04/03/2026
Trenggalek – Jalur nasional penghubung Kabupaten Trenggalek dan Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur, lumpuh total setelah tebing di KM 16 Desa Nglinggis, Kecamatan Tugu, ambrol pada Selasa (3/3/2026) sore.
Longsor dipicu hujan deras yang mengguyur kawasan tersebut sejak siang hari. Material berupa tanah dan bongkahan batu berukuran besar runtuh dari tebing setinggi puluhan meter dan menutup seluruh badan jalan.
Akibatnya, arus lalu lintas dari arah Trenggalek menuju Ponorogo maupun sebaliknya tidak dapat melintas. Sejumlah kendaraan terpaksa berhenti dan antre di kedua sisi jalur.
Petugas gabungan dari kepolisian, BPBD, dan relawan langsung turun ke lokasi untuk melakukan pengamanan serta asesmen. Beruntung, saat kejadian tidak ada kendaraan yang tepat melintas di titik longsor sehingga tidak menimbulkan korban jiwa.
BPBD setempat telah mendatangkan alat berat untuk memecah dan menyingkirkan batu berukuran besar yang menutup jalan. Proses pembersihan diperkirakan membutuhkan waktu karena ukuran material cukup besar dan kondisi tebing masih labil.
Pengendara diimbau untuk sementara waktu menunda perjalanan atau mencari jalur alternatif hingga proses evakuasi selesai dan jalur dinyatakan aman.
Wilayah jalur nasional Trenggalek–Ponorogo sendiri memang dikenal rawan longsor, terutama saat intensitas hujan tinggi. Masyarakat diminta tetap waspada terhadap potensi longsor susulan.