mana-mana kaum daripada orang Islam yang meninggalkan kewajipan berjuang untuk menegak dan mempertahankan Islam. Allah akan menggantikan kaum yang lain untuk mempertahankan Islam dengan kekuasaan Allah.
Berdasarkan perkara ini, Amir al-Mu’minin Umar al-Khattab memberi peringatan kepada para sahabat daripada kalangan orang-orang Arab ketika membinasakan Palestin dan Baitul Maqdis daripada tentera Rom Byzantine. Apabila Saidina Umar mengunjungi Baitul Maqdis, beliau telah memberi ucapan yang memberi amaran kepada mereka yang hadir pada masa itu, antara lain beliau menyatakan:

نَحْنُ قَوْمٌ أَعَزَّنَا اللَّهُ بِالإِسْلاَمِ، وَمَهْمَا نَبْتَغِ الْعِزَّةَ بِغَيْرِهِ أَذَلَّنَا اللَّهُ

Maksudnya:“Kita ialah umat yang diberi kemuliaan oleh Allah dengan Islam, sekiranya kita mencari kemuliaan selain dari-Nya nescaya kita menerima penghinaan daripada Allah.”

​Berjuang mempertahankan Palestin bukan semata-mata dengan mengangkat senjata. Banyak cara yang boleh digunakan bagi menzahirkan sokongan, kesungguhan dan kecintaan terhadap Baitul Maqdis dan Masjid al-Aqsa. Doa, antaranya yang paling utama perlu dipanjatkan kepada Tuhan yang menguasai seluruh alam. Usaha yang paling mudah untuk dilakukan oleh setiap umat Islam. Tidak ada alasan untuk meninggalkan doa dan bermunajat kepada Allah SWT supaya memelihara dan mengembalikan keamanan di bumi Palestin. Selain itu, sumbangan dalam bentuk kewangan juga boleh disalurkan melalui badan-badan yang diiktiraf dan diakui kesahihannya. Persidangan Majma’ al-Fiqh al-Islami pada 22-27 Disember 2001 di Kuwait juga telah memutuskan bahawa wajib bagi seluruh umat Islam dan pemerintahnya mengembalikan bumi tersebut (Palestin) kepada umat Islam dan memelihara Masjid al-Aqsa daripada najis Yahudi yang menjajah bumi tersebut. Umat Islam juga wajib bersatu mempertahankan kesucian agama Islam dengan meninggalkan perselisihan dan perbalahan yang selama ini menjadi duri dalam daging kepada umat Islam. Umat Islam juga perlu melaksanakan setiap amanah yang telah dipertanggungjawabkan bagi memastikan keredhaan dan pertolongan Allah SWT. Firman Allah SWT dalam Surah al-Hajj ayat 40-41 :

Maksudnya: “Sesungguhnya Allah akan menolong sesiapa yang menolong agama-Nya (Islam), sesungguhnya Allah Maha Kuat lagi Maha Kuasa. Iaitu mereka (umat Islam) yang jika kami berikan mereka kekuasaan memerintah di bumi nescaya mereka mendirikan sembahyang serta memberi zakat, dan mereka menyuruh berbuat kebaikan serta melarang daripada melakukan kejahatan dan perkara yang mungkar dan (ingatlah) bagi Allah jualah kesudahan segala urusan”


SIDANG JUMAAT YANG DIMULIAKAN,

Terbaru, tindakan Donald Trump mengisytiharkan Baitul Maqdis sebagai ibu negara Israel disifatkan sebagai mencabar kesabaran umat Islam dan mencemarkan kesucian bumi al-Quds. Keberanian Trump disusuli selepas kejayaan Amerika-Zionis mencampuri urusan negara-negara Arab melalui strategi mengapi-apikan semangat perkauman dan mazhab sehingga berjaya menimbulkan kekacauan dan huru-hara di Asia Barat. Situasi ini lagi membenarkan rahsia pemetaan dunia baru yang sedang berjalan supaya negara-negara Islam disibukkan dengan peperangan sesama sendiri sehingga mengabaikan perjuangan pembebasan Palestin dan Baitul Maqdis.

Sejarah tamadun dunia telah membenarkan hanya Islam sahaja yang berjaya mewujudkan keadilan kepada masyarakat majmuk dengan membenarkan penganut Kristian dan Yahudi untuk beribadat dengan bebas dan aman. Tiada harapan keamanan daripada Amerika dan Zionis yang bergelar ketua pengganas dunia dan pembunuh utama nyawa umat Islam. Percayalah bahawa semua yang bersekongkol dengan Zionis yang merosakkan itu akan binasa. Malangnya ada kalangan Negara Arab dan Negara Islam ikut masuk ke dalam bakul yang akan memusnahkan mereka dengan terus membina perisytiharan haram yang telah genap 100 tahun usianya, mereka masih lagi mempertahankan negara haram itu dengan segala pendekatan menipu dan helah.

SIDANG JUMAAT YANG DIMULIAKAN,

Mimbar ingin memuji kesungguhan Perdana Menteri dan pendirian tegas kerajaan Malaysia yang berterusan mempertahankan kedaulatan Baitul Maqdis, bersama-sama 57 negara OIC dalam persidangan khas di Istanbul baru-baru ini. Mimbar juga ingin menyeru kepada seluruh rakyat Malaysia di segenap lapisan untuk sentiasa memberi sokongan padu terhadap usaha-usaha pelbagai pihak, dalam apa jua cara bagi memastikan Baitul Maqdis tetap dimiliki oleh umat Islam. Umat Islam juga perlu bersatu atas nama Islam bagi mempertahankan kesucian agama ini. Tinggalkan pertelingkahan dan perbezaan yang telah menjadi duri dan api yang telah membakar kesepaduan selama ini. Sebagai umat Islam yang beriman, wajib bagi kita menzahirkan sokongan terhadap rakyat Palestin. Paling tidak, doa kita menjadi senjata terkuat yang mengiringi semangat intifada rakyat Palestin. Mereka sangat mengharapkan bantuan dan sokongan daripada seluruh umat Islam di atas dunia ini. Ingatlah! Allah Maha berkuasa terhadap segala urusan-Nya, tetapi kebanyakan manusia tidak mengetahuinya.

Mengakhiri khutbah pada hari ini, khatib ingin mengingatkan kepada sidang Jumaat sekalian beberapa intipati penting yang perlu diberi perhatian;

Pertama: Setiap umat Islam wajib menzahirkan sikap kepedulian terhadap apa jua urusan dan keadaan yang berlaku terhadap saudara seagama terutama mereka yang ditindas di Palestin.

Kedua: Tiba masanya untuk seluruh umat Islam bersatu atas nama Islam dan mengenepikan perselisihan dan perbezaan bagi menentang kezaliman dan penindasan yang dilakukan oleh Zionis-Yahudi yang telah lama menindas umat Islam.

Ketiga: Doa dari setiap umat Islam di seluruh dunia merupakan senjata terpenting bagi menzahirkan iman kita dan rasa kasih terhadap agama Islam yang suci ini.

Maksudnya: “Dan orang Yahudi berkata: Tangan Allah terbelenggu, tangan merekalah yang terbelenggu dan mereka dilaknat dengan sebab apa yang mereka katakan, bahkan kedua tangan-Nya sentiasa terbuka. Ia nafkahkan sebagaimana yang dikehendaki-Nya; dan demi sesungguhnya, apa yang telah diturunkan kepadamu dari Tuhammu menjadikan kebanyakan dari mereka bertambah derhaka dan kufur; dan Kami tanamkan perasaan permusuhan dan kebencian di antara mereka hingga hari kiamat. Tiap-tiap kali mereka menyalakan api peperangan, Allah memadamkannya; dan mereka p**a terus melakukan kerosakan di muka bumi, sedang Allah tidak s**a kepada orang yang melakukan kerosakan.” (Surah al-Maaidah ayat 64)

Ini bukanlah hanyalah isu politik tetapi menjangkaui isu umat dan kestabilan sesebuah negara.
01/12/2017

Ini bukanlah hanyalah isu politik tetapi menjangkaui isu umat dan kestabilan sesebuah negara.

Address

Shah Alam

Website

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Suara Ummah posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Contact The Organization

Send a message to Suara Ummah:

Share