14/05/2022
Air sungai keruh warga kesal aktivitas-pembangunan PLTA desa Pardomuan Pakpak Bharat.
PAKPAK BHARAT, – Warga Dusun cikaok dan binagaboang, Desa penangalan binangaboang , Kecamatan salak, Kabupaten kabupaten Pakpak Bharat, kesal terhadap aktivitas pembangunan PLTA desa Pardomuan, karena di desa dan masyarakat mereka masih bekerergantungan terhadap sungai aliran Lae ordi. Dampak akibat aktivitas pembangunan PLTA di Desa Pardomuan dusun Lae mbulan, menjadi pemicunya. Air keruh dan tak layak digunakan Di antaranya, dugaan tercemarnya air sungai yang tiap hari dimanfaatkan warga untuk mandi, cuci, dan memasak.
AS, warga setempat, menjelaskan, sekitar 350 kepala keluarga (KK) penduduk Desa penanggalan binagaboang, bergantung pada aliran air sungai.
Air sungai tersebut digunakan untuk keperluan umum dan dialirkan ke setiap rumah warga melalui p**a. Namun, sejak beroperasinya pembangunan PLTA di desa Pardomuan, dusun Lae mbulan itu membuat sungai tercemar. ”Sejak ada pembangunan PLTA itu air sungai jadi keruh berlumpur. Padahal, warga setiap harinya pakai air sungai itu buat madi, cuci-cuci, dan lainnya (MCK). Kalau untuk masak dan minum beli air galon atau isi ulang terus digodok lagi,” ujarnya. Sabtu 14/05/2022.
konstruksi Pembangkit Listrik Tenaga Mikro Ordi Hulu di Desa Pardomuan, Kecamatan Sitellu Tali Urang Julu, Pakpak Bharat, mulai beroperasi semenjak diresmikannya langsung oleh bupati Pakpak Bharat dan pemangku kepentingan lainya.Rabu (23/03/2022)lalu. Namun, hingga kini belum adanya pemberitaan terhadap keruhnya air terhadap masyarakat.
Adanya galian aktivitas pembangunan tersebut turut membuat warga Desa binagaboang tak rukun. Bahkan pro dan kontra timbul di tingkat internal keluarga. ”Ada suami-istri yang bertengkar tiap hari gara-gara beda berselisih pendapat itu. Bahkan ada keluarga yang mendukung proyek itu dikucilkan sama warga,” tandasnya.
Sementara itu, Kepala Desa dan pemangku kepentingan slow respon tak ada jawaban mengenai cemaran sungai itu. Apalagi, semenjak timbulnya pencemaran air sungai akibat aktivitas tersebut.
dan kami selaku pemerhati lingkungan Pakpak Bharat menganjurkan proses dan perencanaan pembangunan atau (AMDAL) Dengan tujuan sebagai sarana dalam menyelenggarakan penelitian dalam bidang lingkungan hidup dan daerah aliran sungai
sebagai sarana pembentukan proyek berkelanjutan dalam bidang pemanfaatan lingkungan hidup dan daerah lingkungan hidup yang produktifSupaya sebagai wahana terbentuknya komunitas peneliti dan pengembang lingkungan hidup dan daerah aliran sungai. (DAS)
Hendaknya pemerintah harus menyesuaikan siklus lingkungan hidup Yang sehat dan sesuai perencanaan pembangunan pemberdayaan masyarakat oleh tim / penggiat peduli lingkungan dan Daerah aliran sungai Pakpak Bharat. Karena berdasarkan AMDAL DAS yang ditetapkan.ungkap (PL)
(PL)