07/05/2026
"Program ini bukan sekadar pelatihan, tapi langkah menuju literasi AI yang inklusif bagi para guru Indonesia. Kami berharap setelah uji coba ini, program bisa digulirkan lebih luas secara tepat sasaran,"
Elvika Fit Ari Shanti, PIC kegiatan.
Yogyakarta, 7 Mei 2026 Mafindo Yogyakarta, resmi melaksanakan Kelas Kecerdasan Artifisial - AI Goes To School secara online, sebuah program unggulan dari Masyarakat Anti Fitnah Indonesia (MAFINDO) yang bertujuan untuk mendampingi 10.000 guru di 44 kota selama 18 bulan. Program ini didukung oleh mitra strategis seperti Google.org , AVPN , dan Asian Development Bank (ADB) , serta bekerja sama dengan pemangku kepentingan lokal untuk memastikan implementasi yang efektif di setiap wilayah.
Melalui pelatihan ini, para guru diajak untuk memahami Teknologi KA, Etika dalam pemanfaatan KA, Manajemen Prompt, Pemanfaatan KA untuk pembelajaran kreatif, Pemanfaatan KA untuk pengelolaan kelas, serta Pemanfaatan KA untuk peningkatan kinerja dan Administrasi. Selain itu, program ini juga menyediakan akses ke platform Learning Management System (LMS) yang memungkinkan guru mengakses materi pelatihan secara fleksibel dan berkelanjutan.
Kegiatan AI Goes To School online ini dilaksanakan secara daring pada 7 Mei 2026 melalui platform zoom meeting, dan diikuti oleh 73 guru di wilayah Yogyakarta,UNU Kalimatan Timur, Sragen. MAN kota Kupang NTT Pada kegiatan ini Mafindo Wilayah Yogyakarta bekerjasama dengan Pimpinan Daerah Muhammadiyah Yogyakarta khususnya Majelis Dikdasmen PDM Kota Yogyakarta. Para peserta dibekali dengan pelatihan langsung, praktik penggunaan modul AI, simulasi LMS, serta sesi diskusi dan evaluasi.
Tujuan utama kegiatan ini antara lain:
Menguji kemudahan penggunaan modul AI,
Menilai fungsionalitas LMS untuk pembelajaran digital,
Menjaring masukan langsung dari guru pengguna awal,
Merumuskan rekomendasi perbaikan sebelum peluncuran skala nasional.
Pelatihan dibawakan oleh tim trainer berpengalaman, dengan narasumber utama Boni Soehakso dan Azzam Muhammad Bayhaqi, serta didukung oleh tim asisten trainer dan tim dokumentasi kegiatan. Selain pelatihan teknis, kegiatan ini juga diisi dengan sesi doorprice untuk menjaga antusiasme peserta.
Pasca kegiatan, peserta akan melanjutkan proses pembelajaran secara daring melalui LMS dengan pendampingan intensif selama dua pekan. Hasil evaluasi dan dokumentasi dari kegiatan ini akan menjadi acuan untuk pelaksanaan di sesi berikutnya.
Mafindo berkomitmen menjadikan kecerdasan buatan sebagai alat bantu pendidikan, bukan ancaman. Dengan kolaborasi semua pihak, termasuk pemerintah, pendidik, dan pemangku kepentingan, program ini diharapkan mampu membawa lompatan transformasi digital dalam sistem pendidikan Indonesia.