14/09/2026
KM Virgo Transport 8, kapal roro (8.540 GT) rute Surabaya–Banjarmasin, berangkat dari Surabaya Sabtu (12/9) pukul 06.52 WIB dengan membawa 243 orang (30 kru, 27 mitra kerja, 59 penumpang dewasa, 1 anak, dan 126 sopir/kernet) serta 89 kendaraan. Dalam perjalanan, kapal menghadapi cuaca buruk dan mengalami kemiringan ekstrem (listing) di perairan Masalembo, Laut Jawa, hingga akhirnya hilang kontak sekitar pukul 02.00 WITA, Minggu (13/9/2026). Posisi terakhir tercatat sekitar 80 mil laut dari Dermaga SAR Basirih, Banjarmasin.
Kantor SAR Banjarmasin menerima laporan pukul 04.10 WITA dari General Manager PT Virgo, Yoel Rihi. Operasi pencarian langsung dikerahkan, melibatkan KN SAR Laksmana 241, helikopter, kapal TNI AL, Polairud, KSOP Banjarmasin, dan pihak terkait lainnya.
Update per hari ini (14/9), jumlah korban yang berhasil dievakuasi terus bertambah menjadi 122 orang (115 selamat dan 7 meninggal dunia), 114 orang lainnya masih dalam pencarian.
Basarnas mengubah strategi pencarian dari 8 sektor jadi 6 sektor. Area pencarian mencakup 2.600 nautical mile. Namun, kendala masih sama seperti hari kemarin gaitu adanya gelombang tinggi (~2,5 meter) dan angin kencang. 69 korban selamat sudah teridentifikasi by name (korban termuda 17 tahun, berasal dari berbagai daerah: Jatim, Jabar, NTT, dll). Kemenhub buka Posko Terpadu di Pelabuhan Trisakti untuk pendataan dan pelaporan keluarga yang kehilangan anggota keluarga.