Vis japanese star mengenal para bintang yang sudah memperlihatkan talentanya di bintang sehingga bintang memberikan mereka seni yang dapat menjadikan mereka sebagai bintang karena bintang adalah menghasilkan karya. Setiap orang bisa menjadi nomor satu begitu juga dengan bintang kalau semua orang bisa menjadi bintang karena mereka mempunyai karya masing-masing sehingga menjadi inspirasi untuk semua
orang. Mereka yang menjadi bintang adalah minat mereka terhadap talenta karena talenta adalah seni yang bisa menciptakan hasil karya yang menawan sehingga membuat orang tertarik dan mendapatkan hiburan dari para bintang. Vis japanese star berhubungan dengan jenis penghibur yang dipasarkan untuk citra, daya tarik, dan kepribadian di dalam budaya jepang. Idola terutama adalah penyanyi dengan pelatihan keterampilan penampilan lainnya seperti akting dan permodelan. Seorang idola adalah tipe penghibur yang citranya diproduksi untuk memupuk pengikut penggemar konsumen yang berdedikasi. Idola dipasarkan untuk citra, daya tarik, dan kepribadian mereka. Tujuan utama seorang idola adalah untuk "menjual mimpi", menawarkan penggemar suatu bentuk seni. Meskipun dilatih dalam berbagai peran dalam dunia hiburan, idola di Jepang tidak diharapkan untuk memenuhi standar penampilan yang tinggi seperti yang dilakukan para profesional di bidangnya. Karena citra buatan mereka, idola umumnya tidak dianggap sebagai artis asli. Demikian pula, banyak artis muda Jepang yang mengejar karir di bidang akting atau musik menolak label idola dalam upaya untuk dilihat sebagai profesional. Idola dipandang sebagai panutan bagi publik, dan kehidupan serta citra pribadi mereka. Pasar sub-kategori dari vis japanese star yaitu:
Idola internet (ネットアイドル, Netto aidoru): Idola internet adalah selebriti internet yang muncul dengan aksesibilitas Internet pada 1990-an, menggunakan situs web dan blog buatan sendiri untuk membahas kehidupan sehari-hari mereka. Idola internet saat ini melakukan sebagian besar aktivitas mereka melalui situs web siaran alir video dan media sosial mulai tahun 2000-an. Budaya penggemar idola telah memperkenalkan beberapa istilah slang ke publik Jepang, antara lain:
- DD, singkatan untuk daredemo daisuki (誰でも大好き, terj. "Sangat menyukai siapapun"), berlaku bagi orang yang tidak memiliki anggota atau grup favorit. The term has negative connotations. Penulis Riyan bersugesti bahwa meskipun terdapat penggemar yang tidak memiliki anggota atau grup favorit, kemungkinan besar mereka tidak akan mengidentifikasi dirinya sebagai DD. Variasi dari DD adalah kata bako oshi (箱推し, terj. "pendukung pak keseluruhan"), yang menunjukkan dukungan untuk grup idola.
- Oshimen (推しメン), anggota atau kelompok favorit
Interaksi penggemar
Sifat penting dari idola yang membedakan mereka dari selebriti pada umumnya adalah hubungan mereka dengan penggemar. Penggemar dibangun sebagai pendukung aktif dalam narasi perjalanan sang idola untuk menjadi penghibur profesional, memandang mereka sebagai tipe saudara kandung, anak perempuan atau anak laki-laki, atau anak perempuan/ atau aki-laki pintu sebelah karena betapa mudahnya mereka berhubungan dengan publik. Penggemar membelanjakan uang untuk barang dagangan dan produk endorse dalam mendukung kesukaan mereka secara langsung, membandingkannya dengan membelanjakan uang untuk "orang yang dicintai"; beberapa orang merasa senang karena mampu membahagiakan seseorang yang dikagumi. Penggemar yang berdedikasi dapat melepaskan karier mereka dan mengabdikan tabungan hidup mereka untuk mendukung dan mengikuti anggota favorit mereka. Untuk membina kedekatan antara idola dan penggemar maka bakat menawarkan temu dan sapa dalam bentuk acara jabat tangan, tempat para penggemar memiliki kesempatan untuk berjabat tangan, berfoto, dan berbicara singkat dengan para idola. Di dunia yang terus berkembang dengan kehadiran media sosial dan interaksi online, peran fans tidak lagi terbatas pada sekadar menjadi pengagum atau penonton. Mereka memiliki dampak yang signifikan dalam berbagai aspek kehidupan, membentuk budaya populer, serta memiliki pengaruh yang luas di industri hiburan. Fans atau penggemar bukan sekadar individu yang menyukai sesuatu. Mereka membentuk komunitas yang kuat di sekitar minat bersama mereka. Keberadaan komunitas ini dapat memberikan dukungan sosial, rasa identitas yang kuat, dan lingkungan yang aman bagi individu yang merasa terhubung dengannya. Komunitas ini juga sering menjadi tempat di mana ide-ide baru dan kreativitas berkembang. Dengan adanya penggemar maka para bintang bisa terus berkembang dan menjadi profesional dalam talenta. Penggemar selalu menjadi pedukung untuk para bintang karena para bintang adalah penghibur yang selalu jadi peminat oleh semua orang. Para bintang bukan saja menjadi penghibur tetapi para bintang selalu mengembangkan karya dengan talenta yang unik sehingga membuat semua orang jadi kagum dan menjadi inspirasi. Para fans dapat mempengaruhi popularitas seorang artis dan kesuksesan dalam berkarya. Keberadaan fans juga memainkan peran penting dalam menghubungkan generasi yang berbeda. Misalnya, sebuah Idola internet yang telah ada sejak lama, mungkin memiliki penggemar dari berbagai kelompok usia dan selalu mempromosikan idolanya di berbagai macam sosial media sehingga idolanya menjadi terkenal dan berkembang pesat untuk memperbanyak karya. Fans bisa terhubung melalui kesamaan minat dalam warisan budaya tertentu dan memperluas jaringan komunitas di antara mereka. Fans sering menjadi pendorong bagi inovasi dan kreativitas dalam industri hiburan. Respon positif dari penggemar dapat mendorong pencipta untuk terus menghasilkan konten yang unik dan berani. Keberhasilan karya-karya ini tidak hanya menguntungkan industri, tetapi juga memberikan pengalaman yang lebih memuaskan bagi para penggemar. Perusahaan mulai mengakui kekuatan besar yang dimiliki oleh fans. Mereka merancang strategi pemasaran yang ditujukan untuk menarik perhatian dan mendapatkan dukungan dari komunitas penggemar. Kolaborasi dengan selebriti atau atlet yang memiliki basis penggemar yang kuat dapat membawa keuntungan besar dalam hal penjualan dan citra merek. Dengan adanya fans maka bisa memberikan perspektif yang berbeda terhadap para bintang sehingga para bintang bisa termotivasi untuk lebih banyak berkarya. Para fans adalah dukungan yang bisa memperluas jaringan para bintang sehingga jaringan para bintang membuat bintangnya jadi terkenal luas di hadapan banyak orang. Fans adalah jalur yang tepat untuk melakukan promosi kepada para bintangnya karena para bintang membutuhkan para fans, kalau tidak adanya para fans maka para bintang tidak berarti lagi terhadap talentanya sehingga para fans menjadi tidak suka dengan idolanya. Setiap komunitas fans memiliki identitasnya sendiri, selalu memiliki mode yang unik, dan nama-nama ini mencerminkan kesetiaan dan kesukaan para anggotanya terhadap para bintang yang mereka sukai. Ayo kita membuat komunitas fans Vis Japanese Girl agar bisa membuat popularitas para bintang menjadi meningkat sehingga para bintang menjadi mendapatkan penggemar yang banyak