02/09/2026
Ban motor yang jarang digunakan bisa berubah menjadi keras seperti kerupuk karena mengalami proses oksidasi dan ozonolisis, di mana kandungan minyak alami (emolien) pada karet ban menguap dan rusak akibat paparan udara, oksigen, serta sinar ultraviolet (UV).Saat motor aktif digunakan, pergerakan dan kelenturan ban akan memicu komponen kimia di dalamnya untuk terus memompa minyak alami tersebut ke permukaan ban.
Hal inilah yang menjaga ban tetap elastis. Sebaliknya, saat motor hanya diam dalam waktu lama, minyak tersebut mengendap, mengering, dan menyebabkan karet kehilangan elastisitasnya hingga menjadi keras, getas, dan mudah retak (kondisi ini sering disebut dry rot).
~Tips Mencegah Ban Mengeras saat Motor Ditinggal
โข Standar Tengah: Gunakan standar gandar dua (tengah) dan beri ganjalan pada roda depan agar kedua ban tidak menyentuh lantai secara langsung.
โข Jaga Tekanan Angin: Pastikan tekanan ban tetap berada pada batas normal sebelum motor disimpan.
โข Gunakan Alas: Jika terpaksa menyentuh lantai, beri alas berupa kardus atau papan kayu di bawah ban untuk mengurangi perpindahan suhu dingin dari lantai.
โข Rutin Dipanaskan: Sempatkan untuk membawa motor berjalan keliling komplek setidaknya 1โ2 kali seminggu agar ban tetap bergerak (flexing).
Credits video
ยฉ๏ธ All Rights and Credits Reserved To The Respective Owner(s). Please Contact Us For Credit or Removal.