LiPMI (Liga Pekerja Migran Indonesia)

LiPMI (Liga Pekerja Migran Indonesia) LiPMI

LiPMI adalah sebuah aliansi yang beranggotakan organisasi buruh migran Indonesia di Hong Kong, yang dulunya bernama Aliansi Black LIst PJTKI, Agen dan Majikan Pelanggar Hukum dan Hak BMI.

24/08/2026

Tim KARNAVAL JBMI HK






23/08/2026

Upacara bendera

23/08/2026

UPACARA BENDERA

22/08/2026

Doa bersama untuk keselamatan Rakyat Indonesia dan Korban Bencana Alam di NTT, Aceh dan Kebakaran Kalimantan

Rapat finalisasi untuk acara besuk :- UPACARA-GEBYAR BUDAYA-PARADE-PELAYANAN Kalian perlu hadir dechhhhhhhhhhh......!!!N...
22/08/2026

Rapat finalisasi untuk acara besuk :
- UPACARA
-GEBYAR BUDAYA
-PARADE
-PELAYANAN

Kalian perlu hadir dechhhhhhhhhhh......!!!
Nikmati pelayanan nya
Nikmati hiburannya ...

Jangan LUPA BESUK di LAPANGAN VICTORIA PARK BERSAMA IMWU - JBMI.


17/08/2026

Upacara Virtual penghormatan Kepada Pejuang Pahlawan Kemerdekaan 17 Agustus 2026




15/08/2026

Apa makna kemerdekaan bagi migran ?


11 Agustus 2026Siaran Pers: Mengenai usulan Pembekuan Upah dari Aliansi Empat Pihak untuk Praktik Ketenagakerjaan yang H...
12/08/2026

11 Agustus 2026

Siaran Pers: Mengenai usulan Pembekuan Upah dari Aliansi Empat Pihak untuk Praktik Ketenagakerjaan yang Harmonis (QAHEP) dan Federasi Pengembangan Industri Jasa Rumah Tangga Internasional
Untuk referensi: SringAtin - Telp: 69220878

Kami dengan tegas menentang usulan terbaru dari Aliansi Empat Pihak untuk Praktik Ketenagakerjaan yang Harmonis (QAHEP) dan Federasi Pengembangan Industri Jasa Rumah Tangga Internasional untuk membekukan Upah Minimum yang Diperbolehkan (MAW) dan tunjangan makanan bagi pekerja rumah tangga migran. Ini bukan kali pertama tuntutan yang tidak progresif ini diajukan, dan krisis di Hong Kong dimanfaatkan untuk menghukum sektor tenaga kerja yang paling rentan dan vital dalam masyarakat Hong Kong.

Hong Kong memiliki lebih dari 390.000 pekerja rumah tangga migran, dan mereka tetap menjadi salah satu kelompok paling rentan serta dieksploitasi secara parah dalam regulasi saat ini. Pekerja rumah tangga migran bukanlah kambing hitam ekonomi untuk inflasi lokal yang sistemik dan kurangnya kesejahteraan publik.

Kami menyadari bahwa ini adalah masa sulit bagi semua pihak (majikan dan pekerja) di tengah krisis ekonomi global; dalam kondisi yang begitu berat, tingkat upah pekerja rumah tangga migran tetap menjadi masalah. Tercatat bahwa Upah Minimum yang Diperbolehkan saat ini sebesar HK$5.100 per bulan hanya setara dengan HK$10 per jam (dengan jam kerja 16 jam per hari), sementara pekerja lokal mendapatkan HK$43 per jam. Upah rendah para pekerja rumah tangga migran juga semakin tertekan oleh meningkatnya beban biaya inflasi, baik untuk konsumsi pribadi kami di Hong Kong maupun untuk keluarga kami di negara asal.
Selama bertahun-tahun, para pekerja rumah tangga migran (MDW) telah dipaksa menerima upah yang sangat rendah, yang diperparah oleh penolakan pemerintah Hong Kong untuk memperbaiki kondisi hidup dan kerja kami. Kontribusi para MDW bagi masyarakat Hong Kong sering kali diremehkan.

Tuntutan pembekuan gaji secara aktif mendorong pekerja migran semakin terjerumus ke dalam kesulitan keuangan. Upah minimum resmi saat ini sebesar HK$5.100 per bulan sudah sangat rendah. Angka tersebut tidak mencerminkan upah layak yang sesungguhnya untuk kota ini. Pembekuan gaji sama saja dengan pemotongan gaji de facto, yang mendorong pekerja ke dalam utang pribadi yang parah.

Logika yang keliru dan taktik menakut-nakuti yang digunakan oleh kelompok pengusaha di Hong Kong untuk membenarkan pembekuan gaji ini hanyalah omong kosong yang didorong oleh rasa takut, serta menggunakan perbandingan yang tidak tepat dengan menyamakan upah pekerja rumah tangga berpenghasilan rendah dengan gaji pegawai negeri yang menerima upah layak jauh di atas batas minimum absolut. Ancaman pemecatan massal merupakan taktik menakut-nakuti klasik yang dirancang untuk melemahkan para pekerja migran agar tidak menuntut hak mereka atas kenaikan upah dan kondisi kerja yang layak.


UNDANGAN UPACARA BENDERA VIRTUALKEMERDEKAAN RI YANG KE-81Salam Solidaritas, Untuk memberi penghormatan kepada para pejua...
11/08/2026

UNDANGAN
UPACARA BENDERA VIRTUAL
KEMERDEKAAN RI YANG KE-81

Salam Solidaritas,
Untuk memberi penghormatan kepada para pejuang dan meneruskan semangat kemerdekaan RI ke 81 tahun, JBMI HK bersama JBMI Macau, KOPPMI, Beranda Migran, GANAS Community Taiwan, Al Fatah Malaysia, RUMI Jepang, IFN Singapura - ASPAC mengundang Saudara/i untuk menghadiri upacara bendera virtual pada:

Hari: Senin, 17 Agustus 2026
Pukul: 21.30 - Selesai Waktu Hong Kong
Dress Code: Batik/Baju Sopan

Pembina Upacara :
Mbak Inayah Wahid putri Almarhum. KH Abdurrahman Wahid ( Gus Dur )

Demikian undangan kami sampaikan. Untuk konfirmasi kehadiran dan mendapat link zoom, mohon hubungi:
Kontak Person:
- Hong Kong, Sustari: +852 5591 4194
- ⁠Singapura, Indah: +62 813-5271-933
- Taiwan, Bu Fajar: +886 931 068 550
- Malaysia, Bu Sekar: + 60 182402806
- Indonésia, Yani: +62 81310054 2055
- Macau, Yosa: +853 6205 8270
- ⁠Jepang, Fitria: +62 838 2120 6068

Hormat Kami,
Panitia Upacara Bendera 2026

MOHON PERHATIAN ATURAN DALAM UPACARA VIRTUAL:
• Link zoom akan dikirim setelah mendapat konfirmasi kehadiran.
• Mengikuti upacara dengan khidmat
• Tidak boleh makan atau tiduran

Jangan LUPA HADIR YUK......‼️ ‼️Kami tunggu kehadiran teman teman semua pada :📌 MINGGU, 23 AGUSTUS 2026📌 VICTORY PARK CA...
10/08/2026

Jangan LUPA HADIR YUK......‼️ ‼️

Kami tunggu kehadiran teman teman semua pada :

📌 MINGGU, 23 AGUSTUS 2026
📌 VICTORY PARK CAUSEWAY BAY
📌 JAM 09.00-17.00





Address

Hong Kong

Telephone

+85290159225

Website

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when LiPMI (Liga Pekerja Migran Indonesia) posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Contact The Organization

Send a message to LiPMI (Liga Pekerja Migran Indonesia):

Shortcuts

Share