Jadwal Latihan
Senin dan Kamis jam 19.00 - 21.30 di Gedung Sasono Hinggil Alun Alun Kidul Yogyakarta
PENTINGNYA BELAJAR SENI BELA DIRI WAHYU SEJATI
A. Sekarang marabahaya bukan hanya pukulan tangan dan tendangan kaki, tetapi sudah berkembang seirama dengan perkembangan modernisasi dan industri, karena itu Seni Beladiri yang menyentuh ragawi dan kekuatan kebatinan atau kerohanian adalah menjad
i tuntutan kehidupan. Sebuah pelajaran di masa lalu berbunyi “Berlatihlah Kamu Memanah & Menunggang Kuda Agar Mampu Menegakkan Kebenaran Di Tengah Kezaliman”. Dari pemahaman A, B dan C ini, maka belajar seni beladiri untuk maksud “KESEHATAN” mampu mengembangkan power beladiri hukumnya “WAJIB” dan mengembangkan olah beladiri “WAHYU SEJATI” adalah suatu ibadah. ARTI WAHYU SEJATI
Kata Wahyu Sejati bukanlah berarti Firman Allah, tetapi berasal dari dua suku kata; WAHYU = Kesatuan ilmu, dan SEJATI = Sebenarnya (Hakekat), jadi Wahyu sejati adalah suatu satu kesatuan ilmu yang menyingkap misteri-misteri dan fakta untuk menemukan sesuatu yang sebenarnya atau hakekatnya. Dengan tersingkapnya misteri tersebut dengan ilmu, maka segala sesuatu “Kegaiban menjadi gamblang”. Mengapa ada Kesaktian Tenaga Dalam, Hipnotisme, Mistik, Magic, Kebal Senjata, Kebal Api, Pukulan Jarak Jauh dsb, karena : KATA MASUK AKAL HANYALAH BAGI ORANG YANG AKAL ILMUNYA SAMPAI. Dengan demikian belajar Wahyu Sejati akan terhindar dari resiko belajar bertahun-tahun tidak pernah sampai. Karena pada tahap tertentu segala misteri yang tidak masuk akal disingkap dengan jelas dan gamblang bahkan untuk melakukannya. WS BUKAN ALIRAN KEPERCAYAAN KEAGAMAAN ATAU POLITIS
Sebagai kesatuan ilmu beladiri dan kesehatan maka Pernafasan Inti Tenaga Dalam Wahyu Sejati dapat dipelajari oleh siapa saja dan untuk agama apapun juga, karena Wahyu Sejati bukanlah aliran kepercayaan, keagamaan & politis. WAHYU SEJATI BERDASARKAN PANCASILA DAN UUD’45
Sebagai organisasi sosial yang beraktifitas pada olah raga, olah nafas dan olah batin, Wahyu Sejati secara sah terangkum dalam AD/ART Wahyu Sejati yang dibina oleh pihak Kepolisian, Kemiliteran dan Kansospol dengan nomor POLISI : B/81/Sket/IV/1994. Serta sebagai anggota Ikatan Beladiri Tenaga Dalam Indonesia {IBETADO} Sehinga mutu dan kualitas serta gunanya telah terjamin dengan baik, tidak mengarah kepada penyimpangan atau SARA. SUMBER KEILMUAN WAHYU SEJATI
“ALLAH YANG HAK ATAS SEGALA ILMU DAN KESAKTIAN “
adalah lafadz yang mendasari penggalian kekuatan, baik yang difungsikan untuk kesehatan, penyembuhan serta penjernihan pikiran. Pengembangan kharisma, wibawa maupun fungsi kesaktian beladiri, sehingga dapat memperdalam atau memperkokoh iman & kesauhitan bagi yang mempelajarinya. WAHYU SEJATI SEBAGAI BELADIRI “INTI” TENAGA DALAM
Sebagai beladiri inti tenaga dalam Wahyu Sejati (WS) memiliki metode-metode laku tersendiri yang berbeda dengan kebanyakan beladiri tenaga dalam lainnya secara umum, karena itu sesuai dengan bentuk tata lakunya yang disebut : Pernafasan Inti Tenaga Dalam, karena dengan Pernafasan Inti segala tingkat sangat cepat tercapai, jika melalui pernafasan-pernafasan biasa yang bukan Inti Tenaga Dalam perlu bertahun-tahun. Disini reflek beladiri yang terpendam dalam diri dibangkitkan dengan P I - P IX Disalurkan untuk daya serang abstrak maupun fisik dengan jurus penyaluran, pertahanan dsb. WAHYU SEJATI SEBAGAI BELADIRI BATINIAH
Beladiri Wahyu Sejati mempelajari seni beladiri batiniah untuk mempengaruhi musuh agar takhluk dan hormat. Tanpa konflik fisik atau perkelahian dalam bahasa jawanya “Menang tanpa ngasorake” ilmu mempengaruhi musuh ini terangkum dalam seni ilmu beladiri Wahyu Sejati. WAHYU SEJATI BERKEMBANG KARENA FAKTA DAN BUKTI
Pada mulanya orang ragu-ragu dengan materi kontrofersial diselengarakan oleh Perguruan Wahyu Sejati {15 x latihan dapat memecahkan besi baja} yang pada umumnya diperlukan bertahun-tahun namun setelah fakta dan bukti lapangan menunjukan benar dari seluruh hal yang diinformasikan maka Wahyu Sejati berkembang sangat pesat. SUMPAH PERGURUAN WAHYU SEJATI
1. Berbakti Kepada Ibu, Bapak & guru
3. Ikut Memahayu Hayuning Jagat
4. Selalu Mengembangkan Prestasi
5. Menjaga Nama Baik Perguruan Dengan Budi Pekerti dan Kebajikan