24/11/2025
➡️ KETIKA USAHA DICERMINKAN DIHADAPAN FIRMAN TUHAN.⬅️
Ada beberpa ayat Firman Tuhan yang dapat kita jadikan sebagai dasar dalam memahami SEBERAPA BESAR USAHA MEMBERI JAMINAN KEBERHASILAN DALAM BERUSAHA diantaranya;
✝️Berkat Tuhanlah yang menjadikan kaya SUSAH PAYAH TIDAK akan menambahinya. (Amsal 10:22). ✝️
✝️Jikalau bukan TUHAN yang membangun rumah, sia-sialah usaha orang yang membangunnya; jikalau bukan TUHAN yang mengawal kota, sia-sialah pengawal berjaga-jaga. Sia-sialah kamu bangun pagi-pagi dan duduk-duduk sampai jauh malam, dan makan roti yang diperoleh dengan susah payah -- sebab Ia memberikannya kepada yang dicintai-Nya pada waktu tidur (Mazmur 127:1-2).✝️
✝️Banyaklah rancangan di hati manusia, tetapi KEPUTUSAN Tuhanlah yang TERLAKSANA. (Amsal 16:9).✝️
⛔BILA manusia TIDAK mencerminkan Firman Tuhan dalam segala USAHANYA, maka manusia akan sangat mungkin menjadikan dirinya sebagai CAUSA PRIMA dari segala HASIL USAHANYA. Oleh karena itu ada 2 dampak yang mungkin terjadi dari sikap manusia tersebut yaitu;⛔
1. Bila ia BERHASIL dalam Usahanya: Manusia akan MENYOMBONGKAN diri dan MENIADAKAN kuasa Tuhan dalam Usahanya.
2. Bila ia GAGAL dalam Usahanya: Manusia akan MENYALAHKAN diri-sendiri, ataupun orang lain dan lupa akan RENCANA TUHAN dalam USAHANYA.
Mengapa ini bisa terjadi...?
Sebagaimana diatas nyata bahwa hal ini terjadi berawal dari sikap manusia yang LUPA MENCERMINKAN USAHANYA dihadapan Firman Tuhan, selanjutnya ia memiliki PEMAHAMAN dan KEYAKINAN yang PENUH terhadap diri sendiri akan USAHA itu TIDAK MENGKHIANATI HASIL, yang artinya dengan usaha PASTI memberi hasil yang baik tanpa berpikir juga bahwa usaha terkadang atau sering juga menghianati hasil.
Kalo seandainya kalimat "usaha tak menghianati hasil" bisa menjadi suatu JAMINAN KEBERHASILAN SEBUAH USAHA, maka yang menjadi pertanyaan adalah mengapa ada orang yang bersusah payah berusaha namun mengalami kegagalan...? Maka ketika kegagalan itu terjadi, bukankah itu merupakan pengkhianatan hasil sebuah usaha? Dimanakah Kekuatan dari sebuah USAHA itu? (Untuk direnunglah sejanak).
Dari hal tersebut, bila kita Cerminkan usaha itu dari beberapa ayat Firman Tuhan diatas maka kita dapat menyatakan bahwa "USAHA ADALAH MEDIA TUHAN DALAM MENYALURKAN BERKAT KEBERHASILAN bagi kita dan BUKAN JAMINAN dalam MENDAPAT BERKAT KEBERHASILAN". ( ).
Mari belajar dari perumpamaan akan Jumlah Hasil dari Usaha yang diperoleh para Pekerja yang bekerja dipagi hari, Pukul 9, 12, 3, dan 5 sore dimana semua mendapat upah yang SAMA yaitu 1 Dinar. (Bdk. Matius 10:1-16). Apakah ada perbedaan hasil yang mereka peroleh karena berbeda Besarnya usaha mereka? Bukankah yang berusaha banyak (lama jam kerja) harusnya mendapat hasil yang banyak? Namun semua diberi Hasil yang sama, menurut KEHENDAKNYA SANG TUAN PEMBERI KERJA.
Hasil dari usaha itu juga dapat diibaratkan angka 10 yang tidak hanya dapat dari 1+9=10; tetapi juga10 bisa dari hasil 1+4+6= 10, bahkan bisa saja 10 itu dapat dari 1+1+1+1+1+1+1+1+1+1=10. Demikianlah hasil USAHA itu.
Hal ini, juga tidak bermaksud bahwa Usaha tidak perlu lagi, sehingga kita tidak perlu bekerja atau berusaha; tetapi ini hanya untuk meluruskan pemahaman akan hubungan antara USAHA dengan HASIL yang diperoleh. Dimana HASIL dari sebuah USAHA adalah ditentukan Oleh KEHENDAK Tuhan. "Artinya Usaha kadang terasa menghianati hasil, juga terkadang tak menghianati hasil., (walaupun sebenarnya kalimat ini dipandang tidak dari sudut Kacamata IMAN)."
Sebagaimana juga statement yang berkata:
"USAHA adalah bagianya KITA dan HASILNYA adalah bagiannya TUHAN."
Untuk itu, beberapa hal yang perlu kita ingat dalam Usaha kita antara lain;
➡️Jangan pernah berkata : OLEH KARENA USAHA aku berhasil, tetapi katakanlah: Oleh karena Tuhan MEMBERIKU KEMAMPUAN berusaha, dan juga karena Ia MEMBERKATI usahaku maka aku BERHASIL dalam usahaku.
➡️Jangan PERNAH MENUNUNTUT akan WAKTU dan BESARAN UPAH dari sebuah HASIL usaha dihadapan Tuhan.
➡️Percayalah Apapun Usahamu yang baik dimata Tuhan, pasti diberi hasil yang BAIK juga UNTUKMU.
Oleh karena itu,
❤Dalam segala usaha yang dilakukan, tetaplah Libatkan, Andalkan dan Nantikan Tuhan;
❤Berharaplah Pada-Nya, Syukuri dan Nikmati Upah dari usaha kita;
❤Jangan iri terhadap hasil usaha orang lain, sebab Ia memberi UPAH (Keberhasilan) menurut Kemurahan hati-Nya. (Bdk. Matius 20:14-15).
❤"Jangan andalkan Usahamu, tetapi Andalkan Tuhan Dalam Segala Usahamu. ( )."
✝️Lord Jesus Bless Us.✝️
.