The Warriors of LORD JESUS Ministry

The Warriors of LORD JESUS Ministry The Warriors of LORD JESUS are moving in supranatural world, win the souls from the grip of Satan & spirits of evil. Motto WarLoders :
1. Rendah hati
3.

The Warriors of LORD JESUS (the WarLoders) are moving in supranatural world and preparing in welcome the LORD JESUS come that second time, with involve in the spritual warfare to release or win the souls from the grip of Satan & spirits of evil. Hidup dalam kekudusan
2. Pakai "baju putih kemuliaan"
4. Banyak berbuat kebaikan/amal soleh

Shalom.. Boker tov, Selamat pagi..Pembacaan perenungan Firman TUHAN hari ini, Kamis 4 Juni 2026 dari.. 2 Tawarikh 29:1-1...
08/06/2026

Shalom.. Boker tov, Selamat pagi..

Pembacaan perenungan Firman TUHAN hari ini, Kamis 4 Juni 2026 dari..

2 Tawarikh 29:1-19..

Nats dari 2 Tawarikh 29:5..
Katanya kepada mereka: “Dengarlah, hai orang-orang Lewi! Sekarang kuduskanlah dirimu dan kuduskanlah rumah TUHAN, ALLAH nenek moyangmu! Keluarkanlah kecemaran dari tempat kudus!”

Saudara.. melalui bacaan Firman TUHAN pada hari ini, kita bisa lihat bahwa secercah harapan terbit bagi kerajaan Yehuda, ketika Hizkia menjadi raja “yang benar di mata TUHAN, tepat seperti yang dilakukan Daud”. Ada alasan hingga penulis kitab Tawarikh menyamakan sosok Hizkia dengan Daud, dan memberi banyak tempat kepadanya. Seperti terlihat pada kisah-kisah sebelumnya, penulis kitab Tawarikh menempatkan Daud sebagai raja ideal, karena Daud memberi dasar bagi ibadah Bait ALLAH. Hizkia juga melakukan banyak hal penting bagi Bait ALLAH. Bahkan, tindakan untuk menguduskan Bait ALLAH dilakukannya segera, pada bulan pertama dari tahun pertama masa pemerintahannya.

Saudara.. tindakan pertama Hizkia adalah mengumpulkan para imam dan orang-orang Lewi. Raja Hizkia sadar bahwa para pendahulunya telah sangat berdosa, terutama dalam hal ‘menelantarkan’ Bait ALLAH, yang menyebabkan penghukuman ALLAH BAPA, bahkan yang melalui kematian dan pembuangan yang dialami umat Yehuda. Sebagai raja, Hizkia menyatakan ingin mengikat perjanjian dengan ALLAH BAPA. Maksudnya, Hizkia berketetapan untuk memenuhi semua kewajiban seorang raja kepada ALLAH BAPA dan Bait-NYA. Agar ibadah bisa berjalan kembali, maka Bait ALLAH harus dikuduskan dan ditahirkan kembali. Tetapi, untuk itu, para imam dan orang-orang Lewi yang akan melaksanakannya harus juga menguduskan diri mereka, karena mereka dipilih ALLAH BAPA sendiri untuk melayani di Bait ALLAH. Hal terpenting, yang dicatat di sini, adalah bahwa semua tindakan pengudusan ini dilakukan “menurut perintah raja, sesuai dengan Firman TUHAN” (ayat 15). Hizkia mengerti dengan jelas, bahwa masalah yang berkaitan dengan kekudusan Bait ALLAH, hanya bisa dilakukan dengan menaati Firman ALLAH.

Saudara.. menjadi Kristen atau pengikut KRISTUS TUHAN, itu tidak berarti hanya menerima keselamatan, tapi juga menerima panggilan untuk melayani DIA melalui berbagai bentuk dan dalam berbagai situasi. IA menuntut KEKUDUSAN dari mereka yang melayani-NYA. Kekudusan sejati hanya terjadi jika FIRMAN TUHAN dijunjung sebagai otoritas tertinggi! Kekudusan sejati juga hanya timbul dari KERENDAHAN HATI dan KETEKUNAN untuk menaati pimpinan ROH-NYA!

Selamat beraktivitas.. TUHAN YESUS memberkati kita semua dan keluarga kita masing-masing, berlimpah-limpah..

Sentul City-Bogor, Ev. Ferdy Palar + Elisabeth Palar + all Members

Shalom.. Boker tov, Selamat pagi..Pembacaan perenungan Firman TUHAN hari ini, Rabu 3 Juni 2026 dari..2 Tawarikh 28:16-27...
07/06/2026

Shalom.. Boker tov, Selamat pagi..

Pembacaan perenungan Firman TUHAN hari ini, Rabu 3 Juni 2026 dari..

2 Tawarikh 28:16-27..

Nats dari 2 Tawarikh 28:22..
Dalam keadaan terdesak itu raja Ahas ini, malah semakin berubah setia terhadap TUHAN.

Saudara.. melalui bacaan Firman TUHAN pada hari ini, kita bisa lihat betapa jauhnya hati Ahas dari ALLAH BAPA! Kalau kita perhatikan kehidupan raja Ahas, maka tidak ada satu pun dari antaranya yang menunjukkan perhatiannya terhadap TUHAN, ALLAH ISRAEL. Hidupnya bergerak hanya dalam ‘kegelapan’.

Saudara.. Ahas melakukan penyembahan berhala yang melibatkan ritual keji, yaitu dengan mengorbankan anak-anak. Ia tidak menyadari bahwa perbuatan yang menyakiti hati TUHAN itu, akan membangkitkan murka-NYA. Tak heran, jika ALLAH BAPA kemudian menghukum Ahas, dengan membangkitkan raja Aram untuk menyerang dia. Tetapi, hal ini pun tidak membuat mata Ahas menjadi celik. Mata hatinya telah menjadi buta, hingga ia tidak bisa melihat bahwa ALLAH BAPA berada di balik semua itu. Malah, tanpa merasa malu, ia mengharapkan pertolongan dari raja Asyur. Suatu harapan, yang justru kemudian berbalik menjadi bumerang baginya. Iman Ahas pun makin terpuruk. Teguran dan hajaran ALLAH BAPA, tidak membuat mata hatinya terbuka untuk melihat maksud ALLAH BAPA. Kegelapan hati justru membuat Ahas mengira, bahwa raja Asyur menang karena pertolongan allahnya. Maka dalam kebodohannya, Ahas kemudian malah mempersembahkan korban kepada allah asing. Ironis sekali! Sungguh tak ada satu pun cerminan bahwa Ahas adalah anak dari raja Yotam, raja yang hidupnya berkenan bagi ALLAH BAPA.

Saudara.. hidup Ahas ini, menjadi suatu peringatan bagi kita. Jika tidak ada satu pun peristiwa dalam hidup, yang membuat mata hati kita terbuka untuk melihat bahwa ada maksud TUHAN di dalamnya, maka kita perlu waspada! Kita perlu memeriksa diri, bahwa apakah sesungguhnya kegelapan sedang menyelubungi hati kita, hingga kita tidak bisa melihat satu pun karya KRISTUS TUHAN dalam hidup kita, walau hanya berupa suatu sentilan kecil. Jika hal itu yang sedang terjadi dalam hidup kita, hendaklah kita datang pada BAPA SORGAWI. Kita minta DIA, melalui ROH KUDUS-NYA yang ada dalam setiao kita, untuk menyingkapkan selubung itu dari hati kita agar kita bisa melihat DIA dan terbuka pada karya dan maksud-maksudNYA di dalam hidup kita, bagi kemuliaan-NYA.

Selamat beraktivitas.. TUHAN YESUS memberkati kita semua dan keluarga kita masing-masing, berlimpah-limpah..

Sentul City-Bogor, Ev. Ferdy Palar + Elisabeth Palar + all Members

Shalom.. Boker tov, Selamat pagi..Pembacaan perenungan Firman TUHAN hari ini, Selasa 2 Juni 2026 dari.. 2 Tawarikh 28:1-...
07/06/2026

Shalom.. Boker tov, Selamat pagi..

Pembacaan perenungan Firman TUHAN hari ini, Selasa 2 Juni 2026 dari..

2 Tawarikh 28:1-15..

Nats dari 2 Tawarikh 28:1-2..
Ahas berumur dua puluh tahun pada waktu ia menjadi raja dan enam belas tahun lamanya ia memerintah di Yerusalem. Ia tidak melakukan apa yang benar di mata TUHAN seperti Daud, bapa leluhurnya, tetapi ia hidup menurut kelakuan raja-raja Israel, bahkan ia membuat patung-patung tuangan untuk para Baal.

Saudara.. bacaan Firman TUHAN pada hari ini mengenai raja Ahas, yang membalikkan segala hal baik yang telah dilakukan oleh Yotam, ayahnya. Untuk semua tindakan tersebut, hanya penilaian terburuk yang bisa diberikan oleh penulis kitab Tawarikh. Kehidupan Ahas yang menghidupkan kembali akan pengorbanan manusia, ala bangsa Kanaan, dipersamakan dengan “kelakuan raja-raja Israel”. Akibatnya, secara berturut-turut dan bergantian, ALLAH BAPA menyerahkan Yehuda ke tangan Aram dan Israel Utara. Bagi penulis kitab Tawarikh, semua yang terjadi jelas merupakan akibat dari dosa raja Ahas dan rakyat Yehuda! Dan, pada masa inilah, untuk pertama kalinya sebagian penduduk Yehuda harus mengalami pembuangan ke negeri lain. Para pembaca pertama dari kitab Tawarikh ini, bisa mengerti bahwa peristiwa pembuangan yang mereka alami, bermula dari keadaan bangsa dan kerohanian yang seperti ini.

Saudara.. kebejatan Ahas tersebut, makin menonjol dengan ironi yang muncul, yang juga bisa kita lihat pada bacaan Firman hari ini. Tindakan Ahas dipersamakan dengan kebejatan raja-raja Israel Utara. Tetapi, pada ayat 9-15, diceritakan bahwa justru orang-orang Israel Utara yang mau mendengar peringatan seorang nabi TUHAN dan memberi respon yang tepat, dengan mengakui keberdosaan mereka dan melakukan kehendak ALLAH BAPA. Mereka sama sekali tidak seperti Ahas, anaknya Yotam, keturunan Daud "bapa leluhurnya”.

Saudara.. orang yang berkeras hati untuk tetap tinggal teguh di dalam dosa, menolak jauh-jauh ketetapan ALLAH BAPA, berarti juga menjauhi ALLAH BAPA. Padahal, DIA sajalah atau satu-satunya Sumber pertolongan terpercaya untuk hidup!

Selamat beraktivitas.. TUHAN YESUS memberkati kita semua dan keluarga kita masing-masing, berlimpah-limpah..

Sentul City-Bogor, Ev. Ferdy Palar + Elisabeth Palar + all Members

Shalom.. Boker tov, Selamat pagi.. Pembacaan perenungan Firman TUHAN hari ini, Senin 1 Juni 2026 dari.. Perikop : 2 Tawa...
04/06/2026

Shalom.. Boker tov, Selamat pagi..

Pembacaan perenungan Firman TUHAN hari ini, Senin 1 Juni 2026 dari..

Perikop : 2 Tawarikh 27:1-9..

Nats dari 2 Tawarikh 27:6..
Yotam menjadi kuat, karena ia mengarahkan hidupnya kepada TUHAN, ALLAHnya.

Saudara.. dalam dunia yang sibuk dan penuh tantangan ini, tidaklah mudah bagi kita dalam berjuang menjaga arah tetap tertuju kepada TUHAN YESUS KRISTUS. Pencapaian pribadi, kekhawatiran hidup, atau godaan duniawi bisa mengalihkan kita dari TUHAN YESUS. Di antara raja-raja Perjanjian Lama, banyak yang mengakhiri hidup dengan buruk. Namun, kita temukan raja Yotam sebagai pengeculian, sebagaimana yang kita lihat dalam bacaan perikop Firman TUHAN hari ini.

Saudara.. Yotam adalah anak dari raja Uzia. Uzia pada awalnya, ia hidup takut akan TUHAN. Tapi kemudian, ia jatuh karena kesombongan. Uzia jadi menderita kusta, karena memberontak terhadap ketetapan TUHAN. Maka anaknya, Yotam mulai memerintah sebagai wakil ayahnya. Bayangkan, masa muda Yotam terbentuk di tengah situasi yang penuh ketegangan dan luka keluarga yang memalukan. Alih-alih membiarkan dirinya terjerumus ke dalam kepahitan atau meneruskan kesalahan ayahnya, Yotam memilih arah yang berbeda. Ia memilih untuk tidak mengulangi kesalahan yang sama.

Saudara.. Yotam memerintah hanya selama 16 tahun, itu relatif singkat dibandingkan raja-raja lain. Tetapi, catatan hidupnya di mata TUHAN sangatlah baik, “Ia melakukan apa yang benar di mata TUHAN, tepat seperti yang dilakukan Uzia, ayahnya, hanya ia tidak masuk ke dalam bait TUHAN.” Yotam berhati-hati agar tidak mengulangi kesalahan yang sama, seperti dilakukan Uzia. Ia memiliki KEBIJAKSANAAN ROHANI untuk membedakan mana yang benar dan mana yang menyimpang. Meskipun Yotam hidup benar, rakyatnya tetap tidak bertobat. Ia memimpin di tengah bangsa yang keras hati dan tetap melakukan apa yang jahat di hadapan TUHAN. Tetapi, Yotam tidak membiarkan kondisi di sekelilingnya mempengaruhi kesetiaannya. Tanpa kompromi, ia tetap hidup benar meski di tengah kebobrokan moral!

Saudara.. panjang umur atau lama menjabat, bukanlah ukuran keberhasilan dalam hidup rohani! Yang utama adalah kualitas kesetiaan kita Hidup yang singkat tapi berkenan, adalah lebih bernilai, daripada hidup panjang yang menyimpang. Yotam menjalani hidupnya dengan kualitas iman yang terarah. Kesetiaan kita kepada YESUS KRISTUS TUHAN, tidak boleh ditentukan oleh keadaan di sekitar kita! Meski keluarga, komunitas, bahkan gereja kita sedang suam-suam kuku, kita tetap dipanggil untuk hidup benar. Marilah kita selalu berdoa agar ALLAH ROH KUDUS senantiasa meneguhkan hati dan iman kita, di tengah dunia yang fana dan yang terus menggoyahkan kita.

Selamat beraktivitas.. Selamat memasuki dan menjalani bulan yang baru, bulan Juni 2026.. TUHAN YESUS memberkati kita semua dan keluarga kita masing-masing, berlimpah-limpah..

Sentul City-Bogor, Ev. Ferdy Palar + Elisabeth Palar + all Members

Shalom.. Happy Sunday!..Pembacaan perenungan Firman TUHAN hari ini, Minggu 31 Mei 2026 dari.. 2 Tawarikh 26:6-23..Nats d...
03/06/2026

Shalom.. Happy Sunday!..

Pembacaan perenungan Firman TUHAN hari ini, Minggu 31 Mei 2026 dari..

2 Tawarikh 26:6-23..

Nats dari 2 Tawarikh 26:16..
Setelah ia menjadi kuat, ia menjadi tinggi hati sehingga ia melakukan hal yang merusak. Ia berubah setia kepada TUHAN, ALLAHnya, dan memasuki bait TUHAN untuk membakar ukupan di atas mezbah pembakaran ukupan.

Saudara.. mungkin sebagian besar di antara kita, saat menonton sebuah film, pasti menginginkan akhir yang bahagia (happy ending). Sebaliknya, kisah yang diawali dengan hal baik, ternyata berakhir buruk, seringkali dianggap kurang bagus. Demikian halnya dengan kisah raja Uzia, yang dikisahkan dalam bacaan Firman TUHAN pada hari ini, yakni yang dimulai dengan keberhasilan, tapi kemudian ditutup dengan keberdosaan dan penghukuman TUHAN.

Saudara.. kisah hidup raja Uzia diawali dengan rangkaian pujian. Pada awal pemerintahannya, Uzia (16 tahun) melakukan apa yang benar di hadapan TUHAN. Selama ia bersandar pada ALLAH BAPA, maka segala yang dilakukannya menjadi berhasil. Keberhasilannya membuat gentar bangsa Filistin, Arab dan Amon. Pembangunan tembok kota, menara pengintai dan pertahanan, sumur-sumur untuk ternak, kebun-kebun anggur, serta pertanian digarap dengan baik dan berhasil. Angkatan bersenjata yang tangguh, dipersenjatai lengkap dengan alat-alat perang, menjadikan namanya masyhur di antara bangsa-bangsa. Sayangnya, kesombongannya menyeretnya ke dalam kehancuran! Entah disengaja atau tidak, Uzia telah menyalahgunakan kekuasaannya dengan mengambil alih tugas imam, yakni membakar ukupan di Bait ALLAH. Saat ditegur oleh imam Azarya, Uzia merespon dengan amarah. Di saat itulah, TUHAN menghukum Uzia dengan penyakit kusta, yang menyebabkan ia diusir dan diasingkan sampai mati.

Saudara.. lupa diri dan tinggi hati merupakan penyakit rohani yang harus ‘ditakuti’ oleh kita, orang-orang percaya. Peng-amsal juga memberi nasihat bahwa “Kecongkakan mendahului kehancuran, dan tinggi hati mendahului kejatuhan” (Amsal 16:18). Beda halnya dengan hidup orang yang takut akan TUHAN. Walau “jalan yang dilalui penuh onak dan duri”, penyertaan dan kekuatan dari KRISTUS TUHAN selalu bersama mereka. Bersyukurlah, jika TUHAN YESUS mengizinkan kita gagal dalam kelemahan dan menderita, karena kesudahan kisah kita akan berakhir bahagia (happy ending).

Selamat beribadah dan melayani.. TUHAN YESUS memberkati kita semua dan keluarga kita masing-masing, berlimpah-limpah.. Have a blessed week..

Sentul City-Bogor, Ev. Ferdy Palar + Elisabeth Palar + all Members

Shalom.. Boker tov, Selamat pagi..Pembacaan perenungan Firman TUHAN hari ini, Sabtu 30 Mei 2026 dari..  2 Tawarikh 26:1-...
03/06/2026

Shalom.. Boker tov, Selamat pagi..

Pembacaan perenungan Firman TUHAN hari ini, Sabtu 30 Mei 2026 dari..

2 Tawarikh 26:1-5..

Nats dari 2 Tawarikh 26:5b..
Dan selama ia mencari TUHAN, ALLAH membuat segala usahanya berhasil.

Saudara.. bacaan Firman TUHAN pada hari ini tentang Uzia, yang bisa dikatakan ia adalah seorang remaja yang luar biasa! Uzia memiliki nilai plus dibanding dengan rekan-rekan sebayanya, di mana ia dinobatkan menjadi raja atas kerajaan Yehuda pada usianya yang masih sangat belia, yaitu 16 tahun, untuk menggantikan ayahnya, Amazia. Jika mengandalkan kekuatan sendiri, dipastikan Uzia tidak akan mampu menjalankan tugasnya sebagai raja. Tapi oleh karena Uzia mengandalkan TUHAN dan melakukan apa yang benar di mata TUHAN, maka segala sesuatu yang dikerjakannya, dibuat TUHAN berhasil.

Saudara.. usia muda tidaklah menjadi soal. Asal ia hidup dalam Kebenaran KRISTUS, kehidupannya pasti membawa dampak. Paulus pun menasihatkan hal itu kepada Timotius (lihat 1 Timotius 4:12). Menjadi teladan bagi orang lain, tidak harus menunggu seseorang menjadi dewasa terlebih dahulu. Banyak orang yang sudah dewasa secara usia atau menjadi Kristen berpuluh-puluh tahun, tapi kehidupannya tidak menjadi teladan bagi orang lain. Sebaliknya, tidak sedikit anak muda yang dipakai TUHAN secara luar biasa dan hidupnya menjadi kesaksian bagi banyak orang.

Saudara.. TUHAN YESUS merancang hal-hal yang baik (keberhasilan dan masa depan yang gilang-gemilang) bagi orang percaya. Karena itu, jangan pernah kita menjauhkan diri dari-NYA! Sebaliknya, kita harus makin melekat kepada-NYA dan mengarahkan pandangan kita kepada DIA,, “…yang memimpin kita dalam iman, dan yang membawa iman kita itu kepada kesempurnaan,” (Ibrani 12:2). Apa pun kesesakan/kesukaran yang kita alami saat ini, jangan pernah putus asa! Tetaplah kita bertekun dan sabar menanti-nantikan TUHAN! Orang boleh mengatakan apa saja untuk melemahkan iman kita, tapi kita harus punya iman yang teguh. Biarlah kita selalu percaya, bahwa bagi TUHAN tidak ada yang mustahil! Dunia mengukur keberhasilan seseorang dengan uang, kekayaan atau jabatan. Tapi sesungguhnya, orang yang berhasil adalah orang yang hidup sesuai kehendak TUHAN YESUS KRISTUS.

Happy weekend!.. Shabbat Shalom, bagi yang menjalani.. TUHAN YESUS memberkati kita semua dan keluarga kita masing-masing, berlimpah-limpah..

Sentul City-Bogor, Ev. Ferdy Palar + Elisabeth Palar + all Members

Shalom.. Boker tov, Selamat pagi..Pembacaan perenungan Firman TUHAN hari ini, Jumat 29 Mei 2026 dari.. 2 Tawarikh 25:17-...
30/05/2026

Shalom.. Boker tov, Selamat pagi..

Pembacaan perenungan Firman TUHAN hari ini, Jumat 29 Mei 2026 dari..

2 Tawarikh 25:17-28..

Nats dari 2 Tawarikh 25:27..
Sejak Amazia menjauhi TUHAN, orang mengadakan persepakatan melawan dia di Yerusalem, sebab itu larilah ia ke Lakhis. Tetapi mereka menyuruh mengejar dia ke Lakhis, lalu dibunuhlah ia di sana.

Saudara.. “kesombongan” merupakan sifat yang cenderung mudah menghinggapi para pemimpin dan orang-orang dengan posisi dan kelebihan tertentu. Ketika sebuah prestasi dicapai, orang gampang lupa siapa sesungguhnya yang telah memberikan hal itu kepada mereka. Demikianlah yang terjadi dengan raja Amazia, yang kita baca dari bacaan Firman TUHAN pada hari ini. Meski, pada awalnya, dikatakan bahwa Amazia “melakukan apa yang benar di mata TUHAN, hanya tidak segenap hati” (2 Tawarikh 25:2), TUHAN tetap mau menganugerahkan kemenangan dalam peperangan melawan musuh-musuhnya. Hingga kemudian, sesuatu yang ironis terjadi! Amazia berubah setia kepada TUHAN dengan “mendirikan para allah bani Seir, yang dibawanya pulang sebagai allahnya" (2 Tawarikh 25:14). Bahkan, nabi yang diutus TUHAN untuk menegurnya, sama sekali tidak dihiraukannya. TUHAN pun murka.

Saudara.. akibat dari ketidaksetiaan dan arogansi yang ditunjukkannya, TUHAN menetapkan untuk menghukum Amazia. TUHAN membiarkan Amazia dikalahkan oleh Yoas (raja Israe), yang mengakibatkan seluruh pasukannya kocar-kacir. Amazia sendiri ditawan oleh Yoas. Dengan tegas, penulis mengatakan bahwa TUHAN -lah “yang hendak menyerahkan mereka ke dalam tangan Yoas, karena mereka telah mencari allah orang Edom”.

Saudara.. ini adalah sebuah pelajaran yang berharga bagi kita, orang-orang percaya, yaitu agar tidak berlaku sombong dan lupa diri. Ketika TUHAN YESUS memberikan kesempatan yang baik, jangan lantas bersikap arogan dan kemudian melupakan TUHAN, Sang Sumber. Terlebih jika kita mempersekutukan DIA dengan segala ilah asing, yang merupakan kejijikan bagi-NYA. TUHAN YESUS tidak pernah bisa kita permainkan! DIA murka, jika kita menyepelekan kekudusan dan kemuliaan nama-NYA. TUHAN YESUS mau agar hanya DIA -lah satu-satunya TUHAN dalam hidup kita. Oleh sebab itu, marilah kita selalu menujukan segala pemujaan kita hanya kepada YESUS KRISTUS TUHAN!

Selamat beraktivitas.. TUHAN YESUS memberkati kita semua dan keluarga kita masing-masing, berlimpah-limpah..

Sentul City-Bogor, Ev. Ferdy Palar + Elisabeth Palar + all Members

Shalom.. Boker tov, Selamat pagi.. Pembacaan perenungan Firman TUHAN hari ini, Kamis 28 Mei 2026 dari.. 2 Tawarikh 25:1-...
30/05/2026

Shalom.. Boker tov, Selamat pagi..


Pembacaan perenungan Firman TUHAN hari ini, Kamis 28 Mei 2026 dari..

2 Tawarikh 25:1-16..

Nats dari 2 Tawarikh 25:2..
Ia melakukan apa yang benar di mata TUHAN, hanya tidak dengan segenap hati.

Saudara.. TUHAN YESUS sangat tidak senang terhadap orang-orang yang melakukan segala sesuatu dengan setengah hati, terlebih-lebih dalam hal ibadah dan pelayanan. Mungkin secara kasat mata, nampak berapi-api melayani TUHAN, tapi jika hati kita mendua dan tidak melakukannya dengan segenap hati, maka itu tidak berkenan di hati TUHAN. Inilah yang dilakukan raja Amazia, sebagaimana yang diceritakan dalam bacaan Firman TUHAN pada hari ini.

Saudara.. perhatikan di ayat 14, “Ketika Amazia kembali, setelah mengalahkan orang-orang Edom itu, ia mendirikan para allah bani Seir, yang dibawanya pulang, sebagai allahnya. Ia sujud menyembah kepada allah-allah itu dan membakar korban untuk mereka.” Ternyata, selain beribadah kepada TUHAN yang hidup, Amazia juga menyembah berhala. Bahkan, ia mempersembahkan korban kepada mereka. Pada masa kini pun, banyak orang percaya yang secara lahiriah beribadah kepada TUHAN YESUS, sibuk melayani pekerjaan TUHAN, tapi ternyata di sisi lain, mereka tetap menjalin persahabatan dengan dunia dan enggan memisahkan diri darinya. Sikap demikian, menyedihkan hati TUHAN! (lihat Yakobus 4:4)

Saudara.. sebagai anak-anak TUHAN, kita tidak hanya dituntut untuk mengasihi TUHAN YESUS dengan segenap hati, tapi kita juga dipanggil untuk beribadah dan melayani DIA dengan segenap hati. Jangan sampai kita terbawa oleh arus dunia ini dan silau dengan tawaran-tawaran dunia yang begitu menggiurkan dan menjanjikan kenikmatan! Kilauan dunia inilah, yang seringkali menawan hati kita dan mengalihkan perhatian kita dari kehidupan ibadah yang benar, sehingga ibadah dan pelayanan yang kita lakukan, itu sebatas formalitas dan rutinitas belaka. Jika demikian, “Hai orang-orang munafik! Tepatlah nubuat Yesaya tentang kamu: Bangsa ini memuliakan AKU dengan bibirnya, padahal hatinya jauh dari AKU. Percuma mereka beribadah kepada-KU, karena ajaran yang mereka ajarkan ialah perintah manusia." (Matius 15:8-9)

Selamat beraktivitas.. TUHAN YESUS memberkati kita semua dan keluarga kita masing-masing, berlimpah-limpah..

Sentul City-Bogor, Ev. Ferdy Palar + Elisabeth Palar + all Members

Shalom.. Boker tov, Selamat pagi..Pembacaan perenungan Firman TUHAN hari ini, Rabu 27 Mei 2026 dari.. 2 Tawarikh 24:15-2...
29/05/2026

Shalom.. Boker tov, Selamat pagi..

Pembacaan perenungan Firman TUHAN hari ini, Rabu 27 Mei 2026 dari..

2 Tawarikh 24:15-27..

Nats dari 2 Tawarikh 24:22..
Raja Yoas tidak mengingat kesetiaan yang ditunjukkan Yoyada, ayah Zakharia itu, terhadap dirinya. Ia membunuh anak Yoyada itu, yang pada saat kematiannya berseru: “Semoga TUHAN melihatnya dan menuntut balas!”

Saudara.. setiap orang bisa dididik, agar menjalani hidup yang baik. Raja Yoas mendapat didikan yang sangat baik dari imam Yoyada. Dan, melalui bacaan Firman TUHAN pada hari ini, kita bisa lihat bahwa ketidaksetiaan terhadap didikan menyebabkan kehancuran raja Yoas. Ada 2 fase dalam hidup Yoas, yaitu :

1) Saat Yoas di bawah bimbingan imam Yoyada, dan Yoas hidup takut akan TUHAN.

2) Saat Yoas memilih meninggalkan jalan TUHAN, sesudah kematian imam Yoyada.

Inisiatif yang baik dari Yoas, nampak saat ada kebutuhan untuk membaharui Rumah TUHAN dan perlengkapannya. Yoas -lah yang mengingatkan Yoyada akan hukum Musa, dalam hal mewajibkan pengumpulan pajak. Informasi itu, disambut dengan sukacita oleh segenap rakyat Yehuda. Raja yang memimpin pekerjaan, menyalurkan dana dan menunjuk tukang. Dengan demikian, peribadahan berjalan lancar, tanpa henti, di sepanjang umur Yoyada.

Saudara.. sejak kematian Yoyada, perilaku Yoas berubah drastis! Yoas lupa diri, karena terbuai oleh saran para pemimpin Yehuda untuk kembali pada penyembahan berhala. Bahkan, Yoas tega membunuh Zakharia, anaknya imam Yoyada. Yoas telah lupa akan hutang budi kepada Yoyada. Alhasil, terbuktilah apa yang dinubuatkan Zakharia! ALLAH ISRAEL yang menumpas umat-NYA. Mereka dijadikan jarahan oleh bangsa-bangsa Aram. Sedangkan Yoas, ia dikhianati oleh rakyatnya dan mati mengenaskan!

Saudara.. “kekuasaan” memiliki daya tarik untuk mengubah perilaku seseorang. Tanpa pembimbing yang kompeten, kebaikan bisa seketika berubah menjadi kejahatan! Hal ini nampak dari ketidaksetiaan Yoas pada didikan Yoyada, untuk hidup takut akan ALLAH BAPA. Padahal, didikan bertujuan untuk mengarahkan seseorang pada kebaikan. Tetapi, menolak didikan berarti menjerumuskan diri pada kehancuran. Salah satu ciri orang yang mau dididik adalah RENDAH HATI dalam belajar mengoreksi diri, mendengar saran maupun kritikan dari orang lain, dan lain sebagainya. Karena itu, kita perlu tuntunan ROH KUDUS TUHAN, agar kita menjadi murid KRISTUS yang sejati.

Selamat beraktivitas.. TUHAN YESUS memberkati kita semua dan keluarga kita masing-masing, berlimpah-limpah..

Sentul City-Bogor, Ev. Ferdy Palar + Elisabeth Palar + all Members

Shalom.. Boker tov, Selamat pagi..Pembacaan perenungan Firman TUHAN hari ini, Selasa 26 Mei 2026 dari.. 2 Tawarikh 24:1-...
28/05/2026

Shalom.. Boker tov, Selamat pagi..

Pembacaan perenungan Firman TUHAN hari ini, Selasa 26 Mei 2026 dari..

2 Tawarikh 24:1-14..

Nats dari 2 Tawarikh 24:4-5..
Kemudian Yoas bermaksud untuk membaharui rumah TUHAN. Ia mengumpulkan para imam dan orang Lewi dan berkata kepada mereka: “Pergilah kamu ke kota-kota Yehuda dan kumpulkanlah uang dari seluruh orang Israel untuk memperbaiki rumah ALLAHmu setiap tahun. Lakukanlah hal itu dengan segera!” Tetapi orang Lewi itu tidak melakukannya dengan segera.

Saudara.. raja Yoas memang, pada akhir hidupnya, berbalik dari TUHAN. Tetapi, Yoas pernah melakukan apa yang benar di mata TUHAN, sebagaimana yang diceritakan dalam bacaan Firman TUHAN pada hari ini. Yoas merupakan raja yang berjasa bagi Rumah TUHAN di Yerusalem, ia bermaksud untuk membaharui Rumah TUHAN. Ini tanda bahwa Yoas memiliki perhatian yang serius, perhatian yang lahir dari kesalehannya. Yoas tahu, bahwa kerajaan yang makmur dan aman tidaklah berarti jika Rumah TUHAN terabaikan. Bagi Yoas, kondisi Bait Suci menggambarkan sikap penghargaan umat berkaitan dengan ibadahnya kepada TUHAN. Sikap pengabaian dan penghinaan atas Rumah TUHAN, sebenarnya mencerminkan pengabaian dan penghinaan terhadap TUHAN sendiri. Orang-orang Lewi, pada kisah ini, diceritakan enggan langsung mengerjakan perintah raja Yoas. Nampaknya, mereka merasa bahwa penduduk kota, di luar kota, tidak akan menerima dan mendukung pekerjaan ini. Meski demikian, Yoas tetap meminta pertanggungjawaban mereka dan mendorong agar renovasi terus berjalan.

Saudara.. mengapa Yoas tidak mau menelantarkan Rumah TUHAN dalam kondisi seperti itu? Jika mereka tidak membaharui Rumah TUHAN, sebagaimana fungsi dan kelayakannya, maka umat sepakat dengan motivasi Atalya yang telah memakai barang-barang Rumah TUHAN untuk penyembahan berhala. Hal itu adalah bentuk penentangan mereka untuk menyembah TUHAN yang benar! Yoas tidak mau membiarkan Rumah TUHAN sama seperti ketika Atalya yang berkuasa atas kerajaan Yehuda.

Saudara.. tindakan Yoas ini, patut kita teladani. Berapa banyak orang Kristen yang peduli dan memberi kontribusi, untuk merawat dan memperindah Gereja KRISTUS? Apakah kita masih memiliki pandangan, bahwa yang patut dan wajib menyumbang pada Gereja KRISTUS adalah orang-orang kaya saja atau para pelayan saja? Sebagaimana raja Yoas yang mau menghargai TUHAN dan Rumah TUHAN, marilah kita juga belajar untuk berkontribusi bagi Gereja KRISTUS TUHAN. Bukan untuk tujuan kemegahan atau kemewahan, tapi agar tempat ibadah yang ada, itu layak untuk menunjang umat beribadah kepada TUHAN yang benar, TUHAN YESUS KRISTUS.

Selamat beraktivitas.. TUHAN YESUS memberkati kita semua dan keluarga kita masing-masing, berlimpah-limpah..

Sentul City-Bogor, Ev. Ferdy Palar + Elisabeth Palar + all Members

Address

Sentul

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when The Warriors of LORD JESUS Ministry posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Share