Solidaridad Indonesia

Solidaridad Indonesia Solidaridad merupakan salah satu pelopor di bidang pembangunan berkelanjutan. Kami bekerja melalui 9 Pusat Keahlian Regional.

Kami adalah sebuah organisasi masyarakat sipil internasional yang memiliki orientasi kepada pasar dan solusi.

Mulai bulan Juni 2026, sebanyak 113,2 juta hektar atau 90,6% dari total 124,9 juta hektar hutan di Indonesia telah resmi...
07/08/2026

Mulai bulan Juni 2026, sebanyak 113,2 juta hektar atau 90,6% dari total 124,9 juta hektar hutan di Indonesia telah resmi ditetapkan status kawasannya (Kementerian Kehutanan, 2026). Namun, kepastian hukum di tingkat negara ini hanya akan berdampak nyata apabila diselaraskan dengan pengakuan atas ruang hidup masyarakat lokal. Melalui skema Perhutanan Sosial, pengakuan legalitas menjadi pintu pembuka bagi pemulihan ekosistem dan kemandirian ekonomi masyarakat.

Mendukung skema tersebut, Solidaridad melakukan pendampingan pengelolaan hutan desa secara kolaboratif. Upaya ini diwujudkan lewat pemetaan area bernilai konservasi tinggi (NKT) dan stok karbon tinggi (HCS) untuk menjaga biodiversitas lokal, penguatan Kelompok Usaha Perhutanan Sosial (KUPS) berbasis inovasi ramah lingkungan, serta pendorongan kemitraan strategis yang adil antara masyarakat, pemerintah, dan sektor swasta.

Dengan menyelaraskan perlindungan alam dan kesejahteraan manusia, kita memastikan bahwa hutan Indonesia tidak hanya tegak secara status hukum, tetapi juga menjadi sumber kehidupan yang berkelanjutan bagi mereka yang menjaganya. Selamat Hari Hutan Indonesia, Sahabat Solid!

Bagi seorang petani sawit swadaya di pedalaman Kalimantan, kepastian hidup kerap terasa mahal. Ketergantungan pada flukt...
06/08/2026

Bagi seorang petani sawit swadaya di pedalaman Kalimantan, kepastian hidup kerap terasa mahal. Ketergantungan pada fluktuasi harga Tandan Buah Segar (TBS), permainan timbangan perantara, hingga melambungnya harga pupuk sering kali memagari mereka dalam siklus ketidakpastian ekonomi. Namun, jalan perubahan itu kini nyata dirintis di Desa Penyalimau, Kecamatan Kapuas, Kabupaten Sanggau, Kalimantan Barat.

Ketua KPUD Permai, Vinsensius Sudirman, mengakui bahwa perjalanan menuju perubahan ini tidak serta-merta mulus. Pada tahap awal, tidak sedikit petani yang bersikap pragmatis, ragu, dan menolak bergabung karena kekhawatiran program yang sia-sia.

“Praktik budidaya kelapa sawit berkelanjutan yang diberikan oleh tim lapangan benar-benar membuahkan hasil. Produktivitas anggota naik signifikan,” ungkap Vinsensius.

Bagi petani swadaya yang memegang prinsip melihat baru percaya, bukti lonjakan tonase panen inilah yang menjadi pengubah keadaan. “Sekarang, dengan kesuksesan yang ada, tidak sulit lagi untuk mengajak petani lain bergabung dalam koperasi dan menerapkan praktik pertanian berkelanjutan,” tambahnya.

Kesejahteraan petani swadaya tak cukup dinilai dari angka produksi, melainkan dari sejauh mana mereka memegang kendali a...
04/08/2026

Kesejahteraan petani swadaya tak cukup dinilai dari angka produksi, melainkan dari sejauh mana mereka memegang kendali atas mata pencaharian sendiri. Mulai dari mengamankan ketahanan ekonomi rumah tangga lewat kebun multi-komoditas, memberikan porsi partisipasi yang nyata bagi perempuan tani, hingga menggerakkan koperasi sebagai mesin ekonomi desa, inilah 3 solusi utama untuk mengubah kerentanan menjadi kedaulatan di tingkat tapak.

Selamat Hari Jadi Kabupaten Lamandau yang ke-24! Bangga dapat terus berkolaborasi dan berkontribusi untuk pembangunan be...
03/08/2026

Selamat Hari Jadi Kabupaten Lamandau yang ke-24! Bangga dapat terus berkolaborasi dan berkontribusi untuk pembangunan berkelanjutan di Bumi Bahaum Bakuba.

Membangun kemandirian petani sawit swadaya di tingkat tapak tidak pernah menjadi jalan yang instan. Di Desa Maringin Jay...
30/07/2026

Membangun kemandirian petani sawit swadaya di tingkat tapak tidak pernah menjadi jalan yang instan. Di Desa Maringin Jaya, Kecamatan Parindu, Kabupaten Sanggau, Kalimantan Barat, Koperasi Produsen (KP) Marja Sawit Mandiri membuktikan bahwa kegigihan menghadapi birokrasi dan tantangan tata niaga adalah kunci utama transformasi.
Dengan pendampingan strategis dari Solidaridad, 306 anggota koperasi ini perlahan membongkar hambatan sistemik melalui tiga langkah konkret.

Memutus Mata Rantai Pekerja Anak di Industri Sawit Tidak Cukup dengan Kampanye Hak Anak: Perbaiki Tata Niaga Harga Tanda...
23/07/2026

Memutus Mata Rantai Pekerja Anak di Industri Sawit Tidak Cukup dengan Kampanye Hak Anak: Perbaiki Tata Niaga Harga Tandan Buah Segar (TBS)

Sepanjang pengalaman pendampingan petani swadaya di wilayah Kalimantan (Timur, Tengah, dan Barat), anak yang terpaksa ikut bekerja di kebun adalah gejala dari penyakit utamanya: kerentanan ekonomi rumah tangga. Data BPS (2024) mengonfirmasi realitas ini, di mana 1,27 juta pekerja anak mayoritas terkonsentrasi di sektor pertanian perdesaan.

Solidaridad Indonesia melihat bahwa menghukum atau sekadar melarang orang tua bukanlah solusi. Kunci utamanya ada pada kesejahteraan keluarga petani itu sendiri.

Ketika tata niaga sawit adil dan pendapatan rumah tangga petani stabil, otomatis orang tua akan fokus pada peran pengasuhan. Mereka tidak perlu lagi menarik anak-anaknya ke dalam aktivitas ekonomi di kebun.

Di momen Hari Anak Nasional dan sejalan dengan semangat Gerakan Nasional (RANA), hal ini menjadi pengingat bagi kita di industri kelapa sawit. Implementasi Pedoman Sawit Indonesia Ramah Anak (SIRA) bukan sekadar aturan di atas kertas, melainkan komitmen nyata untuk membuka akses pendidikan dan remediasi di tingkat tapak.

Masa depan kelapa sawit kita tidak boleh dibangun di atas keringat anak-anak.

Selamat Hari Anak Nasional, Sahabat Solid! Mari wujudkan rantai pasok yang tidak hanya ramah lingkungan, tetapi juga ramah untuk masa depan anak bangsa.

Perubahan besar dalam industri kelapa sawit tidak melulu bermula dari ruang direksi perusahaan multinasional. Terkadang,...
21/07/2026

Perubahan besar dalam industri kelapa sawit tidak melulu bermula dari ruang direksi perusahaan multinasional. Terkadang, ia lahir dari keberanian para petani swadaya di pelosok desa yang berani merombak total cara pandang mereka dalam bertani.
Di Desa Kerta Bumi, Kabupaten Paser, Kalimantan Timur, Koperasi Produsen (KP) Bumi Subur tengah meretas jalan menuju rantai pasok kelapa sawit berkelas dunia. Mendapatkan pendampingan teknis dan penguatan tata kelola secara intensif dari Solidaridad sejak 2020, koperasi ini membuktikan bahwa kualitas unggul dan standar tinggi bisa lahir dari tingkat tapak.

Petani yang terorganisir di dalam wadah kelembagaan yang sehat adalah fondasi mutlak bagi ketahanan rantai pasok kelapa sawit nasional. Kisah sukses KP Bumi Subur adalah bukti empiris bahwa perbaikan tata kelola di hulu (on-farm) dan komitmen keberlanjutan sangat mungkin direalisasikan oleh petani swadaya.

17/07/2026

Sinergi Hijau di Lamandau, Kalimantan Tengah: Mengawal Masa Depan Petani Melalui Agroforestri Kopi

Optimalisasi tata guna lahan dan pembukaan akses pasar yang adil merupakan langkah awal yang krusial bagi masa depan sektor pertanian.

Melalui kemitraan strategis dengan PT. Pilar Wanapersada, Solidaridad sukses menggelar Pelatihan Budidaya Kopi Berbasis Agroforestri di Kabupaten Lamandau, Kalimantan Tengah pada akhir Juni 2026. Diikuti oleh para petani swadaya dari Desa Suja, Tapin Bini, Tamiang, dan Bakonsu, agenda pertanian cerdas iklim ini memadukan peningkatan kapasitas teknis dari hulu ke hilir dengan aksi nyata berupa pembagian 1.500 bibit kopi untuk menciptakan sumber pendapatan baru sekaligus memperkuat daya tahan lingkungan.

Sinergi ini menandai awal dari pendampingan berkelanjutan guna mendorong kedaulatan finansial di tingkat tapak demi terciptanya keseimbangan ruang hidup yang produktif dan lestari.

Siapa sangka, berjarak 5 jam perjalanan dari hiruk-pikuk Ibukota Kalimantan Timur, Samarinda, sebuah kelembagaan petani ...
15/07/2026

Siapa sangka, berjarak 5 jam perjalanan dari hiruk-pikuk Ibukota Kalimantan Timur, Samarinda, sebuah kelembagaan petani swadaya berhasil mematahkan stigma industri kelapa sawit. Koperasi Perkebunan Belayan Sejahtera hadir bukan sekadar sebagai pengepul buah, melainkan wujud nyata Koperasi Produsen dengan ekosistem hulu ke hilir yang paripurna.

Mengayomi sekitar 1.300 anggota (900 keluarga petani) dengan total luasan 3.500 hektare, mereka membuktikan bahwa tata kelola mandiri di tingkat tapak bisa berskala masif namun tetap memanusiakan manusia.

Apa yang membuat Koperasi Belayan Sejahtera pantas menjadi teladan? Mari simak penjelasan singkat berikut.

Slogan "Koperasi Berdaya, Indonesia Berjaya" menjadi gaungan utama dalam peringatan Hari Koperasi Nasional ke-79 tahun i...
12/07/2026

Slogan "Koperasi Berdaya, Indonesia Berjaya" menjadi gaungan utama dalam peringatan Hari Koperasi Nasional ke-79 tahun ini. Kejayaan ekonomi nasional yang berkeadilan hanya akan terwujud nyata apabila kelembagaan koperasi mampu menempatkan petani swadaya sebagai subjek utama yang berdaulat dan bukan sekadar pelengkap rantai pasok. Koperasi harus bertransformasi menjadi ekosistem usaha yang mandiri untuk memperkuat posisi tawar petani dalam mengakses pasar, modal, serta tata kelola berkelanjutan demi ketahanan ekonomi jangka panjang.

Di tingkat tapak, kekuatan terbesar koperasi lahir dari kesadaran para petani swadaya untuk menyatukan barisan demi menyelesaikan tantangan yang mustahil dihadapi sendirian. Melalui program pendampingan di lapangan, Solidaridad hadir untuk memperkuat inisiatif kolektif tersebut dengan mengasah kapasitas tata kelola, literasi keuangan, dan kecakapan teknis organisasi. Dukungan tersebut membantu para petani mendobrak batasan individu untuk mengadopsi standar berkelanjutan global, membangun infrastruktur kolektif demi lepas dari jeratan tengkulak, hingga mempertahankan pendapatan keluarga saat masa peremajaan lahan kebun mereka. Semua upaya ini bermuara pada satu tujuan: memastikan koperasi dikelola secara terbuka dan transparan dari dan untuk anggotanya, sehingga petani memiliki kuasa penuh atas hasil jerih payah mereka.

Memasuki tahun ke-79, koperasi diharapkan terus menjadi ruang kolaborasi yang menghadirkan solusi nyata bagi petani swadaya. Selamat Hari Koperasi Nasional, Sahabat Solid! Bersama kita perkuat gerakan ini demi mewujudkan tatanan ekonomi kerakyatan yang sehat, adil, dan lestari.

Address

Graha Indomonang, Jalan Hj. Tutty Alawiyah No. 55
South Jakarta
12760

Opening Hours

Monday 10:00 - 17:30
Tuesday 10:00 - 17:30
Wednesday 10:00 - 17:30
Thursday 10:00 - 17:30
Friday 10:00 - 17:30

Telephone

+622179189319

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Solidaridad Indonesia posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Contact The Organization

Send a message to Solidaridad Indonesia:

Share