Jejak Bumi Indonesia

Jejak Bumi Indonesia Perkumpulan LLH Jejak Bumi Indonesia Hasil Hutan Bukan Kayu (HHBK)

22/04/2026
*Jejak Bumi Indonesia  Gelar Pelatihan Global Forest Watch dan Pengambilan Data Jejak Karbon Petani Kopi di Lampung*Tang...
17/01/2026

*Jejak Bumi Indonesia Gelar Pelatihan Global Forest Watch dan Pengambilan Data Jejak Karbon Petani Kopi di Lampung*

Tanggamus, Lampung – September 2025
Jejak Bumi Indonesia menyelenggarakan Pelatihan Global Forest Watch (GFW) dan Pengambilan Data Jejak Karbon Petani Kopi selama tiga hari di Kabupaten Tanggamus, Provinsi Lampung. Kegiatan ini dilaksanakan bekerja sama dengan Rainforest Alliance sebagai bagian dari upaya penguatan kapasitas petani dan pemangku kepentingan lokal dalam pengelolaan pertanian kopi berkelanjutan berbasis data.
Pelatihan menghadirkan Ivan Rayendra Bakar, Ketua Jejak Bumi Indonesia Lampung, sebagai pemateri utama. Dalam paparannya, ia menjelaskan pemanfaatan platform Global Forest Watch (GFW) untuk pemantauan tutupan hutan, analisis perubahan penggunaan lahan, serta keterkaitannya dengan emisi dan stok karbon pada lanskap pertanian kopi.
Selain itu, materi mengenai perhitungan nilai karbon disampaikan oleh Indra Kurniawan, S.Hut., selaku Ketua Tim Pelatihan, bersama M. Roffi, S.Hut., yang merupakan tim dari Jejak Bumi Indonesia Lampung. Materi ini membahas konsep dasar hingga aspek teknis penghitungan nilai karbon, potensi ekonomi karbon, serta pemanfaatan data stok dan jejak karbon sebagai dasar perencanaan program keberlanjutan dan mitigasi perubahan iklim.
Peserta pelatihan berasal dari berbagai unsur pemangku kepentingan yang terlibat langsung dalam sektor kopi dan isu keberlanjutan. Kegiatan ini diikuti oleh 6 orang Ketua Kelompok Tani, 4 orang perwakilan Karang Taruna/Ketua Pemuda, 2 orang perwakilan dari PT. Asia Makmur selaku eksportir kopi, 2 orang dari LSM Tapak Liman, 1 orang perwakilan dari Rainforest Alliance, serta 2 orang dari Jejak Bumi Indonesia Lampung. Komposisi peserta yang beragam ini diharapkan mampu memperkuat kolaborasi lintas sektor dalam pengelolaan kopi berkelanjutan berbasis data karbon.
Pelatihan dilaksanakan melalui sesi kelas dan praktik lapangan. Pada praktik lapangan, peserta melakukan pengambilan titik sampel untuk analisis stok karbon dan jejak karbon, disertai wawancara langsung dengan pemilik lahan atau kebun kopi. Data yang dikumpulkan meliputi sumber emisi karbon dari aktivitas pengelolaan

27/12/2025



Jane Goodall menyoroti urgensi tindakan global dalam menghadapi krisis lingkungan yang mengarah pada kepunahan massal ke...
28/11/2024

Jane Goodall menyoroti urgensi tindakan global dalam menghadapi krisis lingkungan yang mengarah pada kepunahan massal keenam. Menurutnya, kerusakan hutan dan habitat alami bukan hanya mempercepat perubahan iklim tetapi juga menyebabkan hilangnya keanekaragaman hayati dalam skala yang mengkhawatirkan. Ia mengingatkan bahwa tindakan seperti restorasi alam dan perlindungan hutan harus dilakukan segera untuk mengurangi dampak kerusakan ini. Proyek penanaman hampir dua juta pohon yang dipimpin oleh yayasannya di Uganda menjadi salah satu upaya konkret untuk memulihkan habitat dan menyerap karbon, meskipun pohon-pohon tersebut memerlukan waktu untuk tumbuh dan bekerja secara optimal.

Goodall menegaskan bahwa tanpa regulasi ketat untuk menghentikan praktik yang merusak lingkungan seperti penggunaan bahan bakar fosil dan pertanian industri, masa depan manusia akan terancam. Ia mencatat bahwa perubahan lingkungan sudah terlihat nyata, termasuk pola musim yang tidak menentu di Tanzania yang mengganggu ekosistem lokal. Ia menyerukan perlunya solidaritas global dan langkah-langkah tegas untuk melindungi keanekaragaman hayati serta memastikan keberlanjutan planet ini bagi generasi mendatang. "Kita masih punya waktu, tapi jendela peluang itu semakin sempit," ujarnya.

Sumber: BBC

Address

Baturaja

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Jejak Bumi Indonesia posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Contact The Organization

Send a message to Jejak Bumi Indonesia:

Share