19/12/2025
Pak misnaji adalah sosok lansia sebatangkara yang memiliki keterbatasan fisik. Di usia beliau yang menginjak 66 tahun, pak misnaji berjuang sendiri untuk bisa memenuhi kebutuhan sehari-hari dengan bekerja sebagai pencari barang rongsokan atau barang bekas untuk bisa dijual.
Tidaklah mudah untuk pak misnaji berjuang demi sesuap nasi dengan keterbatasan fisik yang dimiliki, kondisi kakinya tak bisa berjalan dengan normal.perjalanan pak misnaji untuk menjalani kehidupan sangatlah berat. sehari-harinya pak misnaji berkeliling dari pagi hingga petang untuk mencari rongsokan.
Dengan mambawa karung berisikan botol bekas dan barang lainnya. Pak misnaji berjalan dengan tertatih dengan jarak berkilo-kilo jauhnya, tanpa beliau sadari bahwa seringkali kakinya luka karena berjalan tanpa memakai alas kaki.tetapi hal tersebut tidaklah mematahkan semangat pak misnaji tuk terus bekerja.
Dari hasil rongsokan yang pak misnaji kumpulkan,beliau hanya mendapat 10 ribu sampai 15 ribu saja dari pengepul. Bahkan penghasilannya tak sebanding dengan rasa Lelah yang beliau rasakan. Pak misnaji sering kali menahan lapar,bahkan seringkali makan nasi kemarin yang beliau campur dengan garam. Karna uang yang pak misnaji kumpulkan untuknya membayar Listrik,tak lupa juga untuk bersedekah ke masjid atau musollah.