GBI Hong Kong

Website Contact the organization

GBI Hong Kong Selamat datang di Keluarga Ilahi GBI Hong Kong. Ada kamu semakin asyik loooh... 💕🤗
(1)

Babel merupakan simbol dari kesenangan dunia dan amat menarik bagi kedagingan kita. Babel berusaha untuk menarik orang-o...
26/09/2026

Babel merupakan simbol dari kesenangan dunia dan amat menarik bagi kedagingan kita. Babel berusaha untuk menarik orang-orang percaya untuk menjadi pengikutnya dengan menawarkan kesenangan-kesenangan dunia. Tetapi Allah akan menghukumnya dan Babel akan lenyap.

Kesenangan dunia bukanlah dosa, tetapi dapat membuat kita jatuh dalam dosa. Bila kita hidup untuk mengejar kesenangan dunia maka kesenangan dunia akan mulai menjerat kita dan tanpa kita sadari bisa membuat hubungan kita dengan Tuhan jauh dan putus.
Kesenangan dunia dapat membuat kita jatuh ke dalam dosa.

Allah pasti akan menghukum dosa, saat hukuman Allah dijatuhkan maka semua kesenangan dunia akan lenyap (ayat 11-16). Hukuman Allah ini menunjukkan keadilan Allah.

Walaupun saat ini Allah sepertinya “membiarkan” orang berdosa tetapi sebenarnya Allah sudah mempersiapkan hukuman. Allah ingin orang berdosa (mungkin termasuk kita) untuk bertobat dan meninggalkan kejahatan atau kesenangan dunia.

Sebagai orang percaya yang hidup di akhir zaman, kita membutuhkan kemampuan yang besar untuk dapat dengan jelas mengenali tipu daya Babel dan keluar dari Babel agar tidak terjebak dan jatuh dalam dosa.

Kita harus membaca , merenungkan dan menggali firman Tuhan lebih sungguh-sungguh sehingga memiliki hubungan yang intim dengan Tuhan.




25/09/2026

Persembahan Tarian dari Ibadah Raya Jordan 1
" Gusti Ora Nate Ninggal Aku "


(Ayat 14) “Anak Domba” akan mengalahkan “mereka”, yang dimaksud “Anak Domba” adalah Tuhan Yesus dan yang dimaksud “merek...
24/09/2026

(Ayat 14) “Anak Domba” akan mengalahkan “mereka”, yang dimaksud “Anak Domba” adalah Tuhan Yesus dan yang dimaksud “mereka” adalah antikris yang memerintah di bumi setelah pengangkatan orang-orang kudus.
Tuhan Yesus bersama orang kudus yang diangkat akan turun kembali ke bumi untuk berperang melawan mereka dan mereka dikalahkan.

Tidak ada siapapun juga yang bisa dan sanggup mengalahkan Tuhan kerena Dia adalah Tuan segala tuan dan Raja segala raja. Semua orang akan tunduk kepada-Nya karena Ia yang telah ditetapkan Allah untuk memimpin dunia ini.
Yesus ketika turun ke dunia dan berperang dengan antikris tidak sendirian tetapi bersama-sama dengan orang-orang kudus yang mengalami pengangkatan.

Orang-orang kudus adalah orang-orang percaya Yesus dan menjadikan-Nya sebagai Tuhan dan Juruselamat. Tetapi tidak semua orang kudus yang akan mengalami pengangkatan.
Orang kudus yang mengalami pengangkatan adalah orang yang telah dipanggil, dipilih dan yang setia kepada Tuhan.

Tidak semua orang yang dipanggil Tuhan dipilih untuk mengalami pengangkatan. Tetapi mereka yang setialah yang dipilih Tuhan. Tuhan memanggil semua orang untuk mendapatkan kasih karunia-Nya, tetapi tidak semua yang meresponi panggilan-Nya.
Mereka yang meresponi panggilan Tuhan pun tidak semuanya dipilih kalau tidak setia.

Tuhan hanya mengangkat orang-orang yang dipanggil, dipilih dan yang setia iepada-Nya (Mat. 22:14).
Mari jadilah orang-orang yang dipanggil, dipilih dan setia kepada-Nya.




Di alam roh, peperangan antara roh jahat dan Roh Kebenaran akan selalu terjadi sampai pada akhir dari segalanya. Peperan...
24/09/2026

Di alam roh, peperangan antara roh jahat dan Roh Kebenaran akan selalu terjadi sampai pada akhir dari segalanya. Peperangan di pihak manusia bermula di Taman Eden ketika Iblis berhasil mempedaya Adam dan Hawa untuk melanggar perintah Allah dan mendesak manusia untuk berjalan menurut jalannya sendiri seperti kata nabi Yesaya, (Yesaya 53:6) dan (Kejadian 6:5).

Peperangan ini akan terus berlangsung sampai kekuatan raja palsu runtuh dan Raja Yang Benar yaitu Tuhan Yesus Kristus duduk di tahta Kerajaan.

Dalam Alkitab dikatakan bahwa sampai saat ini terdapat dua trinitas yang saling berlawanan yaitu Trinitas Allah (Bapa, Putera dan Roh Kudus) dan trinitas palsu yang diinginkan Iblis agar kita memujanya sebagai pengganti Trinitas Allah.
Trinitas yang palsu dan jahat itu adalah Iblis, antikris dan nabi palsu seperti yang dinyatakan Yohanes dalam Wahyu 16:13 ini.
Tiga roh najis ini pun mempunyai kuasa dan dapat melakukan berbagai macam perbuatan-perbuatan ajaib sehingga banyak manusia di akhir zaman ini percaya, terpedaya dan akhirnya mengikuti jalan yang sesat itu menuju kebinasaan kekal.

Kita harus selalu waspada dan berjaga-jaga karena setiap saat kita tak terlepas dari incaran kuasa jahat yang selalu berusaha mencobai, menghasut, menipu dan menghancurkan kita.

Di sisi lain selalu berdiri di dekat kita Yesus yang penuh kasih dan kemurahan, senantiasa menunggu kita berbalik padaNya dan mohon pertolonganNya.

Ia akan memberikan kuasa IlahiNya untuk melawan kuasa Iblis. Kita harus memilih satu di antara kuasa ini: Tuhan atau Iblis; tak seorang pun dapat hidup di antara keduanya.

Yesus berkata, “Berdoalah supaya kamu jangan jatuh ke dalam percobaan.” Lukas 22:40




Ibadah Raya Tin Hau 3Minggu, 13 September 2026
23/09/2026

Ibadah Raya Tin Hau 3
Minggu, 13 September 2026




23/09/2026

Yang lagi trend… nyanyi yuk..! 🎤🎶🎵

Murka Allah berakhir Perikop ini terletak di antara pasal 12-14 dan pasal 16. Pasal 12-14 memaparkan konflik semakin dah...
22/09/2026

Murka Allah berakhir Perikop ini terletak di antara pasal 12-14 dan pasal 16. Pasal 12-14 memaparkan konflik semakin dahsyat yang ditimbulkan si jahat dan para pengikutnya terhadap umat Kristus.

Pasal 16 memaparkan pencurahan cawan-cawan murka Allah. Pasal ini semacam pengantar yang menegaskan bahwa murka Allah akan mengakhiri segala macam kejahatan.
Umat Allah akan menang melalui berbagai konflik dahsyat itu, semua milik Allah mengakui bahwa Ia mulia, kudus, benar dalam penghakiman-Nya (15:4).

Meski cawan-cawan murka Allah belum dibuka, namun Yohanes menegaskan bahwa murka itu adalah yang terakhir. Bentuk ,murka itu mungkin saja masih mengulang berbagai bentuk murka yang terus terjadi sepanjang sejarah manusia, namun yang terakhir nanti akan demikian dahsyat dan akhir murka Allah.

Puncak murka Allah kelak menyatakan penuh kebenaran Allah dan mengakhiri semua yang tidak tunduk kepada kebenaran-Nya.

Apa motif utama pencurahan murka Allah?

Pertama, menegakkan kemuliaan, kekudusan dan kebenaran-Nya seperti yang diakui oleh pujian umat tebusan Allah.
Kedua, menaklukkan dan mengakhiri segala bentuk kejahatan.
Hal ini dilambangkan dengan lautan (sumber kekacauan dan pergolakan) kaca bercampur api (2) kini telah takluk dan tenang, tidak lagi berdaya jahat terhadap Allah atau umat-Nya.

Ketiga, membuat kesetiaan dan kemenangan umat Allah terjamin penuh (2b). Semua pengikut Kristus yang pernah teraniaya atau mengalami berbagai bentuk kejahatan si Iblis serta para pengikutnya, kini menaikkan pujian pembebasan dari Allah (nyanyian Musa, dan nyanyian Anak Domba).

Hadirat Allah sumber anugerah, kini menjadi sumber penghakiman ngeri itu sehingga seisi surga tidak tahan menyaksikan murka-Nya (8).




Yeremia 33:3 (TB)  Berserulah kepada-Ku, maka Aku akan menjawab engkau dan akan memberitahukan kepadamu hal-hal yang bes...
22/09/2026

Yeremia 33:3 (TB) Berserulah kepada-Ku, maka Aku akan menjawab engkau dan akan memberitahukan kepadamu hal-hal yang besar dan yang tidak terpahami, yakni hal-hal yang tidak kauketahui.




Minggu, 20 September 2026GBI Hong Kong - Ibadah Raya cabang Jordan 2
22/09/2026

Minggu, 20 September 2026
GBI Hong Kong - Ibadah Raya cabang Jordan 2



Pada kedatanganNya kelak kali yang kedua, Kristus datang sebagai mempelai pria untuk menjemput mempelai wanita. Anak-ana...
21/09/2026

Pada kedatanganNya kelak kali yang kedua, Kristus datang sebagai mempelai pria untuk menjemput mempelai wanita. Anak-anak Tuhan (gerejaNya) adalah calon mempelai-mempelaiNya.

Yang layak menjadi mempelaiNya adalah mereka yang hidupnya benar dan tidak bercacat cela, seperti yang ditulis Rasul Yohanes (Wahyu 14:4-5).

Sebagai umat yang telah ditebus oleh darah Anak Domba, kita harus setia mengikutiNya ke mana saja Ia pergi.
Seperti Rut yang setia mengikuti Naomi (mertuanya) dan berkata “...sebab ke mana engkau pergi, ke situ jugalah aku pergi, dan di mana engkau bermalam, di situ jugalah aku bermalam: bangsamulah bangsaku dan Allahmulah Allahku;” (Rut 1:16b).

Begitulah seharusnya kita, setia mengiring Kristus sampai akhir hidup. Sebagia mempelaiNya kita harus selalu menjaga kekudusan dan senantiasa bersekutu dengan Dia, menyatukan hati, jiwa dan roh.
Seperti Yesus yang selalu intim dengan Bapa dan memisahkan diri dari segala kesibukan untuk memandang wajahNya dan mendengar suaraNya (Markus 1:35).

Sesibuk apa pun tidak ada alasan untuk tidak bersekutu dan membangun kekariban dengan Tuhan. Itulah kunci utama!
Apalagi bagi pelayan tuhan, tanpa keintiman denganNya, pelayanan kita tidak lebih dari sekedar rutinitas belaka, tiada lagi urapan seperti yang dialami jemaat di Sardis, sehingga Tuhan menegurnya dengan keras (Wahyu 3:1).

Hanya yang setia dan tidak hidup bercela yang akan menjadi mempelai Kristus!




Address

Unit 9-11 On 14/F Block A, Sea View Estate, 2 Watson Road, North Point/
Hong Kong

Opening Hours

Tuesday 10:00 - 17:00
Wednesday 10:00 - 17:00
Thursday 10:00 - 17:00
Friday 10:00 - 17:00
Saturday 10:00 - 18:00
Sunday 08:00 - 18:30

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when GBI Hong Kong posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Contact The Organization

Send a message to GBI Hong Kong:

Shortcuts

Share