05/08/2026
[News]
Polda Banten menyiagakan jajarannya untuk membantu masyarakat yang terdampak kekeringan dan krisis air bersih di wilayah Banten, sekaligus mengantisipasi potensi kebakaran sampah di Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) selama musim kemarau.
Poin-Poin Utama:
* **Layanan Bantuan Air Bersih via Call Center 110**
Kapolda Banten Irjen Pol Hengki mengimbau warga yang membutuhkan pasokan air bersih untuk melapor melalui *Call Center* 110. Layanan hotline ini tidak hanya diperuntukkan bagi aduan kejahatan atau gangguan kamtibmas, tetapi juga untuk penanganan krisis air.
* **Penggunaan Mobil *Water Cannon***
Seluruh jajaran Polda dan Polres dikerahkan untuk mendistribusikan air bersih. Kendaraan *water cannon* yang biasanya digunakan untuk pengamanan unjuk rasa dialihfungsikan menjadi pengangkut air bersih guna menjangkau lokasi-lokasi terdampak, termasuk berdasarkan aduan warga di media sosial.
* **Pembentukan Satgas Terpadu Anti-Kebakaran TPA**
Mengantisipasi ancaman kebakaran sampah di TPA akibat kemarau, Polda Banten membentuk Satuan Tugas (Satgas) Terpadu yang melibatkan kolaborasi Polri, TNI, dan Pemerintah Daerah.
* **Pos Siaga 24 Jam di Area Rawan**
Pos siaga dan fasilitas penunjang (seperti mobil pemadam kebakaran, ambulans, dan dapur lapangan) disiapkan 24 jam di titik rawan kebakaran TPA, di antaranya TPA Jatiwaringin (Kabupaten Tangerang), TPA Bagendung (Cilegon), dan TPA Cilowong (Kota Serang).
Sumber: detiknews