11/05/2026
Insan Tzu Chi Pekanbaru menghimpun ketulusan dengan mengikuti perayaan Waisak secara daring yang terhubung langsung dengan Tzu Chi Taiwan-Hualien. Kegiatan ini berlangsung di halaman kantor Tzu Chi Pekanbaru pada hari Minggu, 10 Mei 2026, pukul 06.00โ07.15 pagi bersama 16 negara di 43 lokasi.
Sebanyak 224 insan Tzu Chi dan sukarelawan membentuk formasi angka 60 yang di dalamnya terdapat tulisan TC(singkatan dari Tzu Chi), yang menggambarkan bahwa perjalanan welas asih Tzu Chi dalam menjalankan ikrar telah berusia 60 tahun. Total sebanyak 243 insan yang mengikuti Live Waisak dari halaman kantor Tzu Chi Pekanbaru.
โBuddha mengajarkan kepada kita bahwa setiap orang pada dasarnya memiliki hakikat kebuddhaan.Berkat budi luhur Buddha, orang tua, guru, dan semua makhluk yang menekuni berbagai bidang, barulah kita dapat hidup dengan tenang, damai, dan bahagia. Kita juga harus bersyukur atas budi luhur langit dan bumi. Bumi ini dan segala isinya,budi luhurnya bagi kita semua juga sangat besar. Selain itu, segala sesuatu yang kita temui juga membawa manfaat bagi kita. Setiap orang yang hidup di dunia ini, senantiasa menerima kebaikan dan budi luhur di dunia ini. Karena itu, kita harus bersyukur setiap saat.โ demikian wejangan dari Master saat memberikan ceramah di akhir prosesi pemandian rupang Buddha.
โKita bisa mengikuti live waisak bisa ketemu Master, Master hadir di layar kaca dan memberi zhufu(doa) kepada kita. Kita benar-benar harus gan en (berterimakasih dengan rasa syukur) bukan hanya dengan Buddha, bukan hanya dengan orang tua, tetapi kepada semua makhluk ya. Hen gan d**g (sangat terharu) sama relawan kita ya, mereka hen yong xin (sepenuh hati) bisa datang pagi-pagi.โ ungkap Lutiana.