WRI Indonesia

WRI Indonesia WRI Indonesia, didirikan di Indonesia dengan nama Yayasan Institut Sumber Daya Dunia.
(1)

Sebuah lembaga penelitian independen yang berfokus pada pembangunan sosio-ekonomi Indonesia dengan cara yang berkelanjutan.
------------
WRI Indonesia is an independent research institute focusing on socio-economic development in a sustainable way. WRI Indonesia adalah lembaga kajian independen yang fokus pada pembangunan sosio-ekonomi nasional secara inklusif dan berkelanjutan. Pekerjaan kami fok

us pada empat bidang utama: hutan, iklim, kota dan transportasi, dan tata kelola. Kami mengaktualisasikan gagasan-gagasan besar ke dalam aksi nyata pada titik temu yang menghubungkan lingkungan dengan peluang ekonomi dan kesejahteraan manusia.

Hai, Kawan! Data punya peran penting dalam menentukan arah pembangunan di Tanah Papua.Saat ini, penguatan data Orang Asl...
19/05/2026

Hai, Kawan! Data punya peran penting dalam menentukan arah pembangunan di Tanah Papua.

Saat ini, penguatan data Orang Asli Papua (OAP) terus didorong agar dapat semakin menggambarkan kondisi dan kebutuhan masyarakat secara lebih utuh dan kontekstual. Data yang akurat sangat dibutuhkan agar kebijakan pembangunan bisa lebih tepat sasaran, adil, dan inklusif.

Dengan pendekatan pendataan yang lebih partisipatif dan berbasis konteks lokal, pembangunan di Tanah Papua diharapkan dapat benar-benar berpijak pada kebutuhan masyarakatnya.

Yuk, pelajari lebih lanjut di: bit.ly/DataOrangAsliPapua

Hai, Kawan!Masih ada banyak tantangan dalam sistem transportasi perkotaan dan PARKIR Makassar hadir untuk membahas perma...
18/05/2026

Hai, Kawan!

Masih ada banyak tantangan dalam sistem transportasi perkotaan dan PARKIR Makassar hadir untuk membahas permasalahan itu bersama orang-orang yang paling merasakannya.

Selama 5 hari, 20–24 April 2026, peserta berkumpul untuk memahami, mendokumentasikan, dan menyuarakan realitas mobilitas di Kota Makassar dan Pulau Barrang Lompo dari sudut pandang warga lokal, termasuk perempuan, penyandang disabilitas, dan lansia.

Dari trotoar yang belum aksesibel, jadwal keberangkatan kapal yang hanya ada sekali sehari, hingga cerita-cerita warga yang selama ini jarang terdengar. Semua diceritakan kembali dalam bentuk tulisan dan foto esai sebagai upaya advokasi perubahan nyata.

Hai, Kawan! Sektor lahan berkontribusi besar pada krisis iklim. Untuk menjawab tantangan tersebut, GHG Protocol meluncur...
13/05/2026

Hai, Kawan! Sektor lahan berkontribusi besar pada krisis iklim. Untuk menjawab tantangan tersebut, GHG Protocol meluncurkan Land Sector and Removals Standard (LSRS), yang akan menjadi standar global untuk mengukur, melaporkan, dan memantau emisi gas rumah kaca (GRK) pada sektor berbasis lahan.

Standar ini diharapkan dapat membantu perusahaan dan pemangku kepentingan melakukan penghitungan emisi secara transparan, konsisten, dan akuntabel. Sehingga dapat berkontribusi pada upaya penurunan emisi GRK.

Ikuti upaya kami dalam mendukung sektor berbasis lahan yang berkelanjutan di bit.ly/Mengenal-LSRS

Hai, Kawan! Ada angin segar di tengah kondisi hutan dunia yang masih menghadapi banyak tekanan. Setelah mencapai tingkat...
11/05/2026

Hai, Kawan! Ada angin segar di tengah kondisi hutan dunia yang masih menghadapi banyak tekanan. Setelah mencapai tingkat kehilangan tertinggi pada 2024, kehilangan hutan hujan primer tropis akhirnya tercatat menurun pada 2025. 🌳

Namun, tantangannya belum selesai. Pada 2025, sekitar 4,3 juta ha hutan primer telah hilang, sementara kebakaran hutan dan ekspansi pertanian terus menjadi ancaman utama.

Lalu, bagaimana tren kehilangan tutupan hutan di Indonesia dan apa yang perlu diwaspadai ke depan? Cari tahu lebih lanjut di webinar terbaru dari & ! Segera daftar di gfw.global/tclwebinar25

πŸ“„ Akses laporan Tree Cover Loss terkini di gfw.global/tcl25

Hai, Kawan! Pertumbuhan ekonomi, apakah juga berarti emisinya ikut naik?Para peneliti memperkirakan peluang lebih dari 7...
08/05/2026

Hai, Kawan!

Pertumbuhan ekonomi, apakah juga berarti emisinya ikut naik?

Para peneliti memperkirakan peluang lebih dari 70% bahwa pemanasan global akan terus melaju dan berdampak pada ekosistem, pangan, serta kehidupan manusia. Karena itu, pertumbuhan ekonomi perlu berjalan seiring dengan aksi iklim.

Kabar baiknya, inovasi seperti kendaraan listrik, energi surya, dan energi angin telah terbukti mampu menekan emisi sekaligus membuka peluang ekonomi baru. Namun, penerapannya masih perlu dipercepat.

mendorong teknologi berbasis bukti dan inklusif agar pertumbuhan ekonomi tetap selaras dengan target iklim. Simak selengkapnya pada unggahan berikut.

06/05/2026

Hai, Kawan!

Tahukah kamu? Tanpa data yang akurat, aksi iklim bisa meleset dari target! 🌏

WRI Indonesia berpartisipasi dalam IG3IS Stakeholder Consultations and User Summit 2026 bersama perwakilan dari 14 negara untuk berbagi praktik terbaik dalam pemantauan emisi.

Kami mempresentasikan temuan dari SMART Waste Indonesia dalam mendorong peningkatan akurasi pemantauan emisi metana dari sektor limbah melalui pendekatan berbasis data dan penguatan sistem MRV nasional.

Langkah ini penting untuk memastikan aksi mitigasi metana lebih tepat sasaran dan berdampak nyata. 🀝

Hai, Kawan! Tahukah kamu, secangkir kopi yang kita nikmati ternyata sangat bergantung pada kesehatan hutan? Termasuk jug...
05/05/2026

Hai, Kawan! Tahukah kamu, secangkir kopi yang kita nikmati ternyata sangat bergantung pada kesehatan hutan? Termasuk juga kopi gayo, yang mungkin sudah tidak asing bagi kita.

Perubahan alam dan hilangnya tutupan hutan tidak hanya berdampak pada lingkungan, tetapi juga mengancam kualitas dan keberlanjutan kopi sebagai sumber penghidupan masyarakat. Melalui pemantauan hutan berbasis data, kerusakan bisa dideteksi lebih dini dan dicegah sebelum meluas, sehingga alam dan produksi kopi tetap terjaga untuk generasi mendatang.

Yuk, pelajari bagaimana data berperan dalam menjaga hutan dan melestarikan kopi gayo dalam unggahan berikut!

πŸ”— Pelajari lebih lanjut di bit.ly/Pemantauan-dan-Kopi

Hai, Kawan!Kota Semarang baru saja merayakan hari jadinya yang ke-479 pada 2 Mei 2026 lalu. Di tengah perayaan itu, ada ...
04/05/2026

Hai, Kawan!

Kota Semarang baru saja merayakan hari jadinya yang ke-479 pada 2 Mei 2026 lalu. Di tengah perayaan itu, ada satu kisah dari sudut kota yang layak untuk ikut dirayakan bersama.

Suatu siang di Juli 2025, Tambak Lorok terasa berbeda. Tidak ada aktivitas yang terhenti. Anak-anak berangkat sekolah. Warga bekerja. Kehidupan berjalan seperti biasa.

Ini terdengar sederhana. Tapi bagi warga yang puluhan tahun hidup berdampingan dengan kekhawatiran akan banjir rob, ketenangan itu terasa luar biasa.

Perubahan mulai datang ketika kawasan ini mendapat perhatian. Infrastruktur dibangun, sanitasi diperbaiki, jalan ditinggikan. Dan yang paling penting: warga tidak hanya jadi penerima manfaat, melainkan mejadi penggeraknya.

πŸ“– Baca selengkapnya: bit.ly/kisah-tambak-lorok

Hai, kawan! 30 April 2026 lalu, sebanyak 11 wali kota dari πŸ‡¨πŸ‡΄ Kolombia mengunjungi kantor WRI Indonesia dalam misi akade...
02/05/2026

Hai, kawan! 30 April 2026 lalu, sebanyak 11 wali kota dari πŸ‡¨πŸ‡΄ Kolombia mengunjungi kantor WRI Indonesia dalam misi akademis untuk memperkuat kapasitas pembangunan berkelanjutan. Bersama para ahli dari WRI Indonesia, mereka berdiskusi tentang pengelolaan sumber daya air, sistem pangan, hingga transformasi kota Jakarta dalam inisiatif .

Setelah ini, perjalanan mereka berlanjut ke Bali, tepatnya Kawasan Rendah Emisi (KRE) Sanur-Intaran yang diinisiasi oleh WRI Indonesia, bagian dari koalisi . Nantikan liputan kami selanjutnya dari Bali!

Hai, Kawan! 30 April 2026 lalu, sebanyak 11 wali kota dari πŸ‡¨πŸ‡΄ Kolombia mengunjungi kantor WRI Indonesia dalam misi akade...
02/05/2026

Hai, Kawan! 30 April 2026 lalu, sebanyak 11 wali kota dari πŸ‡¨πŸ‡΄ Kolombia mengunjungi kantor WRI Indonesia dalam misi akademis untuk memperkuat kapasitas pembangunan berkelanjutan. Bersama para ahli dari WRI Indonesia, mereka berdiskusi tentang pengelolaan sumber daya air, sistem pangan, hingga transformasi kota Jakarta dalam inisiatif .

Setelah ini, perjalanan mereka berlanjut ke Bali, tepatnya Kawasan Rendah Emisi (KRE) Sanur yang diinisiasi oleh WRI Indonesia, bagian dari koalisi . Nantikan liputan kami selanjutnya dari Bali!

Hai, Kawan!Truk cuma 3,7% dari kendaraan di Indonesia.Tapi:πŸš› Mengangkut 80–90% logistik nasional🌫️ Menyumbang 31,7% emis...
01/05/2026

Hai, Kawan!

Truk cuma 3,7% dari kendaraan di Indonesia.
Tapi:

πŸš› Mengangkut 80–90% logistik nasional
🌫️ Menyumbang 31,7% emisi transportasi darat
πŸ’Έ Menghabiskan sebagian besar solar bersubsidi

Presiden sudah memberi arah: elektrifikasi.
Sekarang, bagaimana mewujudkannya?

Melalui IFDA, WRI Indonesia mendorong transisi menuju truk nol emisi bersama pemerintah dan pelaku industri.

Menurutmu, apa kendala terbesar?

Address

Jalan Wijaya I No. 63
Kebayoran Baru
12170

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when WRI Indonesia posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Contact The Organization

Send a message to WRI Indonesia:

Share