18/10/2026
🎓 BANTUL KELEBIHAN GURU, TAPI MASIH KEKURANGAN GURU? KOK BISA, LUR?
📍 Bantul, Yogyakarta
Ada fenomena menarik di dunia pendidikan Bantul! Pemkab Bantul mencatat adanya surplus 83 guru, tetapi di sisi lain sejumlah sekolah masih kekurangan tenaga pengajar untuk mata pelajaran tertentu.
📊 Ini rinciannya:
✅ Kelebihan 70 guru kelas jenjang SD.
✅ Kelebihan 13 guru Bahasa Inggris jenjang SMP.
⚠️ Sementara itu, beberapa mata pelajaran lainnya masih kekurangan guru.
Menurut Plt Kepala Disdikpora Bantul, Titik Sunarti Widyaningsih, persoalan ini bukan sekadar jumlah guru, melainkan juga soal pemerataan penempatan tenaga pendidik di setiap sekolah.
Rencananya, Disdikpora akan melakukan pemetaan ulang dengan mempertimbangkan jumlah siswa, rombongan belajar (rombel), struktur kurikulum, beban mengajar, hingga domisili guru.
📉 Selain itu, penurunan jumlah siswa juga menjadi salah satu faktor. Bahkan, beberapa sekolah dasar harus digabung karena jumlah peserta didik yang terus menyusut.
💡 Artinya, sekolah bisa saja memiliki kelebihan guru untuk satu bidang, tetapi kekurangan tenaga pengajar untuk bidang lainnya. Karena itu, pemerataan dan penyesuaian kebutuhan guru menjadi tantangan tersendiri bagi dunia pendidikan Bantul.
💬 Bagaimana menurut lur?
Apakah redistribusi guru dari sekolah yang kelebihan ke sekolah yang kekurangan merupakan solusi terbaik? Atau perlu ada kebijakan lain agar guru dan siswa sama-sama mendapatkan manfaat?
Yuk, sampaikan pendapat dengan santun di kolom komentar! 👇
📰 Sumber: RUANG . ID, 17 Oktober 2026.