23/03/2026
✨ “Maka bertakbirlah…”
(QS. Al-Muddathir: 3)
Ramadhan telah kita lewati…
malam-malam panjang, sujud yang lirih, doa-doa yang penuh harap…
lalu kini kita berdiri di hari Idul Fitri…
Namun…
di tengah gema takbir yang menggema,
pernahkah kita bertanya dalam diam:
Apakah ini Ramadhan terakhir kita?
Berapa banyak yang tahun lalu masih bertakbir bersama kita…
hari ini telah terbujur kaku di dalam tanah.
Tak lagi mampu mengucap Allahu Akbar,
tak lagi punya kesempatan memperbaiki amal.
Dan kita…
masih diberi umur.
Maka Allah mengingatkan:
“Maka bertakbirlah.”
Bukan sekadar dilisan…
tapi dengan hati yang gemetar,
yang sadar bahwa hidup ini fana,
dan kematian bisa datang kapan saja.
Takbir kita hari ini…
bisa jadi adalah takbir terakhir dalam hidup kita.
Allahu Akbar…
lebih besar dari usia yang tersisa,
lebih besar dari dosa yang kita bawa,
lebih besar dari dunia yang sering kita kejar.
🤲 Di hari yang suci ini,
jangan hanya saling memaafkan sesama…
tapi juga mohon ampun kepada Allah dengan sungguh-sungguh.
Karena bisa jadi…
setelah hari ini,
kita tak lagi bertemu Ramadhan berikutnya.
🌙 Bertakbirlah… dengan hati yang takut,
dengan jiwa yang berharap,
dan dengan iman yang ingin p**ang dalam keadaan husnul khatimah.