22/04/2026
Dua remaja asal Kecamatan Simpang Mamplam, Kabupaten Bireuen, yang kecelakaan lalu lintas di kawasan Peudada, Bireuen, Minggu (19/4/2026) dini hari, meninggal dunia.
Kedua jenazah yang awalnya sempat tak diketahui identitas, akhirnya dijemput pihak keluarga masing-masing di RSUD dr Fauziah Bireuen.
Korban meninggal dunia bernama Masjidil Aqsa (17), anak dari M Nasir dan Mursyidah, warga Desa Ulee Kareung, Kecamatan Simpang Mamplam. Mursyidah mengaku saat kejadian dirinya sedang berada di Takengon.
Ia mendapat kabar anaknya mengalami kecelakaan sehingga segera pulang ke Bireuen. Setibanya di IGD RSUD dr Fauziah Bireuen, ia memastikan korban tersebut benar putranya.
Lina Marlina, salah seorang keluarga korban, mengatakan sekitar pukul 21.30 WIB, Masjidil Aqsa keluar rumah bersama temannya menggunakan sepeda motor.
Saat itu korban pamit hanya keluar sebentar. Namun hingga pagi hari tidak ada kabar. Kemudian keluarga mendapat informasi dari perangkat desa bahwa ada korban meninggal dunia akibat kecelakaan lalu lintas.
Keluarga pun bergegas ke rumah sakit dan memastikan korban adalah anggota keluarga mereka.
Sementara itu, korban lainnya bernama Amirul Mukminin (17), anak dari Syamsuddin, warga Desa Cureh Baroh, Kecamatan Simpang Mamplam. Ibunya, Nurlaila, diketahui telah meninggal dunia.
Habibie, salah seorang keluarga korban yang berada di kamar pemulasaraan jenazah, mengatakan pada sore sebelumnya Amirul Mukminin sempat datang ke rumahnya dengan mengenakan kaos oblong warna hitam.
Saat memastikan identitas korban di rumah sakit, ia melihat pakaian tersebut dan meyakini korban adalah anggota keluarganya.
Sejumlah keluarga kedua korban hadir ke RSUD Bireuen. Setelah proses administrasi selesai, kedua jenazah yang diketahui merupakan teman akrab itu dibawa pulang ke rumah duka masing-masing.
Sumber: Serambinews