14/08/2024
AHLUL-QUR’AN ADALAH KELUARGA ALLAH (AHLULLAH)
LALU SIAPAKAH AHLUL-QUR’AN?
Banyak sekali orang yang ingin bercita cita memiliki anak yang menjadi AHLUL-QUR’AN lalu menyekolahkan anak anak mereka di sekolah tahfizh, agar menjadi hafizh QUR’AN.
Itu sebenarnya adalah Langkah yang baik, tapi sebenar nya siapkah AHLUL-QUR’AN itu?
Mereka adalah orang orang yang mengamalkan AL QUR’AN.
Orang yang senantiasa melaksanakan perintah Allah.
Orang yang senantiasa meninnggalkan larangan Allah.
Bukan yang hanya banyak membaca, bukan yang hanya hafal saja.
Maka jika kamu senantiasa melantunkan AL QUR’AN.
Senantiasa membersamai AL QUR’AN.
Senantiasa ber-akhlaq dengan akhlaq AL QUR’AN.
Mengamalkan isi kandungan AL QUR’AN.
Serta meninggalkan apa yang dilarang AL QUR’AN.
Maka kamu adalah seorang AHLUL-QUR’AN.
Dan berbahagialah karena termasuk seorang AHLUL-QUR’AN dan diberi keistimewaan dan kamu menjadi keluarga ALLAH.
عَنْ أَنَسِ بْنِ مَالِكٍ، قَالَ: قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ:
“إِنَّ لِلَّهِ أَهْلِينَ مِنَ النَّاسِ” قَالُوا: يَا رَسُولَ اللَّهِ، مَنْ هُمْ؟
قَالَ: “هُمْ أَهْلُ الْقُرْآنِ، أَهْلُ اللَّهِ وَخَاصَّتُهُ”
Dari Anas bin Malik, dia berkata; Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda:
“Sesungguhnya Allah mempunyai banyak ahli (keluarga) dari kalangan manusia”.
Para sahabat bertanya; “Wahai Rasulullah, siapakah mereka?”
Beliau bersabda: “Ahli Qur`an adalah ahli Allah dan orang-orang khusus-Nya.”
(HR. Ibnu Majah)
Jadi AHLUL-QUR’AN bukanlah hanya seorang yang hafal AL QUR’AN dan memiliki gelar Al hafizh.
Jika hanya hafal saja tapi tidak mengamalkan isi kandungan nya, akan dikhawatirka seperti apa yang di sebutkan dalam ayat di bawah ini:
مَثَلُ الَّذِينَ حُمِّلُوا التَّوْرَاةَ ثُمَّ لَمْ يَحْمِلُوهَا كَمَثَلِ الْحِمَارِ يَحْمِلُ أَسْفَارًا ۚ بِئْسَ مَثَلُ الْقَوْمِ الَّذِينَ كَذَّبُوا بِآيَاتِ اللَّهِ ۚ وَاللَّهُ لَا يَهْدِي الْقَوْمَ الظَّالِمِينَ
“Perumpamaan orang-orang yang dipikulkan kepada mereka (kitab suci) Taurat, kemudian mereka tiada menunaikannya adalah seperti keledai yang membawa kitab-kitab besar lagi tebal. Amatlah buruk perumpamaan kaum yang mendustakan ayat-ayat Allah. Dan Allâh tiada memberi petunjuk bagi kaum yang zhalim.” (QS al-Jumu`ah/62: 5)
Wallahu A'lam bishawab.